Walikota Maulana Hadiri Puncak Byon Fest #Ramadhan Jadi Mudah Bank Syariah Indonesia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana didampingi Ketua TP-PKK Kota Jambi dokter Nadiyah menghadiri puncak kegiatan Byon Fest #Ramadhan Jadi Mudah 1446 H/2025 PT. Bank Syariah Indonesia yang dilangsungkan di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Minggu sore (9/3/2025).

Byond Fest Ramadhan, diselenggarakan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan ini telah dimulai penyelenggaraannya sejak 6 Maret lalu, yang diselenggarakan secara serentak di 9 kota se-Indonesia termasuk di Kota Jambi.

Event ini menghadirkan beragam kegiatan, diantaranya, buka puasa bersama dan santunan anak yatim, belanja bareng anak yatim, berbagi Al Quran, shoping race, tausiyah, serta musik Islami. Acara itu bertujuan untuk memberikan pengalaman Ramadhan yang lebih bermakna dan berkesan melalui aktivitas edukatif dan interaktif.

Byond merupakan aplikasi dari Bank Syariah Indonesia yang mempunyai konsep modern, karena tidak hanya memiliki fitur pembayaran maupun transaksional lainnya. Aplikasi Byond juga mempunyai keunggulan Spiritual yang didalamnya dilengkapi dengan Pengingat Shalat, Arah Kiblat, Juz ‘Amma, Kalkulator Qurban, Asmaul Husna. Dari keunggulan Sosial (Berbagi) Byond tidak hanya dipengkapi dari sekadar donasi, Byond by BSI juga menawarkan fitur amal, ziswaf, beasiswa acara, dan berbagai inisiatif kemanusiaan, serta masih banyak yang lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan Byond Fest #Ramadhan Jadi Mudah oleh BSI, dimana kegiatan itu juga diisi dengan berbagai bersama anak yatim dan warga kurang mampu.

“Semoga kerja keras dan kerja ikhlas kita bersama membahagiakan anak-anak yatim ini menjadi barokah dan amal kebaikan untuk kita semua,” ujarnya.

Wali Kota Maulana juga mengapresiasi karena event itu juga memberi ruang tumbuh dan bergeliatnya sektor ekonomi di kota Jambi.

“Dengan tekanan ekonomi global yang terjadi saat ini Alhamdulillah, ekonomi kota Jambi masih tetap tumbuh. Itu terjadi berkat kerja sama yang baik antara Pemerintah bersama semua stakeholder terkait,” tekannya.

Maulana juga mengungkapkan Byond Fest bukan hanya kegiatan seremoni, karena berbagai perlombaan yang diadakan juga menjadi wadah untuk memupuk kebersamaan dan ajang silaturahmi, saling berbagi pengalaman sekaligus ajang meningkatkan kemampuan dari berbagai lomba yang diselenggarakan.

“Saya harap kepada peserta agar mengikuti acara ini dengan penuh semangat, junjung sportivitas dan selalu menjaga kekompakan,” ungkapnya. .

“Dengan berbagai keunggulan yang diberikan, mari sisihkan juga sebagian dari rezeki kita untuk saudara-saudara kita yang kurang beruntung dengan penuh kasih sayang. Ingatlah bahwa, merawat dan menyantuni mereka adalah ajaran agama yang sangat ditekankan, dan merupakan amal yang sangat mulia, yang kelak Allah Subhana wa ta’ala akan membalasnya dengan surga yang penuh dengan kenikmatan,” sambungnya.

Selain mengapresiasi kegiatan itu, Wali Kota Maulana juga menyambut positif fitur-fitur yang diaplikasikan Byond by BSI.

