Musrenbang RKPD Kota Jambi Tahun 2026 Terima 4.546 Usulan Masyarakat ; Fokus Wujudkan Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkot Jambi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Jambi Tahun 2026, yang dirangkai dengan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Jambi Tahun 2025-2029, pada Kamis pagi (20/3/2025).

Berlangsung di BW Luxury Hotel Jambi, mengangkat tema besar “Transformasi Pembangunan Untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan”, kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi dokter Maulana yang ditandai dengan pemukulan gong.

Wali Kota Jambi Maulana juga didapuk sebagai salah satu narasumber bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, dan Kabid Perencanaan Pengendalian Daerah Bappeda Provinsi Jambi Nurjanah Pangeran.

Pada kesempatan itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Maulana-Diza memaparkan Rancangan Awal RPJMD 2025-2029 dan RKPD tahun 2026 yang meliputi gambaran umum kondisi makro daerah, isu strategis, visi-misi dan strategi, prioritas pembangunan, program dan kegiatan prioritas, serta komitmen awal 100 hari kerja untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia.

Sementara itu, Ketua DPRD kota Jambi Kemas Faried, menyampaikan highlight tentang pembangunan dan sinergitas eksekutif dan legislatif. Yang ditutup dengan pemaparan pokok-pokok rencana kerja Pemerintah Provinsi Jambi untuk kota Jambi oleh Kepala Bappeda Provinsi diwakilkan Kabid Perencanaan Pengendalian Daerah Bappeda Provinsi Jambi Nurjanah Pangeran.

Selain pemaparan dari masing-masing narasumber, forum itu juga di isi dengan tanya jawab dari audiens yang hadir baik dari unsur Pemerintah, DPRD, Akademisi, Ormas hingga Ketua RT.

Sebelum dilaksanakan ditingkat Pemerintah Kota, kegiatan Musrenbang terlebih dahulu dilakukan ditingkat Kelurahan dan Kecamatan yang berfungsi untuk menyelaraskan permasalahan yang dihadapi masyarakat dengan rencana pembangunan daerah.

Musrenbang Kecamatan dan Kelurahan juga berfungsi sebagai media bagi Pemerintah Kota Jambi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyampaikan pokok-pokok kebijakan perencanaan. Serta menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Jambi, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk menghasilkan perencanaan pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.

Usai kegiatan itu, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa Musrenbang ini merupakan momen penting untuk memaparkan program-program skala prioritas pembangunan Kota Jambi dan program prioritas 100 hari kerjanya.

“Dan yang paling penting dalam kesempatan ini adalah mendengarkan masukan-masukan dan saran dari masyarakat,” ujar Wali Kota Maulana.

Dirinya juga menekankan, perlunya kolaborasi dalam mengatasi setiap persoalan yang terjadi, tidak cukup dilakukan hanya oleh pemerintah saja, namun juga dibutuhkan kerja sama dengan semua lapisan masyarakat.

“Di forum ini juga banyak dicermati masalah terkait tata kelola sampah, banjir, jalan berlubang dan fasilitas -fasilitas umum lainnya. Oleh karena itu, untuk menyelesaikannya perlu kolaborasi kita bersama,” tekannya.

Lebih lanjut, Maulana juga menyoroti, pemaparan dari forum anak yang membahas terkait dengan bahaya asap rokok terutama bagi anak-anak.

“Kami akan mempertegas terkait dengan adanya Perda tentang larangan merokok dan kawasan bebas asap rokok di kawasan-kawasan area publik. Dan kepada para pelaku usaha juga diminta untuk menyiapkan smoking area, sehingga tidak memaparkan asapnya kepada masyarakat sekitar, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil,” ucapnya.

Berjalan dengan sukses, Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, Musrenbang tingkat kota Jambi diharapkan dapat merumuskan kebijakan-kebijakan bagi masyarakat untuk kedepan, sehingga perencanaan pembangunan yang dihasilkan dapat lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dan hadir langsung pada kesempatan ini,” pungkas Wali Kota Jambi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda kota Jambi Suhendri mengatakan, Pemkot Jambi telah menerima 4.546 usulan dari masyarakat.

“Usulan tersebut kemudian diverifikasi secara berjenjang, dimulai dari Musrenbang Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, hingga Forum Perangkat Daerah yang telah dimulai sejak Desember tahun 2024 lalu,” katanya.

