Mozy hadirkan layanan digital bagi pengguna jalan tol
Dalam pameran yang sama, Hutama Karya memperkenalkan Mozy by Hutama Karya sebagai pendamping perjalanan digital bagi pengguna jalan tol.
Aplikasi tersebut menyediakan informasi tarif, CCTV, rest area, SPBU dan SPKLU, perencanaan rute melalui fitur Customer Journey, pengingat istirahat, tombol SOS, resi digital, serta informasi fasilitas di sekitar perjalanan.
Stan perusahaan juga menghadirkan demonstrasi fitur dan permainan interaktif bagi pengunjung.
Sejumlah pemangku kepentingan turut mengunjungi stan tersebut, termasuk Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar.
Melalui Mozy, perusahaan berupaya memperkenalkan akses informasi perjalanan dalam satu aplikasi agar pengguna lebih mudah merencanakan perjalanan dan menemukan layanan yang dibutuhkan.
Hutama Karya dorong infrastruktur tangguh terhadap bencana
Dalam forum tersebut, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali Anwar, menekankan pentingnya pengelolaan infrastruktur berdasarkan risiko dan siklus hidup.
Pendekatan itu mencakup identifikasi kerawanan bencana, desain adaptif, pemeliharaan preventif, serta pemanfaatan data dan teknologi sejak tahap perencanaan hingga pengoperasian.
Menurut Roy, keberhasilan pembangunan jalan tidak cukup diukur dari panjang jaringan yang terbangun.
Infrastruktur juga harus mampu menjaga keselamatan, mendukung kelancaran logistik, mempertahankan tingkat pelayanan, serta pulih dengan cepat ketika menghadapi bencana dan dampak perubahan iklim.
Wakil Direktur Utama Hutama Karya, Sugeng Rochadi, bersama Direktur Operasi III, Iwan Hermawan, mewakili perusahaan dalam kegiatan tersebut.
Iwan mengatakan forum teknik jalan menjadi kesempatan bagi Hutama Karya untuk berbagi pengetahuan sekaligus memperoleh masukan bagi pengembangan praktik pembangunan dan pengelolaan infrastruktur.
“Bagi Hutama Karya, membangun infrastruktur juga berarti memastikan manfaatnya terus dirasakan masyarakat sepanjang masa layanan. Melalui forum ini, kami berbagi pengetahuan dan pengalaman sekaligus menghadirkan inovasi yang mendukung pengelolaan jalan serta layanan kepada pengguna,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, perusahaan ingin memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan agar konektivitas yang dibangun dapat mendukung aktivitas ekonomi, memperluas akses masyarakat, dan mendorong pemerataan pembangunan.
Melalui inovasi operasional, penelitian teknik, dan layanan digital, Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk mendukung infrastruktur yang andal, aman, adaptif terhadap risiko, serta berkelanjutan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







