Pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai indikator, termasuk perkembangan kualitas udara, kondisi kesehatan masyarakat, jarak pandang, serta rekomendasi dari instansi terkait.
Apabila kondisi kabut asap terus bertahan hingga Senin, perkembangan situasi di lapangan akan menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menentukan langkah selanjutnya.
Kebijakan dapat dievaluasi apabila kondisi udara dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat maupun kesehatan ASN.
Untuk sementara, ASN di lingkungan Pemkot Jambi masih menunggu perkembangan dan arahan resmi pemerintah.
Masyarakat juga diimbau tetap memperhatikan kondisi udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin pekat.
Kondisi kabut asap yang terjadi pada Minggu 23 Agustus 2026 menjadi perhatian tersendiri mengingat aktivitas pemerintahan dan masyarakat Kota Jambi akan kembali berlangsung pada awal pekan.
Keputusan mengenai WFH atau kebijakan lain akan bergantung pada perkembangan situasi serta instruksi resmi pemerintah daerah.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







