Genangan Air di Jalan Rangkayo Hitam Bangko, Bupati Merangin Minta PUPR Segera Perbaiki

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Merangin, Zulhifni, memantau kondisi Jalan Rangkayo Hitam yang terletak di depan Hotel Keenan Bangko pada Rabu, 5 Maret 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi jalan yang dilanda genangan air akibat saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik.

Bupati H M Syukur menjelaskan bahwa tujuan utama dari kunjungan tersebut adalah untuk memeriksa secara langsung situasi di lapangan.

Ia menyoroti adanya genangan air yang menggenangi badan jalan karena buruknya saluran drainase di kawasan tersebut.

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Baca juga:  Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

“Jalan ini memang tidak memiliki parit yang memadai atau salurannya mampet. Dinas PUPR Merangin akan segera mengecek dan memperbaikinya,” kata Bupati.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati H M Syukur menyatakan bahwa kondisi genangan air ini mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Ia pun meminta Kadis PUPR Merangin, Zulhifni, untuk segera menangani masalah ini agar genangan air tidak menghambat mobilitas warga dan pengendara.

“Meskipun saat ini terkendala anggaran, namun kami tetap berusaha untuk memperbaiki jalan ini agar lebih nyaman dan aman untuk dilalui,” tambah Bupati.

Baca juga:  Usai Retreat di Akmil Magelang, Bupati Merangin Fokus Membangun Merangin Baru yang Inklusif dan Pro-Rakyat

Baca juga:  Wabup Merangin Apresiasi Pawai Akbar SD-IT Permatahati Sambut Ramadan 1446 H

Ia juga menekankan bahwa perbaikan ini sangat penting untuk menciptakan Kota Bangko yang lebih bersih dan indah.

Selain meninjau Jalan Rangkayo Hitam, Bupati H M Syukur dan Kadis PUPR Merangin juga menindaklanjuti masalah serupa yang terjadi di kawasan Pasar Bawah Bangko, yang juga mengalami genangan air akibat saluran air yang tersumbat.

Bupati menginstruksikan agar masalah ini segera diatasi demi kenyamanan masyarakat yang sering melintasi kawasan tersebut, mengingat jalan ini merupakan salah satu jalur vital perekonomian Kota Bangko.

Dengan perhatian yang serius dan langkah cepat dari pihak terkait, diharapkan jalan-jalan utama di Kota Bangko akan kembali lancar dan nyaman bagi pengguna jalan.(*)




Keren! Pemkab Tebo Tambah Pasokan LPG 3 Kg ke Setiap Kecamatan

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tebo terus berupaya mengatasi kelangkaan LPG 3 kilogram yang sempat terjadi di beberapa wilayahnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemkab Tebo memperluas operasi pasar dengan menyalurkan pasokan gas ke kecamatan-kecamatan yang membutuhkan, termasuk Kecamatan VII Koto, guna menstabilkan harga dan memastikan pasokan gas tetap tersedia untuk masyarakat.

Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan UMKM (Disperindag UMKM), Pemkab Tebo bekerja sama dengan Pertamina dan PT Tebo Energi (Sultan Energi Tebo) untuk menambah kuota pasokan LPG 3 kg.

Sebanyak 560 tabung gas LPG 3 kg disalurkan ke setiap kecamatan yang membutuhkan, sebagai bagian dari program distribusi yang terus diperluas.

Baca juga:  Bupati Tebo Mulai Evaluasi Kabinet, Ingatkan ASN Tentang Efisiensi Anggaran 2025

Baca juga:  Sepekan Gas Melon di Tebo Sulit Dicari, Disperindag Tebo Pastikan Tetap Aman

“Setiap kecamatan kami salurkan sebanyak 560 tabung. Kami berharap langkah ini dapat mengurangi kelangkaan serta menstabilkan harga gas di pasar,” jelas Edi Sofyan, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindag UMKM Kabupaten Tebo.

Hingga saat ini, distribusi telah dilakukan ke beberapa kecamatan seperti Tebo Tengah, Tebo Ilir, dan Tengah Ilir. Masyarakat setempat telah menerima tambahan pasokan LPG yang diharapkan dapat mencukupi kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil.

“Kami memastikan distribusi dilakukan secara merata dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami terus mengawasi untuk mencegah penimbunan atau penyalahgunaan distribusi,” tambahnya.

