Skor IDSD Jambi Naik, Al Haris Minta Bupati dan Wali Kota Bergerak Cepat

Skor IDSD Jambi naik menjadi 3,46 pada 2025. Gubernur Al Haris mendorong bupati dan wali kota mengambil langkah strategis agar daya saing daerah semakin kuat secara nasional.
Dengarkan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, mendorong seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi untuk segera mengambil langkah konkret dalam meningkatkan daya saing daerah masing-masing.

Dorongan tersebut disampaikan usai Provinsi Jambi mencatat kenaikan skor dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Jakarta.

Baca juga:  Pemkot Jambi Ajukan Pembangunan Sekolah Rakyat, Wali Kota Temui Mensos di Jakarta

Dalam rilis resmi tersebut, skor IDSD Provinsi Jambi naik dari 3,38 menjadi 3,46. Capaian ini menunjukkan adanya perbaikan kinerja di sejumlah sektor strategis.

Menurut Al Haris, peningkatan ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Namun demikian, ia menegaskan masih diperlukan penguatan berkelanjutan agar Jambi mampu bersaing lebih kompetitif di tingkat nasional.

“Kita mendorong agar bupati dan wali kota melakukan langkah-langkah strategis agar daya saing di daerahnya meningkat,” tegasnya.

Baca juga:  Soroti Pentingnya Kesehatan Mental, Wawako Diza Targetkan Psikolog di Tiap Puskesmas 2026

Sejumlah indikator yang mencatat performa baik dalam IDSD 2025 antara lain:

Capaian ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun produktivitas daerah serta memperkuat iklim investasi.

Al Haris menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk menjaga tren positif ini.

Baca juga:  Abu Bakar Resmi Pimpin DPMPTSP Kota Jambi, Siap Genjot Investasi

Dengan strategi yang tepat, inovasi yang konsisten, serta perencanaan yang matang, ia optimistis Jambi dapat terus memperbaiki peringkatnya secara nasional.

Peningkatan daya saing, menurutnya, bukan sekadar angka, tetapi cerminan kualitas pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait