Lebih lanjut, Diza menyoroti perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia, yang pada tahun 2024 tercatat menyumbang Rp1,53 triliun terhadap PDB nasional, dengan nilai ekspor mencapai 10 miliar dolar AS pada tahun yang sama.
“Ekonomi kreatif saat ini memegang peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian. Perannya mencakup penciptaan lapangan kerja baru, mendorong kreativitas masyarakat, membangun persaingan bisnis yang sehat, meningkatkan inovasi di berbagai bidang, serta membantu mengurangi angka pengangguran,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Diza juga memaparkan berbagai langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam penguatan kapasitas ekonomi perkotaan yang menjadi bagian dari 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia.
Di antaranya adalah BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik) yang berfungsi memberikan pelatihan dan keterampilan relevan sesuai kebutuhan industri dan dunia kerja, serta BANK HARKAT (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) yang dibentuk untuk menciptakan sistem kelompok usaha yang kuat demi mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Selanjutnya, terdapat RUMEL (Ruang Milenial) yang bertujuan mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, berdaya saing, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Program KOTA TANGGUH juga menjadi fokus, melalui penataan ruang sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta peningkatan infrastruktur, sarana-prasarana, dan utilitas perkotaan.
“Selain itu, dalam upaya mendukung pertumbuhan UMKM, Pemerintah Kota Jambi telah melaksanakan 15 pelatihan tematik untuk 1.000 peserta, menggelar Job Fair yang menyediakan lebih dari 13 ribu lowongan pekerjaan, meningkatkan kunjungan ke Kota Jambi melalui agenda pariwisata, budaya, lomba, pameran, dan festival, serta menghadirkan Ruang Milenial Co-working Space Terminal Rawasari dan ruang kreativitas Kota Tua Pasar Jambi untuk menghidupkan kembali aktivitas perekonomian,” ungkap Wawako.
Ia menambahkan, Pemkot Jambi juga mendorong pembentukan kelompok UMKM untuk mempermudah akses pembiayaan, serta memberikan bantuan modal tanpa agunan melalui program BANK HARKAT, sebagai dukungan nyata bagi pengembangan UMKM di Kota Jambi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







