“Jagalah marwah wartawan yang profesional dan menaati aturan serta etika pers,” tegas Nazar.
Menurutnya, peningkatan kompetensi wartawan penting untuk menjaga kualitas pemberitaan sekaligus meningkatkan profesionalisme insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Bupati Bungo, Dedy Putra menegaskan Pemerintah Kabupaten Bungo tetap berkomitmen mendukung keberadaan pers dan PWI, meskipun kondisi APBD Bungo memiliki keterbatasan.
Ia menyebut, dukungan terhadap pers akan diupayakan melalui peningkatan anggaran pada tahun 2027.
Pemerintah Kabupaten Bungo juga membuka peluang memberikan dana hibah kepada PWI Bungo.
“Insya Allah ke depannya kita akan bantu dana hibah bagi PWI Bungo. Cuma, bantu juga Pemda dengan pemberitaan yang positif,” tegas Dedy Putra.
Dedy berharap hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin secara baik, sehingga pers dapat menjalankan fungsi jurnalistik sekaligus ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berimbang dan konstruktif.
Rangkaian pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan, pembacaan surat keputusan (SK), serta pemberian sertifikat Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama pengurus PWI Bungo dan Tebo, jajaran PWI Provinsi Jambi, pemerintah daerah, serta tamu undangan.
Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru PWI Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo masa bakti 2026-2029 untuk memperkuat profesionalisme wartawan, menjaga marwah organisasi, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