“Dengan adanya kegiatan ini semoga bisa menginspirasi masyarakat dan warga-warga yang lain, serta bisa membawa kita memiliki jiwa sosial yang tinggi, serta suka menolong kepada orang-orang yang membutuhkan. Sehingga kita tergolong orang-orang yang mempunyai hati yang baik, penuh dengan keimanan dan ketaqwaan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Warsono dan Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya sama-sama mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Byond Fest #Ramadhan Jadi Mudah oleh Bank Syari’ah Indonesia. Keduanya juga berkomitmen untuk terus mendukung meningkatkan sistem keuangan syari’ah di Jambi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Kegiatan Byond Fest itu turut dimeriahkan oleh penampilan Arda Hatuna dan Tantri Syalindri (Kotak), serta juga dilakukan penyerahan secara simbolis Belanja Bareng Yatim dan Santunan Anak Yatim oleh Wali Kota Jambi dokter Maulana.

Turut hadir dalam acara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Warsono, Kepala OJK Jambi Yan Iswara Rosya, Regional CEO BSI Regional Office III Palembang Ari Yusnairy Muslim, Area Manger BSI Cabang Jambi Asbi Rachman Faried beserta jajaran, Kadis Perindag Amran, Kabag Perekonomian dan SDA Hendra Saputra, Nasabah Prioritas Bank, serta undangan lainnya.(*)




Majukan Sektor UMKM, Wali Kota Maulana Buka Bedug Fest Bazar Ramadhan Bahagia 1446 Hijriah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi berkomitmen mendukung bertumbuhnya event-event kreatif dengan tujuan meningkatkan daya tarik daerah serta menggerakkan roda perekonomian lokal.

Hal itu tampak saat Wali Kota Jambi dokter Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha membuka event Ramadhan bertajuk Bedug Fest Bazar Ramadhan Bahagia Tahun 1446 Hijriah yang bekerja sama dengan Q Production.

Event Ramadhan yang dibuka secara resmi di lapangan utama kantor Wali Kota Jambi, Sabtu sore (8/3/2025) itu akan berlangsung dari tanggal 8 hingga 22 Maret 2025.

Berbagai kegiatan diselenggarakan dalam Bazar Ramadhan Bahagia 1446 Hijriah itu, seperti Ekspo UMKM dan Multi Produk, Fashion Bazar, Gerakan Pasar Murah, Talkshow Inspire, Live Music, Ngabuburide, Da’i Cilik, Solo Vocal, Tahfidz Qur’an, Festival Band, lomba Adzan, lomba Nasyid, Mewarnai dan Fashion Show.

Baca juga:  Respon Keluhan Masyarakat, Wali Kota Maulana Tutup 9 Pos Retribusi Parkir Di Kawasan Pasar

Baca juga:  Pimpin Apel, Wali Kota Maulana Tegaskan Tim Terpadu Tertibkan Gepeng dan Anjal Yang Resahkan Masyarakat

Tampak hadir dalam acara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi Warsono, Ketua TP-PKK Kota Jambi dokter Nadiyah Maulana, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan beserta jajaran Pemerintah Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia menyebut, penyelenggaraan Bazar Ramadhan itu merupakan salah satu upaya untuk mendukung pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kegiatan ini sangat baik karena memberikan ruang dan tempat bagi UMKM untuk bisa menampilkan produknya, sekaligus menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih meriah bagi masyarakat. Kegiatan ini juga diisi dengan lomba-lomba yang diikuti para anak-anak kita, saya rasa ini penting dibulan Ramadhan membangun karakter dan kemampuan agama anak-anak, baik itu da’i cilik, hafizd quran, adzan dan lainnnya dengan tujuan untuk mendorong prestasi mereka,” ujar Wali Kota Maulana.

“Atas nama pribadi dan masyarakat kota Jambi, saya juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama atas diselenggarakannya kegiatan ini,” lanjut Maulana.

Baca juga:  Pemanfaatan QRIS dalam Sistem Parkir di Jambi, Maulana: Pendapatan Langsung Masuk ke Kas Daerah

Baca juga:  Maulana Tutup Pos Retribusi Parkir di Simpang Bata Pasar, Fokuskan Pada Pertumbuhan Ekonomi Pedagang

Terkait dengan program Guru Tahfidz, Wali Kota Maulana menegaskan, pihaknya akan terus mendukung, karena hal itu sebagai salah satu cara melahirkan generasi muda yang berakhlakul karimah.