“Selain usulan masyarakat, Pokok Pikiran (Pokir) DPRD juga telah diajukan melalui aplikasi SIPD RI, sesuai dengan Surat Edaran KPK Nomor 2 Tahun 2024 yang akan ditelaah lebih lanjut sebagai masukan dalam penyusunan dokumen RKPD,” lanjutnya.

Suhendri juga menyebut, Musrenbang RKPD 2026 ini berpedoman pada Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Jambi, RKPD Provinsi Jambi, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional, serta program strategis nasional yang telah ditetapkan.

“Musrenbang RKPD ini menjadi instrumen penting untuk memastikan pembangunan di Kota Jambi berjalan efektif dan sesuai aspirasi warga,” singkatnya.

Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Jambi bersama Ketua DPRD Kota Jambi beserta pemangku kepentingan dan segenap stakeholder pembangunan lainnya.

Musrenbang RKPD kota Jambi tahun 2026 ini turut dihadiri, unsur Forkopimda kota Jambi, kepala Bank Indonesia perwakilan Jambi, perwakilan DPRD Provinsi dan Kota Jambi, unsur instansi vertikal kota Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi dokter Nadiyah Maulana, para Akademisi, Forum RT se-Kota Jambi, unsur organisasi profesi dan kemasyarakatan serta jajaran Pemerintah Kota Jambi.

Berikut materi paparan Wali Kota Jambi pada Forum Musrenbang RKPD Kota Jambi Tahun 2026 dan Forum Konsultasi Publik Ranwal RPJMD kota Jambi Tahun 2025-2029 : https://drive.google.com/file/d/15mIE2dUeTwyFdqJaINGvXs7OKOlm96dN/view?usp=drivesdk . (*)




Kolaborasi dan Sinergi Tangani Banjir, Gubernur dan Wali Kota Turun Bersama Tinjau Warga Terdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bersama Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Maulana-Diza meninjau sejumlah wilayah dalam kota Jambi yang terdampak banjir, pada Senin siang (17/3/2025).

Adapun daerah yang ditinjau tersebut, yakni Lrg Madrasah RT 11 Kelurahan Legok Kecamatan Danau Sipin, Jln K. H. A Tomok RT 12 Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, dan RT 01, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura.

Tidak hanya meninjau warga yang terdampak banjir, dikesempatan itu Gubernur Al Haris bersama Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza turut menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa paket sembako yang dilangsungkan di Aula Kantor Camat Jambi Timur dan Kelurahan Penyengat Rendah Kecamatan Telanaipura.

Kepada awak media, usai tinjauannya, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa tinjauannya bersama Gubernur Jambi itu bertujuan untuk memantau langsung kondisi banjir yang melanda wilayah Kota Jambi, sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

Baca juga:  Walikota dan Wawako Jambi Dampingi Gubernur, Tinjau Lokasi Banjir dan Berikan Bantuan Sembako

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Sebut Sosialisasi Perda RTRW Penting, untuk Hindari Kesalahan Penggunaan Lahan

Maulana juga mengungkapkan terimakasihnya kepada Gubernur Jambi atas kunjungan dan bantuan yang diberikan kepada warga kota Jambi tersebut.

“Atas nama warga dan Pemkot Jambi saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memberikan bantuan serta hadir langsung untuk melihat kondisi banjir yang terjadi di Kota Jambi ini, dimana saat ini ada 1239 rumah telah terendam banjir,” ungkap Maulana.

Lanjut Maulana, sebagai upaya tanggap dalam posisi Siaga I bencana hidrometeorologi ini jajarannya terus memantau situasi dan telah menyiapkan mitigasi penanganannya, seperti menyiapkan berbagai bantuan, mulai dari logistik, tenda pengungsian, hingga dapur-dapur umum.

“Kami terus memantau situasi jika hujan terus turun lagi karena jumlah rumah yang terdampak bisa bertambah. Dan kami juga sudah memutuskan untuk memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak, terutama mereka yang tidak bisa bekerja karena rumah mereka terendam apalagi sedang menjalani ibadah puasa,” singkat Wali Kota Maulana.

Baca juga:  Rayakan Hari Hak Konsumen, Hutama Karya Bagikan Takjil dan Voucher Makan di Jalan Tol

Baca juga:  Hari Ini Debit Sungai Batanghari Naik, Pemkot Tetapkan Siaga I, Ini Arahan Wali Kota Maulana

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan, rakyat harus dapat dilayani dalam kondisi apapun terlebih lagi dalam kondisi bencana banjir saat ini. Kata Al Haris, itu lah wujud hadirnya pemerintah ditengah masyarakat.