Distribusi gas LPG 3 kg akan terus diperluas ke kecamatan-kecamatan lain, seperti Tebo Ulu, VII Koto Ilir, dan VII Koto, dengan penyaluran bertahap.

Baca juga:  Waduh! Gaji PPPK Tahun 2025 di Tebo Belum Dianggarkan

Baca juga:  Pasien BPJS Ditolak Rawat Inap di RSUD Tebo, Penyebabnya Dispepsia Tak Tercover

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap wilayah yang mengalami kelangkaan gas dapat segera memperoleh pasokan yang memadai.

Pemkab Tebo juga mengimbau masyarakat untuk membeli gas LPG 3 kg hanya di pangkalan resmi dan dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Warga diminta untuk lebih waspada terhadap oknum yang memanfaatkan kelangkaan ini untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

Dengan langkah-langkah yang telah dilakukan, Pemkab Tebo berharap pasokan gas LPG 3 kg akan segera normal dan masyarakat dapat merasakan manfaat dari ketersediaan yang stabil.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tutup Edi.(*)




Warga Desak Perbaikan Jalan Lubuk Suli dan Baru Kubang, Rusak Parah dan Penuh Lubang

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kerusakan jalan yang parah di Kabupaten Kerinci, tepatnya di Kecamatan Depati Tujuh, kini menjadi perhatian serius.

Ruas jalan yang menghubungkan Desa Baru Kubang hingga Lubuk Suli mengalami kerusakan berat, dengan banyak lubang besar yang mengancam keselamatan para pengendara.

Kondisi ini memaksa pengendara untuk melewati bahu jalan demi menghindari lubang yang menganga di badan jalan.

Kerusakan semakin parah saat hujan turun, karena air menutupi lubang-lubang tersebut, menjadikan jalan semakin licin dan berbahaya.

Baca juga:  Polres Kerinci Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak, Pelaku Ditangkap di Desa Koto Tengah

Baca juga:  Lakukan Patroli Rutin, Polres Kerinci Sasar Lokasi Miras dan Titik Rawan Kejahatan

Informasi yang didapatkan menyebutkan bahwa banyak kendaraan roda dua terjatuh di lokasi tersebut akibat permukaan jalan yang berlubang dan licin.

Sebelumnya, pihak berwenang melakukan penimbunan untuk memperbaiki jalan yang rusak. Namun, timbunan tersebut justru memperburuk kondisi jalan, menjadikannya semakin licin, terutama saat hujan turun.

Jon, salah seorang pengendara yang melewati jalur tersebut, mengungkapkan keluhannya. “Jalan di Desa Baru Kubang sangat parah, selain berlobang, jalan juga sangat licin. Kondisi ini sangat rawan kecelakaan,” ujarnya.

Warga setempat, Yudi, berharap agar pemerintah Kabupaten Kerinci segera melakukan perbaikan terhadap jalan di Desa Baru Kubang dan Desa Lubuk Suli.

Baca juga:  Kasus Korupsi PJU 2023, Kejari Sungai Penuh Amankan Dokumen Penting dari Dishub Kerinci

Baca juga:  Bengkel Satelit Yamaha Jambi Resmi Dibuka di SMK 2 Sungai Penuh

“Pak Bupati Monadi, tolong perbaiki jalan di Desa Baru Kubang dan Desa Lubuk Suli, kondisinya sangat parah,” harap Yudi, yang juga mengungkapkan keresahannya melalui media ini.

Namun, ketika dimintai komentar terkait kerusakan jalan yang meresahkan warga, Bupati Kerinci, Monadi, belum memberikan tanggapan. Meskipun telah dihubungi melalui WhatsApp, Bupati memilih untuk tidak memberikan komentar atau respons terkait masalah ini.

Kerusakan jalan di Kecamatan Depati Tujuh, khususnya di Desa Baru Kubang dan Lubuk Suli, terus menjadi masalah besar bagi pengendara.

Pemerintah Kabupaten Kerinci diharapkan segera mengambil langkah untuk memperbaiki kondisi jalan yang semakin memburuk dan mencegah jatuhnya korban akibat kecelakaan.

