Seru! Modern dan Nostalgia Berpadu, Pemkot Jambi Tampilkan Wajah Baru Lewat Tumpah Ruah

Dengarkan

Dari pantauan di lapangan, ribuan orang tampak ‘tumpah ruah’ sejak sore hari di kawasan Terminal Angkot Kota Jambi itu. Mereka datang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga merasakan pengalaman berinteraksi dalam ruang publik yang kreatif dan inklusif.

“Festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan langkah awal Pemerintah Kota Jambi untuk membangun kembali Kota Tua sebagai pusat ekonomi, sosial, dan budaya yang memadukan unsur tradisional dan modern,” ujar Wali Kota Maulana dalam sambutannya.

Dia menyebut, guna menghidupkan dan meramaikan kembali Kota Tua, kawasan Terminal Rawasari, Pasar Jambi sebagai salah satu tempat perputaran ekonomi, maka kedepan pemerintah harus memadukan konsep tradisional dengan modern.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Hadiri Munas APEKSI VII: Sinergi untuk Wujudkan Kota Jambi Bahagia Menuju Indonesia Emas 2045

“Kita menyoroti, bahwa kawasan Pasar Jambi ini mulai ditinggalkan, kenapa? Karena kita memutus hubungan antara tradisional dan modern. Pasar Tua yang ada di belakang kita menjadi ditinggalkan karena tidak terkoneksi baik dengan sistem transportasi dan ruang-ruang modern,” kata Maulana.

Maulana mencontohkan, banyak kota besar, termasuk Surabaya, Jakarta, dan Semarang, sudah membangun kembali Kota Tua-nya dengan pendekatan menggabungkan unsur tradisional dan modern.

Baca juga:  Maulana Raih Baznas Awards, Ketua BAZNAS RI : Apresiasi yang Layak, Bukan Sekedar Simbolis

“Terminal ini harus kita hidupkan kembali. Bukan sekedar terminal, tetapi menjadi simpul ekonomi dan budaya baru. Terminal bus listrik akan hadir di sini, tapi kita juga akan memberdayakan angkot-angkot sebagai feader, mengantar warga ke titik-titik penting kota ini,” kata Maulana.

Dengan mengusung konsep Co-Working Space, Wali Kota Maulana optimis Terminal Rawasari akan bertransformasi menjadi Ruang Milenial, sebuah pusat kreativitas bagi talenta muda, wadah kolaborasi komunitas, serta ruang tumbuh bagi pelaku UMKM.

Baca juga:  Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan, Ditbinmas Polda Jambi Sasar Mahasiswa STIKES

Di tempat ini, generasi muda dapat mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan positif seperti pelatihan, workshop, hingga inkubasi usaha yang mendorong lahirnya wirausaha baru yang mandiri dan inovatif.

“Dengan antusias masyarakat yang kita lihat malam ini, membuktikan bahwa masyarakat kota Jambi itu membutuhkan ruang-ruang untuk berkumpul dan berinteraksi,” ucap Maulana.

image_pdfimage_print

Pos terkait