SEPUCUKJAMBI.ID– Timnas Meksiko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ekuador dengan skor 2-0 pada pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Mexico City Stadium, Rabu 1 Juli 2026 pagi WIB.
Dua gol kemenangan El Tri dicetak Julian Quinones dan Raul Jimenez pada babak pertama.
Hasil tersebut memastikan Meksiko tetap menjaga asa tampil lebih jauh di turnamen sekaligus mengakhiri perjalanan Ekuador.
Sejak awal laga, Meksiko tampil agresif dengan mengambil inisiatif serangan.
Raul Jimenez hampir membuka keunggulan melalui sundulan hasil umpan Luis Romo, tetapi bola masih melenceng tipis dari sasaran.
Tekanan terus berlanjut ketika Gilberto Mora memperoleh peluang emas dari dalam kotak penalti.
Namun, penyelesaian akhirnya belum menemui target.
Ekuador sempat memberikan ancaman serius pada menit ke-18 lewat tendangan John Yeboah.
Bola sempat mengecoh penjaga gawang Meksiko, tetapi hanya membentur tiang sehingga skor tetap imbang.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-22. Julian Quinones berhasil memaksimalkan umpan terobosan Roberto Alvarado dengan melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut kiri atas gawang Ekuador.
Meksiko semakin menjauh sembilan menit berselang. Raul Jimenez sukses menuntaskan kerja sama apik bersama Quinones untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0 sebelum babak pertama berakhir.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Ekuador berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan.
Pedro Vite sempat memperoleh peluang pada awal babak kedua, tetapi sepakannya masih melambung di atas mistar gawang.
Di sisi lain, Meksiko hampir menambah gol melalui sundulan Cesar Montes pada menit ke-67.
Kiper Hernan Galindez melakukan penyelamatan gemilang sebelum peluang berikutnya kembali gagal dimaksimalkan.
Ekuador terus mencoba memperkecil ketertinggalan. Kevin Rodriguez nyaris mencetak gol, namun tendangannya hanya melebar tipis di sisi kiri gawang.
Menjelang pertandingan berakhir, drama terjadi ketika wasit meninjau tayangan VAR terkait pelanggaran yang dilakukan Piero Hincapie.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