Warga dan pengendara berharap pemerintah segera merespons masalah ini dengan tindakan nyata demi keselamatan bersama.(*)




Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Curah hujan yang sangat tinggi pada Selasa, 4 Maret 2025 hingga dini hari Rabu, 5 Maret 2025 menyebabkan luapan air Sungai Penual menggenangi permukiman warga di Kampung Penual Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo.

Banjir yang terjadi malam itu mengakibatkan ratusan rumah terendam dengan ketinggian air mencapai dua meter, memaksa warga untuk mengungsi.

Peristiwa banjir ini mengingatkan pada bencana serupa yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Ketinggian air yang naik secara cepat memicu kepanikan di kalangan warga.

Mereka terpaksa segera mencari tempat yang lebih aman. Beberapa warga yang terdampak menyampaikan rasa cemas dan kesulitan dalam menghadapi situasi darurat ini.

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

Baca juga:  Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

Salah satu rumah yang paling parah terdampak adalah milik Sari Bani, warga RT 05 Kampung Pangean. Rumahnya roboh diterjang derasnya air banjir yang datang begitu mendadak setelah hujan lebat mengguyur.

“Kami baru selesai buka puasa bersama keluarga, tiba-tiba hujan deras turun. Air masuk ke rumah kami begitu cepat. Kami hanya sempat menyelamatkan diri, sementara barang-barang berharga tidak bisa diselamatkan,” kata warga sekitar, Sari Bani .

Dalam upaya penyelamatan, warga sekitar berusaha membantu dengan mengevakuasi keluarga Sari Bani menggunakan tali. “Yang penting kami selamat,” tambahnya.

Tak hanya rumah Sari Bani yang hancur, dua dapur milik warga lainnya juga roboh akibat terjangan banjir.

Baca juga:  Breaking News: Jalan Jambi-Sumbar Via Bungo Putus

Baca juga:  Polres Bungo Gelar Razia Malam, Tekan Aktivitas PETI di Sungai Buluh

 “Alhamdulillah, air sudah mulai surut dan jalan sudah bisa dilalui oleh pengendara motor,” kata Azhar, salah seorang warga, menyampaikan kondisi siang kemarin.

Meskipun demikian, hingga saat ini, bantuan dari pemerintah setempat belum diterima oleh warga, baik dari tingkat dusun, kecamatan, maupun Kabupaten Bungo.

Warga berharap bantuan berupa sembako dan peralatan dapur segera disalurkan untuk membantu mereka yang terdampak.

Banjir yang datang secara tiba-tiba ini menyebabkan kerugian material yang signifikan. Warga berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.

Baca juga:  Terungkap! Surat Suara Tercoblos Sekaligus Ditemukan dalam Kasus Pemilu Bungo 2024

Kepala BPBD Kabupaten Bungo, Zainadi, mengonfirmasi bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan Sungai Penual meluap, menggenangi Dusun Kampung Penual Ujung Tanjung.

“Alhamdulillah, kami tadi malam bersama tim BPBD turun ke lokasi dan mengevakuasi warga menggunakan perahu,” ujar Zainadi. Meskipun banjir sudah mulai surut pada siang hari, pihak BPBD terus memastikan keamanan warga. Zainadi juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat potensi hujan deras masih ada dalam beberapa hari ke depan.

Dengan banjir yang telah surut, warga kini berharap agar pemerintah segera memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka, sekaligus melakukan upaya pencegahan agar bencana serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.(*)




Tinjau Pekerjaan Jalan dan Drainase, Maulana: Sesuai Target 101 Lubang akan Dibenahi Dalam Waktu 100 Hari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana meninjau langsung pengerjaan pembenahan atau perbaikan ruas-ruas jalan berlubang dan normalisasi drainase dalam wilayah kota Jambi, Rabu (5/3/2025).

Hal itu dilakukan sebagai aksi nyata program 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Wali Kota Jambi itu meninjau sejumlah kawasan, seperti Jl. Siswa IV dan Jl. Serunai Malam III, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru.

Serta Drainase yang berada di wilayah Perumahan Villa Kenali Permai, RT 37, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo dan RM Pondok Aroma Spoer perbatasan Kecamatan Jelutung dan Kecamatan Jambi Selatan.

Baca juga:  Program 100 Hari Kerja, Walikota Jambi Maulana sebut Fokus Perbaikan Jalan Rusak

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

Usai peninjauan itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana mengatakan pembenahan infrastruktur jalan dilakukan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.