“Oleh karena itu, kami memastikan tidak ada warga yang tertinggal dan tidak mendapatkan bantuan, baik dalam hal kesehatan maupun bantuan lainnya,” tegasnya.

Dirinya juga menekankan komitmen pemerintah provinsi Jambi untuk terus mendukung pemerintah kota Jambi dalam upayanya menangani warga terdampak bencana banjir.

“Kota Jambi ini sangat dekat dengan pesisir Sungai Batanghari dan beberapa sungai kecil seperti Sungai Asam dan Danau Sipin. Maka, ketika curah hujan tinggi, luapan dari Sungai Batanghari pasti akan mempengaruhi kondisi di kota ini setiap tahunnya,” tekannya.

Baca juga:  Ivan Wirata Ajak Semua Perusahaan Jambi Dukung Zero ODOL

Baca juga:  Terpilih dalam Muscablub, Kemas Faried Alfarelly Siap Bawa Pramuka Kota Jambi ke Era Baru

“Kami Pemerintah Provinsi memiliki tugas untuk membantu semua Kepala Daerah se-Provinsi Jambi untuk selalu hadir langsung di lapangan guna memastikan warga yang terdampak mendapatkan bantuan sesuai yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Tinjauan pimpinan kedua pemerintahan daerah itu menunjukkan komitmen bersama untuk berkolaborasi dan bersinergi guna memastikan keselamatan, kebutuhan dasar serta layanan kesehatan warga terdampak banjir dapat terpenuhi.

Dalam tinjauan tersebut, turut hadir para Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemprov dan Pemkot Jambi, serta Instansi vertikal Provinsi dan Kota Jambi.(*)




Libur Idul Fitri 1446 H ASN Ditetapkan, Berikut Jadwalnya dan Harapan Sekda Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Pemkot Jambi telah menetapkan jadwal libur bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jambi selama perayaan Idul Fitri 2025.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, libur Idul Fitri bagi ASN di Kota Jambi akan berlangsung mulai 28 Maret hingga 7 April 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, A Ridwan menjelaskan bahwa, kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap keputusan pemerintah pusat yang tertuang dalam SKB 3 Menteri mengenai hari libur nasional dan cuti bersama.

“Libur ASN pada perayaan Idul Fitri ini mengikuti keputusan bersama antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Kementerian Agama, serta Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar A Ridwan, Senin (17/3) di ruang kerjanya.

Baca juga:  Rakor Kepramukaan 2025: Sekda Kota Jambi Dorong Pengurus Pramuka untuk Lebih Berinovasi

Baca juga:  Sekda Sungai Penuh Yakini Ketersediaan Bahan Pokok Aman, Menjelang Momen Ramadan 1446 H

A Ridwan menambahkan bahwa, libur ini bertujuan memberikan kesempatan bagi ASN untuk merayakan hari besar keagamaan bersama keluarga dan menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat mendukung pemulihan suasana pasca-Idul Fitri yang lebih harmonis di lingkungan pemerintahan.

“Selama periode libur tersebut, kami berharap ASN dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk bersilaturahmi dan beristirahat,” kata dia.

“Kami juga berharap agar pelayanan publik yang mungkin terganggu selama libur dapat kembali normal setelahnya,” jelasnya.(*)




Tekankan Pentingnya Kolaborasi, Walikota Maulana Bahas Strategi Peningkatan PKB dan BBNKB di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, memimpin Rakor yang membahas optimalisasi Opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan Opsen BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) di Aula Pemkot Jambi, Selasa 12 Maret 2025.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai instansi terkait, termasuk BPKPD Provinsi Jambi, Kepolisian, PT. Jasa Raharja, UPTD Samsat Kota Jambi, dan Dinas Perhubungan.

Dalam sambutannya, Walikota Jambi menegaskan pentingnya pajak dan retribusi daerah dalam pembiayaan APBD yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Pertumbuhan penduduk yang pesat di Kota Jambi diikuti dengan tingginya mobilitas kendaraan, yang memerlukan pelayanan publik yang prima. Oleh karena itu, optimasi Opsen PKB dan BBNKB menjadi sangat penting,” ujar Walikota Maulana.

