“Tempat ini nanti akan bisa digunakan tidak hanya untuk berolahraga, tetapi juga untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” terangnya.
Ia berharap olahraga, termasuk Yoga, dapat dijadikan gaya hidup oleh warga Kota Jambi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern, agar tetap memperoleh ketenangan batin dan kebahagiaan.
“Melalui Dispora, kita akan lakukan sosialisasi hingga ke tingkat komunitas dan menurunkan pelatih ke lokasi-lokasi aktif kegiatan olahraga,” tambahnya.
“Sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia, kami ingin masyarakat hidup damai dan tenang. Yoga menjadi salah satu cara untuk mencapainya karena mampu memberi efek rileks secara fisik dan mental,” tutup Wali Kota Maulana.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Jambi, Erwandi menyampaikan, bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 peserta yang berasal dari berbagai sanggar dan komunitas Yoga di Kota Jambi.
Ia berharap peringatan Hari Yoga ini bisa menjadi agenda tahunan Pemkot Jambi, dengan jumlah peserta yang terus bertambah setiap tahunnya.
“Yoga sangat bermanfaat, apalagi saat ini banyak ancaman keropos tulang yang menyerang pada usia tertentu. Ini bisa menjadi solusi mencegah pengapuran tulang yang sangat menyiksa di usia lanjut,” ujarnya.
Erwandi juga menyebut, bahwa Dispora akan mengintegrasikan program olahraga masyarakat, termasuk Yoga dan senam, dengan program unggulan Kampung Bahagia. Salah satunya melalui pelatihan instruktur.
“Saat ini kami tengah menyiapkan pelatihan bagi 62 calon instruktur senam yang nantinya akan disebar ke seluruh wilayah Kota Jambi. Mereka akan memberikan edukasi tentang pentingnya gaya hidup sehat melalui olahraga,” pungkas Erwandi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah mentor Yoga dari Indo Yoga Club (IYS) seperti Ira dan Nico Demos Diana, serta komunitas Yoga dari berbagai penjuru Kota Jambi.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