“Pemkot Jambi akan tetap meneruskan program Guru Tahfizd kota Jambi yang telah ada saat ini, dengan memperkuatnya, seperti dengan membuat Perwal sebagai payung hukum yang kuat untuk penyelenggaraan program Guru Tahfidz tersebut,” terang Maulana.

“Program ini harus kita lanjutkan yang merupakan keberhasilan dari pemimpin kita sebelumnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam laporan kegiatan, Ketua Pelaksana Yoga Indrabayu mengatakan, bahwa Bedug Fest Bazar Ramadhan Bahagia ini merupakan tahun kedua dilaksanakan sebagai wadah bagi pengusaha UMKM.

Baca juga:  Safari Ramadan Walikota Jambi Maulana, Jalin Silaturahmi dan Sosialisasi Program 100 Hari Kerja

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

“Kegiatan ini kita laksanakan karena tingginya minat dari pengusaha UMKM dan lokal brand yang terus menjaga eksistensinya dibulan Ramadhan ini yang menciptakan pasar bedug modern,” katanya.

Dia juga memberikan apresiasi kepada Pemkot Jambi dan semua pihak yang terlibat mendukung kegiatan tersebut sehingga bisa dan terlaksana dengan sukses dan semarak.

“Saya pribadi mengapresiasi Pemkot Jambi yang terus menjaga komitmennya dalam mendukung UMKM, sehingga dapat terus berkembang dan maju bersama,” singkatnya.

Pembukaan bazar yang diawali dengan peragaan busana muslim hasil karya desainer Jambi itu ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota bersama Kepala BI Jambi, Sekda serta Ketua Panitia Pelaksana kegiatan.

Baca juga:  Program 100 Hari Kerja, Walikota Jambi Maulana sebut Fokus Perbaikan Jalan Rusak

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Pimpin Rakor OPD, Ajak Semua Pihak Dukung Program 100 Hari Kerja

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulan bersama Wakil Wali Kota Diza melakukan penyerahan secara simbolis waqaf Al-Qur’an dari Yayasan Kesejahteraan Madani kepada masyarakat penerima.

Usai membuka secara resmi, Wali Kota Jambi beserta rombongan tampak meninjau sejumlah stand di area Bedug Fest itu sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pengusaha lokal, keduanya juga tampak membeli beberapa produk yang dijual sembari bercengkrama dengan para pedagang.(*)




Kemas Faried Alfarelly Puji Langkah Pemkot Jambi, Tertibkan Retribusi Parkir di Kawasan Pasar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemkot Jambi yang telah menutup pos retribusi parkir, di kawasan Pasar Jambi.

Langkah ini dinilai sebagai upaya positif, untuk merespon keluhan masyarakat terkait pengelolaan parkir yang kurang transparan di kawasan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi keputusan Walikota Jambi dan jajaran terkait penutupan pos retribusi parkir tersebut,” kata Faried.

“Hal ini merupakan respons yang baik terhadap keluhan yang sering muncul, di mana ada dugaan pemungutan parkir ganda, yaitu di pos luar dan juga di dalam area pasar,” timpalnya.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

Lebih lanjut, Kemas Faried menjelaskan bahwa, penutupan pos retribusi parkir ini diharapkan dapat mendorong pengelolaan parkir yang lebih efisien dan transparan.

“Dengan ditutupnya pos retribusi parkir, kami berharap Juru Parkir (Jukir) yang baru dibentuk akan lebih fokus dan optimal dalam pengelolaan parkir,” ungkapnya.

“Selain itu, mereka juga telah dibekali dengan metode penagihan non-tunai menggunakan QRIS yang dapat mengurangi potensi kebocoran pendapatan,” tambahnya.

