Harga Cabai Merah Turun Drastis di Pasar Kuala Tungkal, Masyarakat Harap Stabil Sampai Lebaran Penurun

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga cabai di Pasar Parit 1 Kuala Tungkal mengalami penurunan signifikan pada Rabu, 5 Maret 2025.

Berdasarkan pengamatan, harga cabe merah yang sebelumnya dijual seharga 62 ribu per kilogram kini turun menjadi 45 ribu per kilogram.

Selain itu, cabe rawit juga mengalami penurunan, kini dijual dengan harga 6 ribu per ons setelah sebelumnya sempat melambung pada awal bulan puasa.

Penurunan harga ini disambut positif oleh para pedagang dan masyarakat. Seorang penjual cabe di pasar tersebut mengatakan, harga cabai merah  turun cukup banyak.

Baca juga:  Tim Supervisi Polda Jambi Tinjau Proyek Jagung Pakan di Polres Tanjab Barat

Baca juga:  Grand Opening TS Billiard dan Kopitiam, Jadi Tempat Hiburan dan Latihan Terbesar di Kuala Tungkal

“Sebelumnya harga cabai mencapai 62 ribu per kilogram, sekarang hanya 45 ribu. Ini kabar gembira bagi kami, karena sempat ada lonjakan harga pada awal puasa yang bahkan menembus angka 100 ribu per kilogram,” kat seorang pedagang.

Selain cabai, harga beberapa komoditas lainnya juga mengalami perubahan. Harga bawang merah kini dijual dengan harga 36 ribu per kilogram, sementara harga bawang putih mencapai 42 ribu per kilogram.

Penurunan harga cabai dan bahan pokok lainnya ini tentu memberi kelegaan bagi masyarakat yang sebelumnya menghadapi lonjakan harga pada awal bulan puasa.

Masyarakat di Kuala Tungkal berharap agar penurunan harga sembako ini dapat terus berlanjut menjelang Lebaran.

Baca juga:  Diskoperindag Tanjab Barat Usulkan Rp 26 Miliar, untuk Rencana Kerja Tahun 2026

Baca juga:  Gara-gara Ini, Komisi II DPRD Tanjab Barat Sidak Lapas Tungkal

“Kami berharap harga sembako ini tidak hanya turun sementara, tetapi bisa bertahan sampai Lebaran nanti. Biar bisa berpuasa dengan tenang dan lebih hemat,” ujar Pak Adi, seorang warga setempat.

Para pedagang juga berharap agar penurunan harga bahan pokok ini dapat bertahan. Mereka mengungkapkan, meskipun harga cabai sempat melonjak tajam pada awal puasa, penurunan harga ini bisa memberikan sedikit keringanan bagi masyarakat, terlebih dengan semakin dekatnya hari raya Idul Fitri.

“Kami berharap harga bahan pokok ini terus stabil, agar masyarakat bisa merasakan manfaat dari turunnya harga, khususnya menjelang Lebaran,” kata Pak Hasan, seorang pedagang ayam di pasar.

Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat terus berupaya menjaga kestabilan harga bahan pokok untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terjaga dengan baik selama bulan puasa.

Baca juga:  Tinjau Pekerjaan Jalan dan Drainase, Maulana: Sesuai Target 101 Lubang akan Dibenahi Dalam Waktu 100 Hari

Baca juga:  Bengkel Satelit Yamaha Jambi Resmi Dibuka di SMK 2 Sungai Penuh

Penurunan harga yang terjadi saat ini memberikan harapan baru bagi masyarakat Kuala Tungkal, yang berharap harga-harga sembako bisa lebih terjangkau sehingga mereka dapat menjalani puasa dan merayakan Lebaran dengan lebih nyaman.

Sementara itu, Kadiskoperindag Tanjab Barat, Syawaludin, melalui Kabid Perdagangan dan Pasar, Marhalim, membenarkan adanya penurunan harga cabai dan sembako di Tanjab Barat.

“Berdasarkan pemantauan kami di lapangan, harga kebutuhan pokok seperti cabe dan bawang fluktuatif naik dan turun. Kondisi harga bahan pokok lainnya seperti beras dan gula masih stabil. Stok untuk Idul Fitri nanti masih aman,” jelasnya.(*)




Genangan Air di Jalan Rangkayo Hitam Bangko, Bupati Merangin Minta PUPR Segera Perbaiki

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Merangin, Zulhifni, memantau kondisi Jalan Rangkayo Hitam yang terletak di depan Hotel Keenan Bangko pada Rabu, 5 Maret 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi jalan yang dilanda genangan air akibat saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik.

