Tirta Mayang Bentuk Tim Khusus
Untuk menghadapi ancaman gangguan pelayanan selama musim kemarau, Tirta Mayang telah membentuk Tim Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Kering.
Tim tersebut memiliki sejumlah tugas, mulai dari memantau kondisi air baku Sungai Batanghari hingga memastikan distribusi air kepada pelanggan tetap berjalan.
Ada lima fokus utama yang menjadi tanggung jawab tim, yakni:
- Memantau kondisi air baku Sungai Batanghari secara berkala.
- Menjaga pendistribusian air bersih melalui jaringan perpipaan.
- Merespons laporan pengaduan pelanggan sekaligus memberikan informasi terkait kondisi pelayanan.
- Memastikan operasional instalasi pengolahan air dan intake tetap berjalan.
- Menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki kepada pelanggan di wilayah terdampak.
Langkah tersebut menunjukkan gangguan distribusi tidak hanya ditangani setelah terjadi, tetapi juga melalui pemantauan kondisi air baku dan kesiapsiagaan operasional.
Pelanggan Diminta Tidak Menunggu Kondisi Memburuk
Tirta Mayang mengingatkan pelanggan untuk mulai mengantisipasi kebutuhan air selama musim kemarau.
Masyarakat diminta menggunakan air secara efisien dan menyiapkan cadangan apabila berada di wilayah yang rawan mengalami penurunan tekanan atau gangguan distribusi.
Bagi pelanggan yang mengalami air tidak mengalir lebih dari 24 jam, layanan mobil tangki gratis dapat dimanfaatkan dengan menyampaikan laporan kepada Tirta Mayang.
Dengan langkah tersebut, perusahaan berharap kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat dipenuhi meski kondisi air baku Sungai Batanghari mengalami tekanan akibat musim kemarau.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