Kemas Faried juga menegaskan pentingnya langkah konkret, seperti ini untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir.

Baca juga:  Pembangunan Jembatan di RT 22 Kampung Bugis, Hasil Aspirasi Kemas Faried Alfarelly

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dukung Pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa untuk Masyarakat Jambi

“Kami terus mendorong agar target pendapatan parkir ini dapat tercapai, serta berharap pengelolaan parkir di kawasan pasar semakin baik,” ujarnya.

Penutupan pos retribusi parkir di kawasan Pasar Jambi diharapkan tidak hanya dapat mengatasi permasalahan yang ada, tetapi juga menjadi contoh positif dalam pengelolaan parkir yang lebih modern dan transparan.

@sepucukjambi.idsering dikeluhkan bayar parkir berkali-kali, Walikota Jambi pilih tutup pos retribusi parkir… masyarakat hanya cukup bayar 1 kali ke juru parkir saat masuk ke kawasan Simpang Bata, Pasar Kota Jambi baca selengkapnya di sepucukambi.id #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #maulana #walikotamaulana #walikotajambi #wakilwalikotajambi♬ Powerful songs like action movie music – Tansa

Dengan demikian, Pemkot Jambi berharap dapat mengoptimalkan pendapatan PAD dari sektor ini, sambil meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.(*)




Respon Keluhan Masyarakat, Wali Kota Maulana Tutup 9 Pos Retribusi Parkir Di Kawasan Pasar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Pemkot Jambi dibawah duet kepemimpinan Maulana-Diza terus bergerak cepat.

Selain fokus pada penanganan banjir, pembenahan ruas jalan berlubang dan drainase, tata kelola sampah, serta penerangan lampu jalan, kini Wali Kota Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza sasar kawasan Pasar Kota Jambi.

Itu dilakukannya untuk menghidupkan kembali kawasan Pasar Jambi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi serta merespon keluhan masyarakat terkait parkir dalam kawasan itu.

Sebagai langkah awal, Wali Kota Jambi Maulana menutup 9 Pos Retribusi Parkir dalam kawasan tersebut, pada Jumat pagi (7/3/2025).

Baca juga:  Pimpin Apel, Wali Kota Maulana Tegaskan Tim Terpadu Tertibkan Gepeng dan Anjal Yang Resahkan Masyarakat

Baca juga:  Pemanfaatan QRIS dalam Sistem Parkir di Jambi, Maulana: Pendapatan Langsung Masuk ke Kas Daerah

Penutupan Pos Retribusi dalam kawasan ini guna kembali membangun daya tarik kawasan ‘heritage’ Pasar Jambi yang secara historis merupakan pusat perekonomian.

Dengan harapan peningkatan aktivitas ekonomi dapat berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus peningkatan daya saing daerah.

Tidak hanya menutup pos-pos retribusi yang dianggap sebagai ‘biang’ sepinya kawasan pasar dipusat Kota Jambi itu, Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza juga sekaligus mengukuhkan Juru Parkir (Jukir) resmi di kawasan pasar Jambi.

Sebanyak 34 Jukir resmi dikukuhkan yang ditandai dengan pengalungan tanda pengenal dan penyerahan QR Code QRIS serta buku tabungan Jukir.

Baca juga:  Sembilan Pos Retribusi Parkir Ditutup, Kadishub Kota Jambi Warning Para Jukir!

Baca juga:  Wako dan Wawako Jambi Sambangi BPK dan BPKP Perwakilan Jambi, Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi

Wali Kota Maulana mengatakan, penutupan pos-pos retribusi ini dilakukan setelah menyerap aspirasi masyarakat, baik itu dari pengunjung maupun pedagang diwilayah pasar.

“Ini kita lakukan atas masukan dari pengunjung dan pedagang yang tren ekonominya saat ini sedang menurun, dimana salah satu penyebabnya adalah pembayaran parkir yang berkali-kali. Oleh karena itu, kita bertanggung jawab untuk memajukan pasar ini yang merupakan denyut nadi perekonomian Kota Jambi,” katanya.