Sehingga tidak terjadi hal-hal yang membahayakan, terlebih lagi saat ini sering terjadi curah hujan yang tinggi.

“Jadi, sesuai target akan ada 101 lubang kategori rawan yang akan kita benahi dalam 100 hari kerja ini. Terutama dalam menghadapi hari raya Idul Fitri sebagai prioritas agar masyarakat merasa nyaman, fokusnya adalah jalan-jalan yang vital terhadap mobilitas masyarakat,” kata Maulana.

Oleh karena itu, dirinya telah memerintahkan Dinas PUPR untuk segera melakukan penutupan atau penambalan dengan menyesuaikan kondisi jalan.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

“Jadi semua ada kajian teknisnya, pada prinsipnya semaksimal mungkin yang bisa dilakukan sebelum lebaran ini, kalau bisa ditutup dengan aspal lakukan dengan aspal, kalau daerah yang rawan misalnya terhadap genangan air kita akan cor,” ucap Wako Maulana.

Terkait target hingga lebaran ini, Maulana menyebut akan terselesaikan sebesar 30 persen dari target 101 lubang yang akan dibenahi.

“Karena kita terkendala dari segi bahan, seperti aspal, namun pengerjaan pengerasannya bisa terus dilakukan sebagai pondasi awal,” sebutnya.

Terkait penanganan permasalahan banjir, Maulana menuturkan normalisasi drainase merupakan salah satu langkah cepat yang dilakukan agar penampungan volume air bisa maksimal dan tidak terkendala dengan penumpukan pasir sedimen.

Baca juga:  OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Baca juga:  Bengkel Satelit Yamaha Jambi Resmi Dibuka di SMK 2 Sungai Penuh

“Kita juga telah lakukan kolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai dan Pemprov Jambi untuk mengatasi masalah banjir di kota Jambi ini, kita akan terus mengupayakanya secara tahap demi tahap, sehingga bisa menimalisir resiko banjir,” tuturnya.

“Ada banyak hal yang akan di lakukan karena kita telah memiliki data master plan penanganan banjir, salah satunya adalah daerah yang mengalami bottleneck (penyempitan) yang akan menjadi prioritas,” lanjutnya.

Selain itu, dirinya juga menyoroti pembangunan area bisnis di kota Jambi yang harus disesuaikan dengan aturan yang telah ada. Dengan tujuan dapat menimalisir kerugian akibat bencana, salah satunya adalah banjir.

“Hari ini saya juga akan berkirim surat kepada pelaku-pelaku usaha agar melakukan setiap apa yang disarankan oleh pemerintah. Karena walaupun pertumbuhan ekonomi itu penting, jangan juga karena satu kesalahan bisa berdampak terhadap kerugian ekonomi terutama yang disebabkan oleh banjir,” ucapnya.

Baca juga:  Satgas Pangan Polda Jambi: Stok Bawang Merah Cukup, Harga Tetap Terkendali

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

Lebih lanjut, Dia juga tekankan, efisiensi anggaran tidak mengganggu pengerjaan yang dilakukan, karena yang berdampak langsung adalah kegiatan makan, minum dan perjalanan dinas.

“Untuk infrastruktur strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap harus dijalankan, karena termasuk kebutuhan dasar, seperti pendidikan dan penanggulangan banjir. Jadi Mudah-mudahan program-program strategis kita bisa terus berjalan,” pungkasnya.

@sepucukjambi.idProgram 100 hari kerja Wali Kota Jambi, Maulana sat meninjau sejumlah titik jalan rusak. hingga Lebaran nanti diprediksi 30 persen jalan rusak ringan diperbaiki #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #walikotajambi #maulana #walikotamaulana #jalanrusak♬ suara asli – SEPUCUK JAMBI – SEPUCUK JAMBI

Dalam peninjauanya itu, Wali Kota Maulana turut didampingi Kadis PUPR Momon Sukmana beserta jajaran, Camat, Lurah dan Ketua RT wilayah titik tinjauan.(*)




Satgas Pangan Polda Jambi: Stok Bawang Merah Cukup, Harga Tetap Terkendali

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah melakukan pengecekan harga dan stok bawang putih di agen, Satgas Pangan Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi melanjutkan pemantauan terhadap distribusi bawang merah di dua toko besar di Kota Jambi.

