Ia menyebutkan bahwa, pencemaran sungai bukanlah disebabkan oleh perusahaannya melainkan milik perusahaan lain.
“Dimana pada saat aduan masyarakat sebenarnya pencemaran itu bukalah dari stockpile kita pak,” kata Eko.
Ia menyebutkan bahwa pencemaran sungai dilakukan oleh stockpile lain (di seberang,red).
Lebih lanjut ia membenarkan bahwa stockpile miliknya (perusahaan Mitra Usaha Batanghari) tersebut tidak lah melakukan pencemaran.
“Salah satu aktivitas bukan stockpile kita, ini aktivitas stockpile di seberang kita, dengan stockpile di seberang kita, saya bisa menunjukkan video yang terakhir kali dimana saat aktivitas kita sama sekali tidak melakukan pencemaran yang seperti kita lihat pada video yang ditampilkan sebelumnya,” tutupnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