Baca juga:  Dorong Pengendalian Penyakit ATM, Walikota Jambi: Dengan Perencanaan yang Matang

Baca juga:  Banjir Terjang Tahtul Yaman Kota Jambi, Ratusan Rumah Terendam

Walikota juga menyampaikan bahwa, penyusunan kebijakan yang efektif dalam pengelolaan pajak kendaraan merupakan langkah penting untuk menjawab tantangan perkembangan kota yang semakin dinamis.

Pemerintah Kota Jambi kini menghadapi peluang dan tantangan terkait dengan perubahan regulasi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 dan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang kebijakan umum pajak daerah.

“Dengan adanya perubahan regulasi ini, kami berharap dapat meningkatkan penerimaan dari Opsen PKB dan BBNKB untuk kepentingan pembangunan Kota Jambi,” ujar Maulana.

Walikota Maulana menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan, penegakan hukum, dan sosialisasi dalam mengelola pajak kendaraan.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Kunjungi Warga Rumah Roboh, Serahkan Bantuan dan Beri Motivasi

Baca juga:  Tinjau Lahan Pertanian, Wawako Diza Apresiasi Poktan Manfaatkan Lahan

Ia juga memastikan bahwa, Pemkot Jambi telah menyiapkan pendanaan serta sarana prasarana pendukung guna meningkatkan penerimaan daerah dari sektor ini.

Selain itu, Pemkot Jambi juga akan melakukan penagihan bersama terhadap tunggakan PKB yang ada di Kota Jambi. Hal ini diharapkan dapat mengurangi jumlah tunggakan dan meningkatkan penerimaan daerah.(*)




Terminal Rawasari dan Pasar Bakal Direvitalisasi, Walikota Maulana: Dukung Ekonomi dan Kreativitas Anak Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkot Jambi terus berinovasi untuk menciptakan kawasan yang mendukung kreativitas anak muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Salah satu langkah yang sedang dipersiapkan adalah revitalisasi kawasan Terminal Rawasari dan pasar yang kurang diminati pengunjung, dengan tujuan menjadikan kedua lokasi ini sebagai pusat aktivitas positif yang dapat merangsang perkembangan ekonomi dan sosial.

Wali Kota Jambi, Maulana mengungkapkan bahwa, Pemkot Jambi berencana untuk menghidupkan kawasan Terminal Rawasari, yang saat ini terkesan sepi dan kurang dimanfaatkan.

Rencana ini bertujuan untuk mengubah terminal tersebut menjadi kawasan yang penuh aktivitas positif bagi anak muda Kota Jambi.

Baca juga:  Hadirkan Rawasari Creative Space, Wawako Diza Hazrah Aljosha: Ruang Baru bagi Anak Muda dan UMKM di Kota Jambi

Baca juga:  Majukan Sektor UMKM, Wali Kota Maulana Buka Bedug Fest Bazar Ramadhan Bahagia 1446 Hijriah

Wali Kota Maulana menegaskan, perubahan ini dilakukan agar ruang tersebut tidak hanya menjadi tempat yang tidak produktif, tetapi menjadi pusat kreatif yang dapat dimanfaatkan untuk berinovasi.

“Kami tidak ingin kawasan ini hanya menjadi area yang tidak produktif. Dengan adanya ruang kreatif ini, anak-anak muda dapat berkumpul, berinovasi, dan mengembangkan ide-ide mereka,” kata Wali Kota Maulana.

Untuk mendanai proyek ini, Pemkot Jambi akan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan, termasuk Bank Jambi.

Dengan dukungan CSR ini, anggaran APBD Kota Jambi tidak akan terganggu, sehingga proyek revitalisasi ini tetap berjalan sesuai rencana.

Baca juga:  Pemanfaatan QRIS dalam Sistem Parkir di Jambi, Maulana: Pendapatan Langsung Masuk ke Kas Daerah

Baca juga:  Safari Ramadan Walikota Jambi Maulana, Jalin Silaturahmi dan Sosialisasi Program 100 Hari Kerja

Selain Terminal Rawasari, Pemkot Jambi juga memfokuskan perhatian pada revitalisasi kawasan pasar yang saat ini sepi pengunjung.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa, pasar yang kurang diminati tersebut akan diubah menjadi pusat kuliner yang menarik lebih banyak pengunjung.

Langkah ini bertujuan untuk menjadikan pasar tidak hanya sebagai tempat jual beli, tetapi juga sebagai pusat ekonomi yang hidup dan dinamis.