Kegiatan ini dilakukan pada Rabu, 5 Maret 2025, di Toko Enka Sumber Bawang dan Toko Riko Bawang, yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Beringin, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.

Tujuan dari pemantauan ini adalah untuk memastikan ketersediaan stok bawang merah selama bulan Ramadan, serta untuk menghindari praktik penimbunan dan lonjakan harga yang tidak wajar di pasar.

Kombes Pol Dr. Bambang Yugo Pamungkas, Dirreskrimsus Polda Jambi, melalui Kasubdit I Indagsi AKBP Hernawan, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan, kebutuhan bawang merah di masyarakat mencapai 35.000 kilogram (35 ton) per minggu, atau sekitar 140.000 kilogram (140 ton) per bulan.

Baca juga:  Buruh Lepas Terjatuh dari Ruko dan Tersangkut Dikabel, Berikut Kronologis Lengkapnya

Baca juga:  Luka Bakar Serius, Pekerja di Kota Jambi Terjatuh dari Ruko dan Terkena Kabel Listrik

“Harga beli bawang merah di distributor berkisar antara Rp 28.000 hingga Rp 30.000 per kilogram, sedangkan harga jual di pasaran berkisar antara Rp 32.000 hingga Rp 35.000 per kilogram,” ujar AKBP Hernawan.

Menurutnya, para distributor juga sudah memastikan ketersediaan stok.

Distributor memiliki pasokan bawang merah sebanyak 3 ton yang masuk setiap dua hari sekali, dengan pemasokan terbaru dari Padang dan Garut.

Di Toko Riko Bawang, kebutuhan bawang merah per minggu tercatat sekitar 4.000 kilogram (4 ton), sementara kebutuhan per bulan mencapai 16.000 kilogram (16 ton).

Baca juga:  Polda Jambi Lakukan Sidak Pasar Tradisional Angso Duo, Harga Bahan Pokok Masih Stabil di Awal Ramadan

Baca juga:  Pastikan Kualitas BBM, Polda Jambi dan Pertamina Lakukan Pengecekan SPBU di Kota Jambi

Harga modal untuk distributor berkisar antara Rp 26.000 hingga Rp 30.000 per kilogram, dengan harga jual di pasar antara Rp 28.000 hingga Rp 32.000 per kilogram.

“Saat ini, stok yang tersedia di Toko Riko Bawang sekitar 1,4 ton, dan bawang merah masuk setiap dua hari sekali, dengan pemasokan dari Padang,” tambah Hernawan.

Hernawan menegaskan bahwa, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, stok bawang merah di Kota Jambi dalam keadaan aman, dan harga masih relatif stabil menjelang bulan Ramadan.

“Dengan hasil pengecekan ini, kami memastikan bahwa stok bawang merah aman dan harga tetap terkendali selama bulan suci Ramadan,” pungkasnya.

Baca juga:  2 Pelaku Penambang Minyak Ilegal Dicokok, Sejumlah Barang Bukti Diangkut Polda Jambi

Baca juga:  Ditpolairud Polda Jambi Teken Pakta Integritas, Komitmen Wujudkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Pemantauan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau selama bulan Ramadan.(*)




Luka Bakar Serius, Pekerja di Kota Jambi Terjatuh dari Ruko dan Terkena Kabel Listrik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang pekerja di Kota Jambi, Juhartono (51), mengalami luka bakar serius setelah terjatuh dari bagian atas ruko saat bekerja di Jalan Katsuri, Kelurahan Beliung, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (5/3/2025) pagi.

Insiden nahas tersebut terjadi ketika Juhartono terjatuh tepat di atas kabel listrik yang terpasang cukup tinggi.

Akibat kejadian tersebut, Juhartono mengalami luka bakar serius yang mengarah dari kaki hingga ke bagian atas tubuhnya.

Warga setempat segera melaporkan kejadian tersebut dan Juhartono langsung dilarikan ke RSUD Abdul Manap Kota Jambi untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

Baca juga:  Cegah Sampah Menumpuk, Polairud Polda Jambi Operasi Bersih Sampah di Sungai Batanghari

 “Kondisinya tidak meninggal. Masih dirawat di IGD, dan dalam beberapa saat lagi akan dipindahkan ke ruang perawatan,” ujar Dr Rudi Pardede, Direktur RSUD Abdul Manap, melalui Kasi Pelayanan Dr Erita Surbakti.

