Upaya pengembangan tersebut turut mengantarkan Desa Panembangan meraih penghargaan Desa BRILiaN pada 2022. Desa ini juga memperoleh penghargaan sebagai lima besar website teraktif di Banyumas dan dikenal sebagai desa Tech-Savvy pertama di Indonesia. Saat ini, potensi ekonomi desa melibatkan sekitar 5.400 warga dan 80 UMKM yang berkontribusi dalam berbagai aktivitas ekonomi produktif.
Dalam mendukung pengembangan desa, BRI Branch Office (BO) Ajibarang turut mengambil peran melalui berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan penanaman pohon, pemasangan QRIS bagi pedagang di sekitar Lapangan Panembangan, pemberian beasiswa bagi siswa SMP Negeri 2 Cilongok, serta kehadiran tiga Agen BRILink yang membantu mempermudah akses transaksi keuangan masyarakat.
Branch Office Head BRI Ajibarang, Doan Taurino Arief, menyampaikan bahwa pengembangan Desa BRILiaN merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Menurutnya, desa memiliki sumber daya dan kekuatan ekonomi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi, inovasi, serta pemanfaatan layanan keuangan dan digitalisasi.
“BRI melihat Desa Panembangan sebagai salah satu contoh bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui program Desa BRILiaN, BRI berupaya mendorong desa agar semakin produktif, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dukungan terhadap digitalisasi transaksi melalui QRIS, perluasan akses layanan perbankan melalui Agen BRILink, serta kegiatan sosial dan lingkungan merupakan bagian dari kontribusi BRI dalam mendukung ekosistem ekonomi desa,” ujar Doan.
Lebih lanjut, Doan menjelaskan bahwa peran BRI BO Ajibarang tidak hanya sebatas menghadirkan produk dan layanan perbankan, tetapi juga membangun sinergi dengan pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat kapasitas ekonomi desa, memperluas akses transaksi keuangan, serta mendorong pelaku usaha lokal untuk terus berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