Bupati H M Syukur menjelaskan bahwa tujuan utama dari kunjungan tersebut adalah untuk memeriksa secara langsung situasi di lapangan.

Ia menyoroti adanya genangan air yang menggenangi badan jalan karena buruknya saluran drainase di kawasan tersebut.

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Baca juga:  Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

“Jalan ini memang tidak memiliki parit yang memadai atau salurannya mampet. Dinas PUPR Merangin akan segera mengecek dan memperbaikinya,” kata Bupati.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati H M Syukur menyatakan bahwa kondisi genangan air ini mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Ia pun meminta Kadis PUPR Merangin, Zulhifni, untuk segera menangani masalah ini agar genangan air tidak menghambat mobilitas warga dan pengendara.

“Meskipun saat ini terkendala anggaran, namun kami tetap berusaha untuk memperbaiki jalan ini agar lebih nyaman dan aman untuk dilalui,” tambah Bupati.

Baca juga:  Usai Retreat di Akmil Magelang, Bupati Merangin Fokus Membangun Merangin Baru yang Inklusif dan Pro-Rakyat

Baca juga:  Wabup Merangin Apresiasi Pawai Akbar SD-IT Permatahati Sambut Ramadan 1446 H

Ia juga menekankan bahwa perbaikan ini sangat penting untuk menciptakan Kota Bangko yang lebih bersih dan indah.

Selain meninjau Jalan Rangkayo Hitam, Bupati H M Syukur dan Kadis PUPR Merangin juga menindaklanjuti masalah serupa yang terjadi di kawasan Pasar Bawah Bangko, yang juga mengalami genangan air akibat saluran air yang tersumbat.

Bupati menginstruksikan agar masalah ini segera diatasi demi kenyamanan masyarakat yang sering melintasi kawasan tersebut, mengingat jalan ini merupakan salah satu jalur vital perekonomian Kota Bangko.

Dengan perhatian yang serius dan langkah cepat dari pihak terkait, diharapkan jalan-jalan utama di Kota Bangko akan kembali lancar dan nyaman bagi pengguna jalan.(*)




Keren! Pemkab Tebo Tambah Pasokan LPG 3 Kg ke Setiap Kecamatan

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tebo terus berupaya mengatasi kelangkaan LPG 3 kilogram yang sempat terjadi di beberapa wilayahnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemkab Tebo memperluas operasi pasar dengan menyalurkan pasokan gas ke kecamatan-kecamatan yang membutuhkan, termasuk Kecamatan VII Koto, guna menstabilkan harga dan memastikan pasokan gas tetap tersedia untuk masyarakat.

Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan UMKM (Disperindag UMKM), Pemkab Tebo bekerja sama dengan Pertamina dan PT Tebo Energi (Sultan Energi Tebo) untuk menambah kuota pasokan LPG 3 kg.

Sebanyak 560 tabung gas LPG 3 kg disalurkan ke setiap kecamatan yang membutuhkan, sebagai bagian dari program distribusi yang terus diperluas.

Baca juga:  Bupati Tebo Mulai Evaluasi Kabinet, Ingatkan ASN Tentang Efisiensi Anggaran 2025

Baca juga:  Sepekan Gas Melon di Tebo Sulit Dicari, Disperindag Tebo Pastikan Tetap Aman

“Setiap kecamatan kami salurkan sebanyak 560 tabung. Kami berharap langkah ini dapat mengurangi kelangkaan serta menstabilkan harga gas di pasar,” jelas Edi Sofyan, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindag UMKM Kabupaten Tebo.

Hingga saat ini, distribusi telah dilakukan ke beberapa kecamatan seperti Tebo Tengah, Tebo Ilir, dan Tengah Ilir. Masyarakat setempat telah menerima tambahan pasokan LPG yang diharapkan dapat mencukupi kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil.

“Kami memastikan distribusi dilakukan secara merata dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami terus mengawasi untuk mencegah penimbunan atau penyalahgunaan distribusi,” tambahnya.

Distribusi gas LPG 3 kg akan terus diperluas ke kecamatan-kecamatan lain, seperti Tebo Ulu, VII Koto Ilir, dan VII Koto, dengan penyaluran bertahap.