“Revitalisasi pasar ini juga masuk dalam program prioritas kami. Kami ingin menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi yang hidup dan dinamis,” ungkap Maulana.

Baca juga:  Kartu Merah Menghancurkan Persija, Arema Menang 3-1 di Liga 1 Indonesia

Baca juga:  Cucurella Cetak Gol Penentu, Chelsea Kalahkan Leicester City 1-0 di Liga Inggris

Revitalisasi kedua lokasi ini merupakan bagian dari agenda jangka panjang Pemkot Jambi untuk menciptakan pusat-pusat aktivitas yang mendukung kreativitas anak muda serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Proyek ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Jambi, tetapi juga berperan dalam menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru.(*)




Hadirkan Rawasari Creative Space, Wawako Diza Hazrah Aljosha: Ruang Baru bagi Anak Muda dan UMKM di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Kota Jambi , Diza Hazrah Aljosha menyebutkan, Pemkot Jambi terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan anak muda dan ekonomi lokal.

Ini sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mengoptimalkan gedung Terminal Rawasari, yang berada di Pasar Jambi.

Terminal Rawasari nantinya akan, diubah menjadi Rawasari Creative Space, sebuah tempat bagi inovasi dan kreativitas generasi muda.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha mengungkapkan bahwa Rawasari Creative Space bertujuan untuk memberikan ruang bagi pengembangan sumber daya manusia, terutama bagi anak muda Kota Jambi.

Baca juga:  Wako dan Wawako Jambi Sambangi BPK dan BPKP Perwakilan Jambi, Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi

Baca juga:  Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Dalam kunjungannya ke lokasi pada Sabtu (7/3/2025), Diza menjelaskan bahwa, gedung dua lantai tersebut akan menjadi pusat pelatihan, pengembangan diri, serta ruang belajar bagi generasi milenial.

“Kami meninjau lokasi terminal ini untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Rencananya, gedung ini akan menjadi rumah milenial, sebuah ruang kreatif yang mendukung Pemkot Jambi dalam menyambut Indonesia Emas 2045,” ujar Diza Hazra Aljosha, kala itu.

Selain sebagai pusat pengembangan SDM, Rawasari Creative Space juga akan berfokus pada pemberdayaan sektor ekonomi lokal, khususnya bagi UMKM dan sektor swasta.

Gedung ini akan menyediakan beberapa tenan untuk memfasilitasi promosi dan pemasaran produk-produk lokal.

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Baca juga:  Walikota Maulana Hadiri Puncak Byon Fest #Ramadhan Jadi Mudah Bank Syariah Indonesia

“Kerja sama dengan swasta dan UMKM akan kami buka tanpa biaya sewa dalam waktu dekat. Kami berharap ini dapat mendukung kebangkitan ekonomi lokal,” tambahnya.

Dengan adanya Rawasari Creative Space, Pemkot Jambi berharap dapat membuka peluang baru bagi anak muda untuk berinovasi dan berkolaborasi, sekaligus memberikan dorongan positif bagi perekonomian lokal.(*)




Tinjau Pekerjaan Jalan dan Drainase, Maulana: Sesuai Target 101 Lubang akan Dibenahi Dalam Waktu 100 Hari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana meninjau langsung pengerjaan pembenahan atau perbaikan ruas-ruas jalan berlubang dan normalisasi drainase dalam wilayah kota Jambi, Rabu (5/3/2025).

Hal itu dilakukan sebagai aksi nyata program 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Wali Kota Jambi itu meninjau sejumlah kawasan, seperti Jl. Siswa IV dan Jl. Serunai Malam III, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru.

Serta Drainase yang berada di wilayah Perumahan Villa Kenali Permai, RT 37, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo dan RM Pondok Aroma Spoer perbatasan Kecamatan Jelutung dan Kecamatan Jambi Selatan.

Baca juga:  Program 100 Hari Kerja, Walikota Jambi Maulana sebut Fokus Perbaikan Jalan Rusak

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

Usai peninjauan itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana mengatakan pembenahan infrastruktur jalan dilakukan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.

Sehingga tidak terjadi hal-hal yang membahayakan, terlebih lagi saat ini sering terjadi curah hujan yang tinggi.

“Jadi, sesuai target akan ada 101 lubang kategori rawan yang akan kita benahi dalam 100 hari kerja ini. Terutama dalam menghadapi hari raya Idul Fitri sebagai prioritas agar masyarakat merasa nyaman, fokusnya adalah jalan-jalan yang vital terhadap mobilitas masyarakat,” kata Maulana.