Meski Juhartono sudah mendapatkan perawatan, Dr Erita menyampaikan bahwa, kondisi internal tubuhnya belum dapat dipastikan.

 

View this post on Instagram

 

Shared post on

Code Generator

“Untuk bagian dalam tubuhnya, seperti kemungkinan luka di jantung, masih belum diketahui. Namun, jika dilihat dari luar, luka bakarnya cukup parah, mulai dari kaki hingga tubuh bagian atas,” ujar Dr Erita.

Pihak rumah sakit berharap agar kondisi Juhartono segera membaik, meskipun luka bakar yang dialami cukup serius.

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Baca juga:  Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

Sementara itu, warga dan rekan-rekan kerja Juhartono berharap agar kejadian ini menjadi perhatian bagi pengusaha dan pekerja, khususnya mengenai keselamatan kerja di area tinggi dan potensi bahaya lainnya.(*)




Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.IDSetelah terputusnya akses jalan nasional di Jalan Lintas Sumatera Km 60, Tukum Dua Sirih, Sekapur Jujuhan pada Minggu (2/3/2025), pengendara yang menuju Sumatera Barat atau sebaliknya kini terpaksa mencari jalur alternatif.

Dua jalur utama yang menjadi pilihan adalah, jalan kabupaten dari Simpang 4 Rantau Ikil melalui Pulau Batu dan Bukit Sari, serta jalan provinsi melalui Simpang 4 Rantau Ikil menuju Penual Simpang Rajo.

Namun, kedua jalur alternatif tersebut kini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Jalan kabupaten dari Simpang 4 Rantau Ikil via Pulau Batu, khususnya di daerah Tapiandanto, mengalami amblas parah hingga hampir putus.

Baca juga:  Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

Baca juga:  Breaking News: Jalan Jambi-Sumbar Via Bungo Putus

Begitu juga dengan jalan provinsi dari Simpang 4 Rantau Ikil via Penual Simpang Rajo, yang tepatnya di Penual Satu, Polongan, juga mengalami amblas dan hampir putus.

Warga setempat telah memberikan peringatan kepada pengendara, terutama yang menggunakan kendaraan berat, untuk berhati-hati.

Hendra, salah satu warga di Penual, mengungkapkan kekhawatirannya tentang kondisi jalan.

“Kami tidak melarang kendaraan untuk melewati jalan kabupaten di Penual, tetapi bagi kendaraan dengan muatan berat, mohon lebih berhati-hati. Di satu titik, jalan sudah amblas dan beberapa meter dari lokasi amblas, ada jalan yang berlubang,” kata Hendra.

Baca juga:  Jalan Lintas Bungo - Dharmasraya Putus, Ini Rute Alternatif yang Bisa Dilalui

Baca juga:  Polres Bungo Gelar Razia Malam, Tekan Aktivitas PETI di Sungai Buluh

“Jika kendaraan berat terus melintas, jalan akan semakin rusak, dan kami yang akan merasakan dampaknya,” tambahnya.

Af, warga Dusun Tapiandanto, juga mengungkapkan hal yang serupa.

“Kami berharap pengendara, terutama yang menggunakan kendaraan berat, lebih hati-hati, karena jalan kami sudah berlubang dan bisa semakin parah,” ujarnya.

Jalan ini semakin diperburuk dengan banyaknya kendaraan yang melintas dengan beban berat, yang tentunya mempercepat kerusakan jalan.

Baca juga:  MK Putuskan Pemungutan Suara Ulang di 21 TPS Bungo, Ini Penyebabnya

Baca juga:  Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Bungo Tinjau Titik Rawan dan Jalan Rusak

Masyarakat berharap agar pemerintah setempat segera mengambil langkah untuk memperbaiki jalur alternatif ini guna memastikan keselamatan pengendara.

 

View this post on Instagram

 

Shared post on

Code Generator

Tanpa perbaikan yang segera, jalur alternatif ini bisa semakin tidak layak dilalui, yang berisiko memaksa pengendara mencari rute lebih jauh atau bahkan menunggu perbaikan jalur utama yang saat ini terputus.