Guna menghidupkan kembali kawasan pasar sebagai pusat perekonomian daerah. Maulana juga menyebut akan menarik investor untuk kembali menata kawasan pasar di pusat Kota Jambi itu.

Tidak hanya diperuntukkan untuk wilayah perdagangan, namun juga akan disiapkan sebagai pusat pariwisata dan kuliner.

Baca juga:  Sinergi Penegakan Hukum, Dirpolairud Polda Jambi Perkuat Koordinasi dengan Kejati Jambi

Baca juga:  Berkah Mudik, Siapkan Motor untuk Perjalanan Aman dan Handal di AHASS

“Ini akan kita lakukan secara bertahap guna menjaga kawasan pasar ini bisa terus eksis, seperti yang dilakukan dibeberapa daerah di Indonesia menghidupkan kembali wilayah-wilayah tua atau herritage dengan bertransformasi menggali setiap potensi yang ada menjadi bernilai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi,” sebutnya.

Maulana menjelaskan meskipun penutupan pos parkir ini berpotensi mengurangi pendapatan daerah, namun hal itu diambil karena lebih mengutamakan pertumbuhan ekonomi sektor perdagangan dan jasa yang menjadi denyut nadi perekonomian pasar tersebut.

“Saya ingin agar perekonomian di kawasan ini bisa berkembang dan kembali eksis, serta memberi keuntungan lebih bagi masyarakat, khususnya para pedagang,” jelasnya.

Terkait dengan sistem pembayaran, Maulana mendorong agar dilakukan secara non tunai menggunakan sistem QRIS yang berhubungan langsung pada salah satu program kota Jambi Bahagia yaitu Bahagia Berintegritas Layanan Anti Pungli (BALAP), yang menciptakan pelayanan publik yang bersih, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca juga:  Sering Banjir, Pemkot Jambi Beri Teguran Terakhir ke JBC Terkait Kolam Retensi

Baca juga:  PPTB DALAM LINGKARAN KEPENTINGAN

“Jadi kedepan kita dorong pembayarannya menggunakan non tunai agar pendapatan parkir bisa langsung masuk ke kas daerah sebesar 40 persen dan 60 persennya diperuntukkan bagi Jukir yang telah ditunjuk secara resmi,” tuturnya.

“Ini harus kita mulai, untuk mengatasi segala permasalahan yang ada di kota Jambi ini, seperti salah satunya permasalahan kemacetan. Langkah berikutnya insyaAllah kita akan menciptakan ruang publik yang ramah lingkungan,” tambahnya.

Kepada Jukir, Wali Kota Maulana berharap agar bisa menjalankan proses parkir dengan baik, ramah dan santun, sehingga masyarakat yang berkunjung ke kawasan pasar merasa aman dan nyaman, sekaligus menunjang kelancaran arus lalu-lintas.

“Tidak hanya dikawasan pasar ini. Kami juga akan terapkan secara bertahap dikawasan-kawasan lain yang mempunyai potensi untuk pemasukan daerah,” harap Maulana.

Baca juga:  Harga Cabai Merah Turun Drastis di Pasar Kuala Tungkal, Masyarakat Harap Stabil Sampai Lebaran Penurun

Baca juga:  Genangan Air di Jalan Rangkayo Hitam Bangko, Bupati Merangin Minta PUPR Segera Perbaiki

Lebih lanjut, Maulana juga menyoroti terkait Jukir bandel yang akan di tindak melalui Dinas Perhubungan dengan peraturan yang telah di atur.