Oleh karena itu, dirinya telah memerintahkan Dinas PUPR untuk segera melakukan penutupan atau penambalan dengan menyesuaikan kondisi jalan.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

“Jadi semua ada kajian teknisnya, pada prinsipnya semaksimal mungkin yang bisa dilakukan sebelum lebaran ini, kalau bisa ditutup dengan aspal lakukan dengan aspal, kalau daerah yang rawan misalnya terhadap genangan air kita akan cor,” ucap Wako Maulana.

Terkait target hingga lebaran ini, Maulana menyebut akan terselesaikan sebesar 30 persen dari target 101 lubang yang akan dibenahi.

“Karena kita terkendala dari segi bahan, seperti aspal, namun pengerjaan pengerasannya bisa terus dilakukan sebagai pondasi awal,” sebutnya.

Terkait penanganan permasalahan banjir, Maulana menuturkan normalisasi drainase merupakan salah satu langkah cepat yang dilakukan agar penampungan volume air bisa maksimal dan tidak terkendala dengan penumpukan pasir sedimen.

Baca juga:  OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Baca juga:  Bengkel Satelit Yamaha Jambi Resmi Dibuka di SMK 2 Sungai Penuh

“Kita juga telah lakukan kolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai dan Pemprov Jambi untuk mengatasi masalah banjir di kota Jambi ini, kita akan terus mengupayakanya secara tahap demi tahap, sehingga bisa menimalisir resiko banjir,” tuturnya.

“Ada banyak hal yang akan di lakukan karena kita telah memiliki data master plan penanganan banjir, salah satunya adalah daerah yang mengalami bottleneck (penyempitan) yang akan menjadi prioritas,” lanjutnya.

Selain itu, dirinya juga menyoroti pembangunan area bisnis di kota Jambi yang harus disesuaikan dengan aturan yang telah ada. Dengan tujuan dapat menimalisir kerugian akibat bencana, salah satunya adalah banjir.

“Hari ini saya juga akan berkirim surat kepada pelaku-pelaku usaha agar melakukan setiap apa yang disarankan oleh pemerintah. Karena walaupun pertumbuhan ekonomi itu penting, jangan juga karena satu kesalahan bisa berdampak terhadap kerugian ekonomi terutama yang disebabkan oleh banjir,” ucapnya.

Baca juga:  Satgas Pangan Polda Jambi: Stok Bawang Merah Cukup, Harga Tetap Terkendali

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

Lebih lanjut, Dia juga tekankan, efisiensi anggaran tidak mengganggu pengerjaan yang dilakukan, karena yang berdampak langsung adalah kegiatan makan, minum dan perjalanan dinas.

“Untuk infrastruktur strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap harus dijalankan, karena termasuk kebutuhan dasar, seperti pendidikan dan penanggulangan banjir. Jadi Mudah-mudahan program-program strategis kita bisa terus berjalan,” pungkasnya.

@sepucukjambi.idProgram 100 hari kerja Wali Kota Jambi, Maulana sat meninjau sejumlah titik jalan rusak. hingga Lebaran nanti diprediksi 30 persen jalan rusak ringan diperbaiki #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #walikotajambi #maulana #walikotamaulana #jalanrusak♬ suara asli – SEPUCUK JAMBI – SEPUCUK JAMBI

Dalam peninjauanya itu, Wali Kota Maulana turut didampingi Kadis PUPR Momon Sukmana beserta jajaran, Camat, Lurah dan Ketua RT wilayah titik tinjauan.(*)




Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mendampingi Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza dalam penyaluran bantuan simbolis program Jambi Kota Taqwa di Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, pada Senin (3/3/2025).

Dalam acara tersebut, bantuan renovasi masjid senilai 5 juta rupiah diserahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi untuk mendukung peningkatan sarana ibadah di wilayah tersebut.

Penyerahan bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah Kota Jambi yang berfokus pada peningkatan kualitas keagamaan dan fasilitas ibadah di setiap kecamatan.

Program Jambi Kota Taqwa ini tidak hanya memberikan bantuan renovasi masjid, tetapi juga turut serta meningkatkan fasilitas teknologi yang mendukung kemajuan kegiatan keagamaan, seperti penyerahan bantuan perangkat internet gratis.

baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

Selain bantuan renovasi masjid, Wali Kota Maulana juga menyerahkan perangkat internet gratis kepada pengurus Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal.

Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah akses informasi serta meningkatkan kualitas kegiatan belajar dan dakwah di masjid.

Kehadiran fasilitas internet ini merupakan bagian dari upaya Kota Jambi untuk menghadirkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat dalam mendukung aktivitas keagamaan dan sosial.

Kemas Faried Alfarelly, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas terlaksananya program Jambi Kota Taqwa yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam peningkatan fasilitas ibadah.

baca juga: Pembangunan Jembatan di RT 22 Kampung Bugis, Hasil Aspirasi Kemas Faried Alfarelly

baca juga: Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

“Kami sangat mendukung upaya Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mewujudkan Jambi sebagai kota yang tidak hanya maju dari segi infrastruktur, tetapi juga kuat dalam aspek keagamaan dan sosial,” ujar Kemas Faried.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih religius dan mendukung kemajuan umat melalui peningkatan sarana ibadah dan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)




Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, mengambil langkah tegas untuk menghidupkan kembali kawasan Pasar Kota Jambi, yang semakin sepi dengan menginstruksikan pembongkaran palang parkir retribusi yang dinilai memberatkan pengunjung.

Keputusan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi untuk memulihkan perekonomian lokal dan menarik lebih banyak pengunjung ke pasar tradisional.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi pada Senin (3/3/2025), Maulana menjelaskan bahwa, salah satu penyebab menurunnya kunjungan ke pasar adalah adanya sistem parkir ganda yang membebani masyarakat.

“Sistem parkir yang mengharuskan pengunjung membayar dua kali, pertama di luar kawasan dan kedua di dalam, jelas membuat orang enggan datang,” ungkap Maulana.

Untuk itu, Wali Kota Jambi bertekad untuk merombak sistem parkir di kawasan Pasar agar lebih efisien dan ramah bagi pengunjung.

Baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Baca juga: Optimisme Perbankan Menguat, OJK: Stabilitas Makroekonomi Jadi Faktor Kunci

“Kami ingin pengunjung hanya membayar sekali. Dinas Perhubungan harus segera menata ulang sistem parkir ini dengan baik. Jika ada pihak yang menghalangi kebijakan ini, kami akan meminta dukungan dari aparat penegak hukum,” tegasnya.

Maulana juga mengakui bahwa kebijakan ini akan berdampak pada pendapatan daerah, yang diperkirakan akan mengalami penurunan sekitar Rp1 miliar.

Namun, ia menekankan bahwa kepentingan masyarakat dan revitalisasi ekonomi di Pasar Kota Jambi jauh lebih penting.

Langkah ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota Maulana untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di kota.

Dengan kebijakan baru ini, diharapkan aktivitas perdagangan di Pasar Kota Jambi bisa kembali bergairah, memberikan manfaat bagi para pedagang, dan meningkatkan kunjungan masyarakat.(*)




Gerakan Pangan Murah di Kota Jambi, Warga Dapatkan Bahan Pokok dengan Harga Lebih Murah

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Selasa, 4 Maret 2025, sebagai bagian dari upaya untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah pelaku usaha dan UMKM yang menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan pasaran.

Evridal Asri, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, menyebutkan bahwa GPM kali ini menyediakan berbagai bahan pokok seperti sayuran, cabai, bawang, dan bahan lainnya.

“Pada Gerakan Pangan Murah ini, kami bekerja sama dengan pelaku usaha dan UMKM untuk menyediakan bahan pangan dengan harga yang lebih murah,” jelas Evridal.

Baca juga: Harga Beras Terjangkau, Warga Rela Antre di Operasi Pasar Tugu Keris Siginjai

Baca juga: Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

Menurutnya, harga bahan pangan yang dijual dalam kegiatan ini bisa lebih rendah antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000 dibandingkan dengan harga pasaran pada umumnya.

“Perbedaan harga ini tentunya menjadi kesempatan bagi warga untuk memperoleh bahan pangan yang lebih terjangkau,” tambahnya.

Warga yang datang menyambut baik kegiatan ini, karena harga yang ditawarkan sangat membantu dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Dengan harga yang lebih murah, mereka bisa membeli bahan pokok dengan jumlah yang lebih banyak.

Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat terus berlangsung sebagai salah satu langkah strategis Pemkot Jambi dalam menjaga kestabilan harga bahan pangan dan membantu masyarakat, khususnya menjelang kebutuhan pangan yang meningkat.(*)