Ia juga mengingatkan bahwa ikhtiar menghadapi kemarau tidak hanya dilakukan melalui doa.
Kepedulian terhadap lingkungan juga harus menjadi bagian dari upaya bersama.
“Perbanyak zikir, perbaiki hubungan kita dengan Allah, perbanyak sedekah dan infak. Di sisi lain, kita juga wajib memperbaiki hubungan kita dengan alam. Sampah harus kita jaga, drainase dan saluran air harus kita rawat, sungai juga harus kita jaga. Ini bagian dari ikhtiar kita untuk mendapatkan keberkahan Allah SWT,” tegasnya.
Menurut Maulana, manusia memiliki keterbatasan dalam mengendalikan alam, termasuk dalam menghadirkan hujan.
Karena itu, doa dan ikhtiar harus berjalan beriringan.
“Tidak ada yang hebat dari kita, tidak ada ilmu pengetahuan kita yang mampu menurunkan hujan. Tidak ada yang mampu menurunkan hujan kecuali atas izin Allah SWT. Karena itu, mari kita berdoa dengan tulus dan ikhlas,” katanya.
Dalam pelaksanaan Salat Istisqa tersebut, Pemkot Jambi juga menghadirkan hewan ternak berupa kambing dan sapi sebagai bagian dari rangkaian yang disesuaikan dengan tuntunan yang telah disampaikan sebelumnya.
Maulana berharap hujan segera turun dengan kadar yang cukup dan memberikan manfaat bagi seluruh makhluk di Kota Jambi.
“Insya Allah, semoga hujan segera turun dengan cukup, sesuai kebutuhan seluruh makhluk yang ada di Kota Jambi, sesuai kadarnya, sehingga hujan tersebut membawa keberkahan bagi kita semua,” harapnya.
Sementara itu, Khatib Salat Istisqa, Ustaz Prof. Dr. Supian Ramli, M.Ag., mengatakan Salat Istisqa tidak semata-mata menjadi ritual untuk meminta hujan.
Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi sarana introspeksi dan perubahan spiritual.
“Salat Istisqa yang kita laksanakan hari ini bukan hanya ritual, syariat, atau formalitas untuk memohon hujan dari langit. Ini adalah ikhtiar dan momentum revolusi spiritual total bagi kita,” ungkapnya.
Ia mengajak jamaah meninggalkan kesombongan dan menyadari posisi manusia sebagai makhluk yang lemah serta selalu membutuhkan rahmat dan ampunan Allah SWT.
Supian Ramli juga mengingatkan pentingnya memperbanyak istighfar, berselawat, bersedekah dan melakukan taubat nasuha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







