Ia menyoroti semaraknya perayaan itu yang tidak hanya datang dari kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah, namun juga dari berbagai inisiatif masyarakat yang digelar secara swadaya dan penuh kesadaran keagamaan.
“Saya bersyukur dan bangga melihat masih banyaknya kegiatan keagamaan yang digelar, termasuk oleh para pemuda kita yang terus belajar dan mendalami ilmu agama. Ini adalah pertanda baik. InsyaAllah, masa depan kita tetap cerah, karena generasi kita tumbuh dengan nilai-nilai iman dan akhlak yang kuat,” ujar Maulana.
Menurutnya, kondisi ini sekaligus menjadi cerminan bahwa kehidupan religius di Kota Jambi terus berjalan dengan baik, serta menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang beradab, harmonis, dan sejahtera.
Kepada seluruh masyarakat Kota Jambi, Wali Kota Maulana turut mengajak agar momentum bulan Muharram, sebagai awal tahun baru dalam kalender Islam, dijadikan sebagai saat yang tepat untuk bermuhasabah, mengevaluasi diri, dan memperkuat niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Mari kita terus saling menasihati dalam kebaikan. Mudah-mudahan di Tahun Baru 1447 Hijriah ini, kita semua dapat menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Dan tentunya, kami di Pemerintah Kota Jambi akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, demi mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” ujar Maulana penuh semangat.
Lebih lanjut, Wali Kota Maulana juga menyoroti salah satu tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini, yakni menjauhnya sebagian dari nilai-nilai keagamaan. Hal ini, menurutnya, berdampak serius terhadap perilaku remaja, termasuk meningkatnya kenakalan dan penyimpangan sosial.
“Karena itu, ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama, terutama dari lingkup keluarga, untuk membangun akhlak dan karakter anak-anak sejak dini,” tegas Maulana.
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga turut memaparkan sejumlah program unggulan dalam mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia yang saat ini telah berjalan di berbagai sektor
Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, penanganan banjir, jaminan sosial bagi pekerja informal, sistem pengelolaan sampah terpadu, hingga layanan kegawatdaruratan Call Center Bahagia 112 yang aktif 24 jam demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