Baca juga:  Waduh! Gaji PPPK Tahun 2025 di Tebo Belum Dianggarkan

Baca juga:  Pasien BPJS Ditolak Rawat Inap di RSUD Tebo, Penyebabnya Dispepsia Tak Tercover

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap wilayah yang mengalami kelangkaan gas dapat segera memperoleh pasokan yang memadai.

Pemkab Tebo juga mengimbau masyarakat untuk membeli gas LPG 3 kg hanya di pangkalan resmi dan dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Warga diminta untuk lebih waspada terhadap oknum yang memanfaatkan kelangkaan ini untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

Dengan langkah-langkah yang telah dilakukan, Pemkab Tebo berharap pasokan gas LPG 3 kg akan segera normal dan masyarakat dapat merasakan manfaat dari ketersediaan yang stabil.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tutup Edi.(*)




Warga Desak Perbaikan Jalan Lubuk Suli dan Baru Kubang, Rusak Parah dan Penuh Lubang

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kerusakan jalan yang parah di Kabupaten Kerinci, tepatnya di Kecamatan Depati Tujuh, kini menjadi perhatian serius.

Ruas jalan yang menghubungkan Desa Baru Kubang hingga Lubuk Suli mengalami kerusakan berat, dengan banyak lubang besar yang mengancam keselamatan para pengendara.

Kondisi ini memaksa pengendara untuk melewati bahu jalan demi menghindari lubang yang menganga di badan jalan.

Kerusakan semakin parah saat hujan turun, karena air menutupi lubang-lubang tersebut, menjadikan jalan semakin licin dan berbahaya.

Baca juga:  Polres Kerinci Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak, Pelaku Ditangkap di Desa Koto Tengah

Baca juga:  Lakukan Patroli Rutin, Polres Kerinci Sasar Lokasi Miras dan Titik Rawan Kejahatan

Informasi yang didapatkan menyebutkan bahwa banyak kendaraan roda dua terjatuh di lokasi tersebut akibat permukaan jalan yang berlubang dan licin.

Sebelumnya, pihak berwenang melakukan penimbunan untuk memperbaiki jalan yang rusak. Namun, timbunan tersebut justru memperburuk kondisi jalan, menjadikannya semakin licin, terutama saat hujan turun.

Jon, salah seorang pengendara yang melewati jalur tersebut, mengungkapkan keluhannya. “Jalan di Desa Baru Kubang sangat parah, selain berlobang, jalan juga sangat licin. Kondisi ini sangat rawan kecelakaan,” ujarnya.

Warga setempat, Yudi, berharap agar pemerintah Kabupaten Kerinci segera melakukan perbaikan terhadap jalan di Desa Baru Kubang dan Desa Lubuk Suli.

Baca juga:  Kasus Korupsi PJU 2023, Kejari Sungai Penuh Amankan Dokumen Penting dari Dishub Kerinci

Baca juga:  Bengkel Satelit Yamaha Jambi Resmi Dibuka di SMK 2 Sungai Penuh

“Pak Bupati Monadi, tolong perbaiki jalan di Desa Baru Kubang dan Desa Lubuk Suli, kondisinya sangat parah,” harap Yudi, yang juga mengungkapkan keresahannya melalui media ini.

Namun, ketika dimintai komentar terkait kerusakan jalan yang meresahkan warga, Bupati Kerinci, Monadi, belum memberikan tanggapan. Meskipun telah dihubungi melalui WhatsApp, Bupati memilih untuk tidak memberikan komentar atau respons terkait masalah ini.

Kerusakan jalan di Kecamatan Depati Tujuh, khususnya di Desa Baru Kubang dan Lubuk Suli, terus menjadi masalah besar bagi pengendara.

Pemerintah Kabupaten Kerinci diharapkan segera mengambil langkah untuk memperbaiki kondisi jalan yang semakin memburuk dan mencegah jatuhnya korban akibat kecelakaan.

Warga dan pengendara berharap pemerintah segera merespons masalah ini dengan tindakan nyata demi keselamatan bersama.(*)




Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Curah hujan yang sangat tinggi pada Selasa, 4 Maret 2025 hingga dini hari Rabu, 5 Maret 2025 menyebabkan luapan air Sungai Penual menggenangi permukiman warga di Kampung Penual Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo.

Banjir yang terjadi malam itu mengakibatkan ratusan rumah terendam dengan ketinggian air mencapai dua meter, memaksa warga untuk mengungsi.

Peristiwa banjir ini mengingatkan pada bencana serupa yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Ketinggian air yang naik secara cepat memicu kepanikan di kalangan warga.

Mereka terpaksa segera mencari tempat yang lebih aman. Beberapa warga yang terdampak menyampaikan rasa cemas dan kesulitan dalam menghadapi situasi darurat ini.

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

Baca juga:  Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

Salah satu rumah yang paling parah terdampak adalah milik Sari Bani, warga RT 05 Kampung Pangean. Rumahnya roboh diterjang derasnya air banjir yang datang begitu mendadak setelah hujan lebat mengguyur.

“Kami baru selesai buka puasa bersama keluarga, tiba-tiba hujan deras turun. Air masuk ke rumah kami begitu cepat. Kami hanya sempat menyelamatkan diri, sementara barang-barang berharga tidak bisa diselamatkan,” kata warga sekitar, Sari Bani .

Dalam upaya penyelamatan, warga sekitar berusaha membantu dengan mengevakuasi keluarga Sari Bani menggunakan tali. “Yang penting kami selamat,” tambahnya.

Tak hanya rumah Sari Bani yang hancur, dua dapur milik warga lainnya juga roboh akibat terjangan banjir.

Baca juga:  Breaking News: Jalan Jambi-Sumbar Via Bungo Putus

Baca juga:  Polres Bungo Gelar Razia Malam, Tekan Aktivitas PETI di Sungai Buluh

 “Alhamdulillah, air sudah mulai surut dan jalan sudah bisa dilalui oleh pengendara motor,” kata Azhar, salah seorang warga, menyampaikan kondisi siang kemarin.

Meskipun demikian, hingga saat ini, bantuan dari pemerintah setempat belum diterima oleh warga, baik dari tingkat dusun, kecamatan, maupun Kabupaten Bungo.

Warga berharap bantuan berupa sembako dan peralatan dapur segera disalurkan untuk membantu mereka yang terdampak.

Banjir yang datang secara tiba-tiba ini menyebabkan kerugian material yang signifikan. Warga berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.

Baca juga:  Terungkap! Surat Suara Tercoblos Sekaligus Ditemukan dalam Kasus Pemilu Bungo 2024

Kepala BPBD Kabupaten Bungo, Zainadi, mengonfirmasi bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan Sungai Penual meluap, menggenangi Dusun Kampung Penual Ujung Tanjung.

“Alhamdulillah, kami tadi malam bersama tim BPBD turun ke lokasi dan mengevakuasi warga menggunakan perahu,” ujar Zainadi. Meskipun banjir sudah mulai surut pada siang hari, pihak BPBD terus memastikan keamanan warga. Zainadi juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat potensi hujan deras masih ada dalam beberapa hari ke depan.

Dengan banjir yang telah surut, warga kini berharap agar pemerintah segera memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka, sekaligus melakukan upaya pencegahan agar bencana serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.(*)




Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.IDSetelah terputusnya akses jalan nasional di Jalan Lintas Sumatera Km 60, Tukum Dua Sirih, Sekapur Jujuhan pada Minggu (2/3/2025), pengendara yang menuju Sumatera Barat atau sebaliknya kini terpaksa mencari jalur alternatif.

Dua jalur utama yang menjadi pilihan adalah, jalan kabupaten dari Simpang 4 Rantau Ikil melalui Pulau Batu dan Bukit Sari, serta jalan provinsi melalui Simpang 4 Rantau Ikil menuju Penual Simpang Rajo.

Namun, kedua jalur alternatif tersebut kini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Jalan kabupaten dari Simpang 4 Rantau Ikil via Pulau Batu, khususnya di daerah Tapiandanto, mengalami amblas parah hingga hampir putus.

Baca juga:  Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

Baca juga:  Breaking News: Jalan Jambi-Sumbar Via Bungo Putus

Begitu juga dengan jalan provinsi dari Simpang 4 Rantau Ikil via Penual Simpang Rajo, yang tepatnya di Penual Satu, Polongan, juga mengalami amblas dan hampir putus.

Warga setempat telah memberikan peringatan kepada pengendara, terutama yang menggunakan kendaraan berat, untuk berhati-hati.