“Bagi masyarakat yang ingin menjadi Jukir harus mendaftar secara resmi yang akan dilatih dan dipersiapkan sarana QRIS nya, selain itu mereka juga akan dilindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

“Mudah-mudahan dengan tindaklanjut yang kita laksanakan hari ini bisa berpotensi terhadap ekonomi diwilayah ini yang berpengaruh pula pada peningkatan PAD. Maka dari itu kita harus menjaga kekompakan dalam mencari potensi PAD pada sektor yang lainnya,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dimintai tanggapannya, Jukir A. Rahman, warga Kelurahan Tanjung Johor, mengaku lega dan mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Jambi yang telah menutup pos-pos retribusi yang menjadi salah satu sebab minimnya pengunjung di kawasan Pasar Jambi itu.

Baca juga:  Keren! Pemkab Tebo Tambah Pasokan LPG 3 Kg ke Setiap Kecamatan

Baca juga:  Cegah Sampah Menumpuk, Polairud Polda Jambi Operasi Bersih Sampah di Sungai Batanghari

“Mudah-mudahan dengan telah ditutupnya pos-pos retribusi ini, akan semakin banyak pengunjung kawasan pasar ini. Kemudian ditambah dengan sistem pembayaran yang baru ini, kami dan teman-teman Jukir siap menyukseskan program-program pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi,” ucap Rahman.

“Kami akan bersama-sama bekerja keras untuk mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia,” singkatnya.

Sejauh ini ada 79 titik parkir menggunakan QRIS di kota Jambi dengan harapan para Jukir yang telah ditunjuk secara resmi dapat memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat sebaik-baiknya untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia.

@sepucukjambi.idsering dikeluhkan bayar parkir berkali-kali, Walikota Jambi pilih tutup pos retribusi parkir… masyarakat hanya cukup bayar 1 kali ke juru parkir saat masuk ke kawasan Simpang Bata, Pasar Kota Jambi baca selengkapnya di sepucukambi.id #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #maulana #walikotamaulana #walikotajambi #wakilwalikotajambi♬ Powerful songs like action movie music – Tansa

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, pimpinan Bank Jambi cabang Soetomo, Camat dan Lurah beserta jajaran, perwakilan Danramil 0415 dan Wakapolsek Pasar Jambi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pedagang dan masyarakat pengunjung pasar.(*)




Pimpin Apel, Wali Kota Maulana Tegaskan Tim Terpadu Tertibkan Gepeng dan Anjal Yang Resahkan Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana memimpin Apel Tim Terpadu Penanganan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dan Anak Jalanan (Anjal), Jumat (7/3/2025).

Hal itu dilakukan karena maraknya kembali gepeng dan anjal serta penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya yang menganggu lalu lintas.

Khususnya di beberapa persimpangan jalur protokol di Kota Jambi. Selain itu, hal tersebut dilakukan guna merespon berbagai keluhan masyarakat yang terganggu keamanan dan kenyamanannya saat berkendara.

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana mengatakan selain merespon keluhan masyarakat dan mengembalikan estetika Kota Jambi menjadi lebih baik tertib, aman dan nyaman, penertiban itu perlu dilakukan sebagai bentuk penjangkauan terhadap masalah kesejahteraan sosial yang menjadi tanggungjawab pemerintah.

Baca juga:  Pemanfaatan QRIS dalam Sistem Parkir di Jambi, Maulana: Pendapatan Langsung Masuk ke Kas Daerah

Baca juga:  Sembilan Pos Retribusi Parkir Ditutup, Kadishub Kota Jambi Warning Para Jukir!

“Penjangkauan penyandang masalah kesejahteraan sosial ini perlu dilakukan khususnya gepeng dan anjal yang meresahkan pengguna jalan. Karena hal itu bisa membahayakan tidak hanya bagi diri mereka pribadi, namun juga bagi pengendara khususnya di simpang-simpang lampu merah,” kata Maulana.

Secara tegas, Wali Kota Jambi itu juga menyebut, agar masyarakat lebih bijak dalam memberikan bantuan melalui jalur-jalur resmi bukan dijalan-jalan.