Cegah Sampah Menumpuk, Polairud Polda Jambi Operasi Bersih Sampah di Sungai Batanghari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, Dirpolairud)Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, bersama anggota melakukan kegiatan peduli lingkungan di sepanjang Sungai Batanghari, pada Selasa (04/03/2025).

Kondisi Sungai Batanghari saat ini sedang mengalami kenaikan debit air, yang menyebabkan sampah-sampah yang terdapat di tepi sungai terbawa arus.

Sampah-sampah ini meliputi berbagai jenis, mulai dari sampah organik hingga anorganik, yang mengalir bersama air sungai.

Sampah yang terbawa arus ini kemudian tersangkut pada berbagai bangunan yang ada di sekitar sungai, seperti keramba ikan milik warga dan dermaga-dermaga kapal yang ada di sepanjang aliran Batanghari.

Baca juga:  Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Pembinaan Tradisi

Baca juga:  Banjir Terjang Kelurahan Jelutung, Ditpolairud Polda Jambi Turunkan Tim SAR untuk Evakuasi

Salah satu dermaga yang terkena dampaknya adalah Dermaga Kapal Polairud yang terletak di kawasan Pasar Angso Duo, Kota Jambi.

Menanggapi hal tersebut, Kombes Pol Agus Tri Waluyo bersama tim segera melakukan pembersihan sampah yang menyumbat dermaga kapal tersebut.

“Jika sampah-sampah ini dibiarkan menumpuk dan tersangkut di dermaga, bisa menambah beban dan bahkan menyebabkan dermaga terancam hanyut terbawa arus,” kata dia.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada masyarakat Jambi untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke Sungai Batanghari.

Baca juga:  Ditpolairud Polda Jambi Teken Pakta Integritas, Komitmen Wujudkan Zona Integritas Bebas Korupsi

“Kami berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah, baik yang organik maupun anorganik, di sepanjang sungai ini. Mari bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Batanghari,” tegasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung kelestarian lingkungan serta mengurangi dampak negatif sampah terhadap ekosistem sungai dan kehidupan masyarakat sekitar.(*)




Program 100 Hari Kerja, Walikota Jambi Maulana sebut Fokus Perbaikan Jalan Rusak

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, melakukan peninjauan terhadap sejumlah titik jalan rusak ringan di Kota Jambi pada Rabu, 5 Maret 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan program 100 hari kerja yang dilaksanakan pasca pelantikan dirinya sebagai Walikota, bersama Wakil Walikota Diza Hazrah Aljosha SE MA.

Salah satu titik yang mendapat perhatian khusus adalah Jalan Pangeran Hidayat, tepatnya di Lorong Siswa, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru.

Dalam tinjauan ini, Walikota Maulana didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi, Camat Kotabaru, dan para lurah se-Kecamatan Kotabaru.

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Maulana menekankan pentingnya perbaikan jalan yang rusak untuk memastikan kelancaran transportasi, terutama menjelang Lebaran.

“Lubang-lubang di jalan yang rawan sangat membahayakan, terutama saat arus mudik Lebaran. Saya sudah memerintahkan Dinas PUPR untuk segera menutup jalan rusak,” kata dia.

“Dengan menyesuaikan kondisi jalan. Misalnya, jalan yang membutuhkan aspal, akan menggunakan aspal,” ujar Walikota Maulana.

Dalam program 100 hari kerjanya, perbaikan jalan menjadi salah satu prioritas utama. Maulana menargetkan perbaikan pada ruas jalan yang paling mendesak dan strategis.

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

“Kami fokus pada jalan-jalan yang berpotensi menimbulkan masalah di masa depan. Prioritas kami adalah ruas jalan yang penting, untuk memperlancar arus lalu lintas, terlebih dengan meningkatnya volume kendaraan saat Lebaran,” tambahnya.

@sepucukjambi.idProgram 100 hari kerja Wali Kota Jambi, Maulana sat meninjau sejumlah titik jalan rusak. hingga Lebaran nanti diprediksi 30 persen jalan rusak ringan diperbaiki #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #walikotajambi #maulana #walikotamaulana #jalanrusak

♬ suara asli – SEPUCUK JAMBI – SEPUCUK JAMBI

Dengan fokus pada perbaikan infrastruktur, Maulana berharap program 100 hari kerjanya dapat memberikan dampak positif dan segera dirasakan oleh masyarakat Kota Jambi.(*)