Hendra, salah satu warga di Penual, mengungkapkan kekhawatirannya tentang kondisi jalan.

“Kami tidak melarang kendaraan untuk melewati jalan kabupaten di Penual, tetapi bagi kendaraan dengan muatan berat, mohon lebih berhati-hati. Di satu titik, jalan sudah amblas dan beberapa meter dari lokasi amblas, ada jalan yang berlubang,” kata Hendra.

Baca juga:  Jalan Lintas Bungo - Dharmasraya Putus, Ini Rute Alternatif yang Bisa Dilalui

Baca juga:  Polres Bungo Gelar Razia Malam, Tekan Aktivitas PETI di Sungai Buluh

“Jika kendaraan berat terus melintas, jalan akan semakin rusak, dan kami yang akan merasakan dampaknya,” tambahnya.

Af, warga Dusun Tapiandanto, juga mengungkapkan hal yang serupa.

“Kami berharap pengendara, terutama yang menggunakan kendaraan berat, lebih hati-hati, karena jalan kami sudah berlubang dan bisa semakin parah,” ujarnya.

Jalan ini semakin diperburuk dengan banyaknya kendaraan yang melintas dengan beban berat, yang tentunya mempercepat kerusakan jalan.

Baca juga:  MK Putuskan Pemungutan Suara Ulang di 21 TPS Bungo, Ini Penyebabnya

Baca juga:  Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Bungo Tinjau Titik Rawan dan Jalan Rusak

Masyarakat berharap agar pemerintah setempat segera mengambil langkah untuk memperbaiki jalur alternatif ini guna memastikan keselamatan pengendara.

 

View this post on Instagram

 

Shared post on

Code Generator

Tanpa perbaikan yang segera, jalur alternatif ini bisa semakin tidak layak dilalui, yang berisiko memaksa pengendara mencari rute lebih jauh atau bahkan menunggu perbaikan jalur utama yang saat ini terputus.




Bupati BBS Instruksikan Perbaikan Jembatan Desa Suko Awin Jaya untuk Lancarkan Ekonomi

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.IDBupati Kabupaten Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), melakukan kunjungan kerja ke Desa Suko Awin Jaya, Kecamatan Sekernan, pada Senin, 3 Maret 2025, untuk meninjau kondisi jembatan yang rusak parah.

Dalam kunjungan tersebut, BBS langsung menindaklanjuti kerusakan jembatan yang menghubungkan desa tersebut dengan desa lainnya.

Bupati BBS, yang dikenal peduli terhadap pembangunan infrastruktur, segera memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muaro Jambi untuk melakukan perhitungan dan pengukuran biaya yang diperlukan untuk memperbaiki jembatan tersebut.

“Perbaikan jembatan ini harus segera dilakukan, karena jembatan ini sangat vital bagi akses antar desa dan mendukung kelancaran distribusi komoditas dari desa ke pasar. Kami akan bertindak cepat untuk mencegah terhambatnya pengiriman hasil pertanian dan produk lainnya,” tegas Bupati Bambang Bayu Suseno.

Baca juga:  Tradisi Ziarah Kubur Desa Kedemangan Muaro Jambi, Ajang Silaturahmi Menyambut Bulan Suci Ramadan

Baca juga:  Setelah Sebulan Kabur, Zul Ditangkap Kembali Polres Muaro Jambi di Desa Tantan

Bupati BBS menekankan bahwa perbaikan jembatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperlancar arus ekspor-impor hasil kebun rakyat.

Hal ini sesuai dengan visi dan misi pemerintahan Kabupaten Muaro Jambi, yang berfokus pada perbaikan infrastruktur untuk mendukung kemajuan ekonomi daerah.

“Ini adalah langkah konkrit dalam memperbaiki infrastruktur di Muaro Jambi. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada demi kemajuan kabupaten yang kita cintai,” ujar Bupati BBS.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berkomitmen untuk memberikan perhatian serius terhadap perbaikan infrastruktur, khususnya yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.

Baca juga:  BBS dan Jun Mahir Dilantik oleh Presiden Prabowo, Terima Pesan Penting untuk Muarojambi

Baca juga:  Bupati Terpilih Muaro Jambi Lakukan Gladi Bersih Menjelang Pelantikan Serentak di Jakarta

Jembatan yang rusak tersebut menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan kelancaran arus barang dan mobilitas masyarakat di desa-desa sekitar.