“Memang masyarakat kota Jambi ini memiliki adat pemberi, namun sebaiknya harus pada lembaga-lembaga resmi, bagi masyarakat yang ingin bersedekah maupun berinfak bisa menggunakan jalur resmi yang memang dijamin sampai kepada yang berhak menerimanya, misalnya melalui Baznas, atau lembaga lain dan yayasan yang resmi,” tegasnya.

Wali Kota Maulana, juga mengatakan Kota Jambi telah memiliki aturan hukum yang mengatur hal tersebut, seperti Peraturan Daerah (Perda) Kota Jambi Nomor 47 Tahun 2002 tentang Ketertiban Umum dan Peraturan Wali Kota Jambi (Perwal) Nomor 29 Tahun 2016 tentang Penanganan Gelandangan, Pengemis (Gepeng) dan Anak Jalanan.

Baca juga:  Maulana Tutup Pos Retribusi Parkir di Simpang Bata Pasar, Fokuskan Pada Pertumbuhan Ekonomi Pedagang

Baca juga:  Wako dan Wawako Jambi Sambangi BPK dan BPKP Perwakilan Jambi, Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi

“Oleh karena itu, kita juga akan optimalkan penegakan hukum tentang larangan dan sanksi bagi masyarakat yang memberikan uang atau apapun kepada gepeng dan anak jalanan di jalan-jalan raya,” tambah Maulana.

Maulana juga berpesan agar pada penanganan gepeng dan anjal ini dilakukan secara humanis.

“Walau kegiatan ini adalah penertiban dan penegakan aturan, namun saya tetap berharap agar Tim Terpadu melakukannnya dengan humanis,” pesannya.

Selain itu, kata Maulana, berdasarkan temuan tim dilapangan didapati bahwa gepeng dan anak jalanan yang banyak tersebar di Kota Jambi sebagian besar bukan berasal dari warga dalam Kota Jambi.

Baca juga:  Berkah Mudik, Siapkan Motor untuk Perjalanan Aman dan Handal di AHASS

Baca juga:  Warga Jambi Mau Tukar Uang untuk Lebaran 2025? Begini Caranya!

“Setelah dilakukan penindakan dan penjangkauan ini, kita akan lakukan pembinaan di rumah singgah yang ada di Dinas Sosial, setelah itu di data dan dikembalikan ke keluarga dan daerah asal masing-masing,” tuturnya.

Lebih lanjut, Maulana juga menyoroti banyaknya ekploitasi terhadap anak-anak dibawah umur, oleh karenanya Pemkot Jambi dalam penanganan ini juga melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA).

“Jika ditemukan, kita akan kembalikan ke keluarga agar di proses untuk pemberian pendidikan secara gratis dan dibentuk sesuai usia mereka, karena tugasnya adalah sekolah bukan bekerja. Kalau ada yang menyalahi aturan mengekploitasi mereka tentu kita akan tindak secara hukum,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

@sepucukjambi.idnah, siap-siap wahai para gepeng yang ada disimpang-simpang dalam Kota Jambi… pemkot Jambi Segera tertibkan keberadaan kalian! #gepeng #pengemis #Kotajambi #walikotajambi #walikotamaulana #wakilwalikotajambi #Jambi #fypシ゚ #viralvideo #viralvideo #viral

♬ pemimpin bijaksana – berkah dalem

Apel tersebut diikuti Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah dilingkup Pemkot Jambi serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas.(*)




Maulana Tutup Pos Retribusi Parkir di Simpang Bata Pasar, Fokuskan Pada Pertumbuhan Ekonomi Pedagang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana mengambil langkah tegas dengan menutup pos retribusi parkir yang berada di kawasan Simpang Pasar Bata, Jumat 7 Februari 2025.

Keputusan ini diambil sebagai upaya untuk membantu perekonomian masyarakat, khususnya para pedagang kecil yang berjualan di sekitar lokasi tersebut.

Sebelumnya, para pedagang di kawasan tersebut mengeluhkan tingginya biaya parkir yang harus dibayar pengunjung yang berulang kali melintas dan berhenti di kawasan itu.

