Lebih dari 725 Juta Layanan Digunakan, BPJS Kesehatan Sebut JKN Kian Mudahkan Akses Berobat

BPJS Kesehatan melaporkan Program JKN telah menjangkau 282,7 juta penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Selain meningkatkan akses layanan kesehatan, JKN disebut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, penciptaan jutaan lapangan kerja, dan pengurangan angka kemiskinan, meski tantangan keberlanjutan pembiayaan masih menjadi perhatian.
Dengarkan

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat, menegaskan bahwa sebagai pengelola dana publik, BPJS Kesehatan memiliki tanggung jawab menjaga transparansi, akuntabilitas, kehati-hatian, dan integritas dalam penyelenggaraan Program JKN.

Sementara itu, Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar menilai JKN merupakan implementasi amanat konstitusi dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan dan tata kelola yang telah dicapai perlu terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Pandangan serupa disampaikan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty.

Ia menilai pembiayaan kesehatan bukan sekadar beban anggaran, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.(*)

image_pdfimage_print
Baca juga:  JKN Dorong Indonesia Capai UHC, Fokus Efisiensi dan Perlindungan Masyarakat

Pos terkait