Kunjungan ini mencerminkan komitmen Bupati Bambang Bayu Suseno untuk menjaga kelancaran pembangunan infrastruktur dan memastikan program-program pemerintah dapat berjalan dengan lancar.

Dengan langkah cepat ini, diharapkan warga desa tidak akan mengalami kendala lebih lama dalam menjalankan aktivitas ekonomi mereka.(*)




Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam Sidang Paripurna DPRD Merangin pada Selasa, 4 Maret 2025, Bupati Merangin H. M. Syukur, bersama Wakil Bupati H. A. Khafid Moein, mengajak seluruh anggota DPRD, masyarakat, dan jajaran pemerintahan untuk bersatu membangun Kabupaten Merangin dengan semangat baru.

Ini merupakan pidato pertama Bupati H. M. Syukur sebagai pemimpin Kabupaten Merangin periode 2025-2030, yang disampaikan di Gedung Dewan Merangin.

Bupati H. M. Syukur menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh elemen masyarakat Merangin untuk mewujudkan visi ‘Menuju Merangin Baru 2030’.

Visi ini bertujuan menjadikan Merangin sebagai daerah yang berdaya saing, akuntabel, dan unggul. “Mari kita bersatu, bahu membahu, untuk membangun Kabupaten Merangin yang kita cintai ini,” ujar Bupati.

Baca juga:  Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

Baca juga:  Usai Retreat di Akmil Magelang, Bupati Merangin Fokus Membangun Merangin Baru yang Inklusif dan Pro-Rakyat

Bupati Syukur juga menyoroti potensi besar Kabupaten Merangin, terutama di sektor sumber daya alam, seperti pertanian, pariwisata, kehutanan, sumber daya mineral, dan panas bumi.

Ia juga menegaskan bahwa, kekayaan budaya dan perkembangan UMKM akan menjadi fokus utama dalam pembangunan Merangin ke depan.

Lebih lanjut, Bupati Syukur menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Merangin harus terintegrasi dengan rencana pembangunan nasional dan provinsi.

Pendekatan ini akan menghasilkan pembangunan yang fokus dan tuntas, dengan mengutamakan akuntabilitas dan sinergitas, yang pada gilirannya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Merangin yang melebihi rata-rata pertumbuhan nasional dan provinsi.

Baca juga:  Wabup Merangin Apresiasi Pawai Akbar SD-IT Permatahati Sambut Ramadan 1446 H

Baca juga:  Panen Raya Jagung di Merangin, Wabup Khafid Moein Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Prabowo-Gibran

Bupati Syukur juga menjelaskan bahwa dengan perencanaan yang matang, Kabupaten Merangin akan terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pendapatan PDRB, dan lapangan kerja, serta mengurangi angka kemiskinan.

“Dengan demikian, Merangin akan menjadi daerah yang memiliki daya saing tinggi,” tambahnya.

Dalam pidatonya, Bupati Syukur menekankan bahwa kebersihan lingkungan adalah faktor penting untuk menarik investasi.

“Bagaimana mungkin investor tertarik untuk berinvestasi di daerah kita jika lingkungannya kotor dan kumuh? Kebersihan harus dimulai dari diri kita sendiri, baik di kantor, rumah, pasar, maupun di Kota Bangko,” ujar Bupati Syukur, mengajak semua pihak untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Bupati Syukur juga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Merangin yang telah memberikan kepercayaan kepadanya dan Wakil Bupati H. A. Khafid Moein untuk memimpin daerah ini.

“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang akan kami emban dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi,” kata Bupati.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada tim sukses, partai pendukung, KPU Merangin, Bawaslu Merangin, TNI, Polri, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Merangin.

Pada akhir acara, Bupati Syukur meminta izin kepada Ketua DPRD Merangin M. Rivaldi untuk mengajak semua yang hadir berdiri dan bersama-sama mengucapkan seruan ‘Merangin Jaya-jaya-jaya’ sebagai simbol semangat kebersamaan dan kemajuan.

