Wali Kota Maulana Buka Rakorda Bangga Kencana 2025: Pemkot Satukan Langkah Atasi Stunting

Dengarkan

“Oleh karena itu, melalui dunia pendidikan, khususnya lewat pendekatan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), anak-anak dan remaja harus diperkenalkan sejak dini dengan nilai-nilai Bangga Kencana. Ini penting agar setiap keluarga memiliki kesadaran dalam membina dan melindungi generasi mudanya, mulai dari balita, anak-anak, remaja hingga ibu hamil,” jelas Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana juga mengungkapkan angka prevalensi stunting di Kota Jambi saat ini telah menurun menjadi 10,8 persen. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil nyata dari kerja sama dan komitmen bersama yang terus dibangun antara pemerintah dan masyarakat.

Baca juga:  Capai Rp 44 Miliar Efisiensi di Pemkot Jambi, Apa Saja yang Terimbas?

“Penanganan stunting di Kota Jambi saat ini sudah sejalan dengan arah kebijakan 11 Program Prioritas Kota Jambi Bahagia. Program-program ini menitikberatkan pada penguatan peran keluarga dan komunitas sebagai garda terdepan pembangunan sosial,” tegasnya.

Maulana pun berharap, melalui Rakorda ini, seluruh stakeholder dapat memperkuat sinergi guna mempercepat pencapaian target nasional dalam pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, serta percepatan penurunan stunting di Kota Jambi.

Baca juga:  Gandeng Dinsos Tangani ODGJ dan Orang Terlantar di Terminal Alam Barajo

“Kita juga akan dorong melalui program Kampung Bahagia, atau 100 juta per RT yang bisa digunakan untuk pemberdayaan dan pembangunan ditingkat paling bawah dengan konsep bergotong royong,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi, turut memaparkan desain besar pembangunan kependudukan Kota Jambi sebagai arah kebijakan jangka panjang selama 25 tahun ke depan. Desain ini tertuang dalam dokumen panduan perencanaan strategis yang mencakup kelima pilar utama pembangunan kependudukan.

Kelima pilar tersebut meliputi:
1. Pengendalian Kuantitas Penduduk;
2. Peningkatan Kualitas Penduduk;
3. Pembangunan Keluarga;
4. Penataan Persebaran dan Pengarahan Mobilitas Penduduk; serta
5. Penataan Administrasi Kependudukan.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ketua RT, Wujud Kartu Bahagia

Menurut Maulana, kelima pilar ini dirancang secara holistik untuk menjawab tantangan kependudukan masa depan, sekaligus sebagai fondasi dalam menciptakan Kota Jambi yang lebih tangguh, sehat, dan berkelanjutan.

image_pdfimage_print

Pos terkait