Setelah 13 Tahun, Ilmuwan Temukan Rafflesia ‘Wajah Harimau’ Mekar di Hutan Sumbar

SEPUCUKJAMBI.ID – Bunga langka Rafflesia hasseltii, yang dijuluki “Rafflesia Wajah Harimau”, akhirnya ditemukan mekar di hutan hujan Sumatera Barat.

Momen langka ini menjadi buah dari ekspedisi selama 13 tahun yang dilakukan ilmuwan internasional bersama pemandu lokal, dan kini viral di media sosial.

Video haru saat bunga tersebut mekar diunggah oleh akun Instagram Universitas Oxford (@oxford_uni).

Dalam rekaman itu, pemandu lokal Septian “Deki” Andriki tampak menangis bahagia ketika kelopak Rafflesia terbuka perlahan di tengah malam-momen yang selama ini ia kejar tanpa kenal lelah.

Baca juga:  Oxford Dikecam Usai Tak Cantumkan Peneliti Indonesia dalam Publikasi Rafflesia Hasseltii

Ekspedisi ini dipimpin oleh Dr. Chris Thorogood dari University of Oxford.

Ia dan tim melakukan perjalanan panjang menembus hutan lebat yang menjadi habitat harimau Sumatra, berjalan siang dan malam demi menyaksikan mekarnya spesies yang sangat sulit ditemukan tersebut.

“Tiga belas tahun. Saya sangat beruntung,” ujar Deki dengan suara bergetar setelah impiannya akhirnya terwujud.

Baca juga:  Setelah Dikritik, Oxford Revisi Unggahan dan Cantumkan Peneliti Indonesia

“Hanya sedikit orang di dunia yang pernah melihat bunga ini,” tambah Dr Thorogood, menegaskan betapa langkanya momen tersebut.

Rafflesia hasseltii dikenal dengan pola kelopaknya yang menyerupai wajah harimau.

Spesies ini hanya mekar dalam hitungan hari, membuat peluang untuk menemukan bunga dalam kondisi sempurna menjadi sangat kecil.

Bunga tersebut ditemukan mekar di Hiring Batang Somi, Kecamatan Sumpur Kudus, Sumatera Barat.

Akses menuju lokasi sangat menantang dan berisiko tinggi karena berada di wilayah jelajah harimau.

Baca juga:  THR dan Gaji ke-13 Aparatur Negara 2026 Resmi Diatur, Ini Rinciannya

Penemuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara peneliti internasional dan masyarakat lokal.

Deki telah menjadi “mata dan telinga” tim selama bertahun-tahun, menyusuri hutan demi mendeteksi tanda-tanda kemunculan Rafflesia.

Para ahli kini menyerukan upaya perlindungan yang lebih serius terhadap habitat Rafflesia hasseltii.

Kerusakan hutan dapat membuat peluang munculnya bunga langka ini semakin menipis di masa mendatang.(*)

 

image_pdfimage_print

Pos terkait