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Baca juga:  OJK Perkuat Integritas Pelaporan Keuangan di Sektor Jasa Keuangan

Sidang paripurna yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh Sekda Merangin Fajarman, unsur Forkopimda Merangin, Ketua TP PKK Hj. Lavita Syukur, Wakil Ketua TP PKK Hj. Emi Minarsih Khafid, Ketua Dharma Wanita Persatuan Merangin Ny. Rismila Fajarman, serta kepala OPD, camat, lurah, dan tamu undangan lainnya.(*)




Walikota Sungai Penuh Tinjau Sungai Cangkin Pasca Banjir, Fokus Perbaikan Infrastruktur

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, bersama Wakil Walikota Azhar Hamzah dan rombongan, melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi Sungai Cangkin setelah terjadinya banjir besar yang melanda pada 1 Februari 2025.

Kunjungan ini dilakukan di Desa Gedang, Selasa 4 Maret 2025, di mana tempat tersebut salah satu kawasan yang terdampak parah akibat meluapnya sungai tersebut.

Dalam kunjungannya, Walikota Alfin menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur penahan sungai sebagai langkah pencegahan jangka panjang terhadap bencana serupa.

“Kami sangat mengutamakan perbaikan infrastruktur, terutama penahan tebing yang akan dibangun secara bertahap untuk memperkuat tanggul sungai ini,” ujarnya.

Baca juga:  Walikota Sungai Penuh Alfin Soroti Disiplin ASN, Dalam Pelayanan Publik

Baca juga:  Hujan Deras Picu Sungai Bungkal Meluap, Satu Mobil di Kota Sungai Penuh Terbawa Arus

Walikota Alfin juga mengungkapkan bahwa normalisasi Sungai Cangkin menjadi salah satu prioritas utama pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mengurangi potensi banjir yang sering melanda kawasan tersebut.

“Normalisasi sungai akan membantu memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir yang sudah menjadi masalah berulang di sini,” tambahnya.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen untuk melaksanakan langkah-langkah konkret dalam mengatasi masalah banjir dan mengutamakan keselamatan serta kenyamanan warga.

Dengan berbagai perbaikan dan langkah strategis ini, diharapkan dampak bencana banjir yang kerap terjadi di daerah tersebut dapat diminimalisir, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sungai Penuh.(*)




Bupati Tebo Mulai Evaluasi Kabinet, Ingatkan ASN Tentang Efisiensi Anggaran 2025

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, bersama Wakil Bupati Nazar Efendi, mengumumkan bahwa mereka akan segera melakukan evaluasi terhadap kabinet pemerintahan mereka.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memastikan kinerja pemerintah daerah berjalan efisien, terutama dalam menyelaraskan program pembangunan dengan kebijakan pusat.

“Evaluasi kabinet sudah dimulai, meskipun untuk pembongkaran kabinet belum dilakukan karena kami masih fokus pada pelaksanaan efisiensi anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025,” ujar Bupati Agus saat ditemui di Kantor Kejari Tebo pada hari pertama dirinya masuk kantor.

Bupati Tebo menegaskan bahwa Pemkab Tebo akan terus menyelaraskan program-program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam hal efisiensi anggaran.

Baca juga:  Sepekan Gas Melon di Tebo Sulit Dicari, Disperindag Tebo Pastikan Tetap Aman

Baca juga:  Waduh! Gaji PPPK Tahun 2025 di Tebo Belum Dianggarkan

Pemerintah Kabupaten Tebo juga mulai melakukan koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Tebo guna memastikan implementasi program yang tepat sasaran.

“Kami telah melakukan silaturahmi dengan Kapolres, Kajari, dan Ketua Pengadilan Negeri Tebo. Ini adalah langkah awal kami untuk memastikan bahwa program-program penting, seperti ketahanan pangan, bisa berjalan dengan baik di daerah ini,” kata Bupati Agus.

Terkait evaluasi kabinet, Bupati mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Tebo untuk lebih disiplin dan berkomitmen pada efisiensi anggaran, karena salah satu fokus pemerintah daerah adalah mengoptimalkan penggunaan anggaran yang ada tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan efisiensi dan kinerja pemerintahan, Bupati Tebo mengimbau ASN untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan menjunjung tinggi integritas.

Baca juga:  Bersama Pemkab Tebo, Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg Menyambut Ramadan

Baca juga:  Wakil Bupati Tebo Kecewa, Kehadiran ASN di Dinas Pendidikan

“Kami akan terus memantau kinerja ASN dan melakukan evaluasi berkala. Kami berharap seluruh ASN dapat bekerja dengan profesional dan menjaga kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Tebo berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel demi kemajuan Tebo yang lebih baik.(*)