JAKARTA – Sepeda motor kini menjadi bagian penting dari aktivitas harian banyak perempuan Indonesia, mulai dari berangkat kerja, mengantar keluarga, hingga menunjang berbagai kegiatan produktif. Namun, masih banyak pengendara wanita yang belum memahami bahwa perawatan motor tidak cukup hanya dengan mengganti oli secara rutin.
Yamaha mengingatkan, servis berkala merupakan langkah penting untuk menjaga performa kendaraan, meningkatkan keselamatan berkendara, sekaligus mencegah kerusakan yang berpotensi membutuhkan biaya lebih besar.
Assistant General Manager Service PT Yamaha Indonesia Motor Mfg., Hendra, mengatakan masih banyak pengguna motor yang datang ke bengkel setelah kendaraan mengalami gangguan.
Menurutnya, kebiasaan menunda servis dapat membuat masalah kecil berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.
“Masih banyak pelanggan yang datang ke bengkel setelah motornya mengalami kendala, padahal servis berkala dapat membantu mendeteksi potensi kerusakan lebih dini sehingga perawatan menjadi lebih efisien,” ujar Hendra.
Ia menjelaskan, Yamaha melalui jaringan Bengkel Resmi Yamaha berupaya memberikan edukasi kepada pelanggan, termasuk pengendara wanita, agar lebih memahami kondisi kendaraan yang digunakan sehari-hari.
Servis Motor Tidak Berhenti pada Penggantian Oli
Salah satu kesalahan yang masih sering terjadi adalah anggapan bahwa servis motor hanya berarti mengganti oli mesin.
Padahal, terdapat sejumlah komponen yang perlu diperiksa secara berkala, seperti sistem pengereman, kondisi ban, tekanan angin, aki, lampu kendaraan, filter udara, busi, oli mesin, hingga sistem CVT pada sepeda motor matik.
Komponen tersebut memiliki peran penting terhadap kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Selain pemeriksaan rutin, pengguna juga perlu memperhatikan tanda-tanda motor mulai mengalami masalah, seperti suara mesin lebih kasar, tarikan terasa berat, getaran berlebih, konsumsi bahan bakar meningkat, atau lampu indikator menyala.
Kebiasaan Pengendara yang Bisa Mempercepat Kerusakan
Dalam aktivitas sehari-hari, terdapat beberapa kebiasaan yang tanpa disadari dapat berdampak terhadap kondisi kendaraan.
Beberapa di antaranya adalah menunda servis karena merasa motor masih dapat digunakan, hanya melakukan penggantian oli tanpa pemeriksaan komponen lain, serta mengabaikan jadwal perawatan berdasarkan jarak tempuh.
Padahal, pemeriksaan berkala dapat membantu mengetahui kondisi komponen sebelum mengalami kerusakan.
Yamaha menyarankan pengguna motor untuk tidak ragu berkonsultasi dengan Service Advisor ketika menemukan perubahan pada performa kendaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