Hal ini dinilai membebani pengunjung serta berdampak pada penurunan jumlah pengunjung yang datang ke lokasi tersebut.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Baca juga:  Safari Ramadan Walikota Jambi Maulana, Jalin Silaturahmi dan Sosialisasi Program 100 Hari Kerja

Maulana menjelaskan bahwa, meskipun penutupan pos parkir ini akan berpotensi mengurangi pendapatan daerah, ia mengutamakan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Saya ingin agar perekonomian di kawasan ini bisa berkembang dan memberi keuntungan lebih bagi masyarakat, khususnya para pedagang,” ujarnya.

Meski pos parkir resmi ditutup, Maulana meminta agar masyarakat dan pengunjung tetap membayar parkir kepada juru parkir yang ada di sekitar lokasi, baik secara langsung (cash) maupun menggunakan sistem pembayaran non-tunai (kris).

Hal ini bertujuan agar pengelolaan parkir tetap berjalan dengan tertib tanpa memberatkan para pengunjung dan pedagang.

@sepucukjambi.idsering dikeluhkan bayar parkir berkali-kali, Walikota Jambi pilih tutup pos retribusi parkir… masyarakat hanya cukup bayar 1 kali ke juru parkir saat masuk ke kawasan Simpang Bata, Pasar Kota Jambi baca selengkapnya di sepucukambi.id #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #maulana #walikotamaulana #walikotajambi #wakilwalikotajambi

♬ Powerful songs like action movie music – Tansa

Keputusan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam memperbaiki kondisi perekonomian di kawasan Simpang Pasar Bata dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas.(*)




Wako dan Wawako Jambi Sambangi BPK dan BPKP Perwakilan Jambi, Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha melakukan kunjungan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Perwakilan Provinsi Jambi, pada Kamis pagi (6/3/2025).

Dalam kedua kunjungannya, pemimpin kota Jambi itu turut didampingi Sekda A Ridwan, Kepala Inspektorat Desyanti dan Kepala BPKAD Husni.

Kedatangan Wako dan Wawako beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jambi Muhamad Toha Arafat dan Kepala BPKP RI Provinsi Jambi Mardiyanto Arif Rakhmadi beserta jajaran dan langsung menjalankan agenda rapat internal.

Seusai melakukan kunjungannya itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana mengatakan, agendanya itu penting dilakukan untuk membangun komunikasi, kolaborasi dan kerja sama dengan semua pihak terlebih lagi lembaga pemerintahan, dan hal itu sejalan dengan arahan pemerintah pusat.

Baca juga:  Sinergi Penegakan Hukum, Dirpolairud Polda Jambi Perkuat Koordinasi dengan Kejati Jambi

Baca juga:  Berkah Mudik, Siapkan Motor untuk Perjalanan Aman dan Handal di AHASS

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana memaparkan beberapa program prioritas yang akan dilakukannya dalam membangun kota Jambi melalui visi misi kota Jambi Bahagia.

Oleh karenanya dirinya berharap dukungan dan pengawalan dari kedua lembaga pemerintahan itu, BPK maupun BPKP.

“Dan Alhamdulillah, dari kunjungan kita hari ini, kedua lembaga BPK dan BPKP telah menyampaikan komitmennya untuk mendukung program itu, diantaranya adalah program Kartu Bahagia supaya masyarakat kota Jambi bisa mendapatkan layanan kesehatan, pendidikan yang mudah dan tentunya tidak ada aturan yang dilanggar,” jelas Wako Maulana.

Dari diskusi yang dilakukannya, Maulana menyebut juga ada beberapa hal yang disampaikan lembaga negara itu, salah satunya adalah mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui asset.

Baca juga:  JBC Terancam Dihentikan Sementara, Jika Tidak Penuhi Kewajiban AMDAL dan Kolam Retensi

Baca juga:  Warga Jambi Mau Tukar Uang untuk Lebaran 2025? Begini Caranya!

“Terkait tata kelola asset ini akan segera dilakukan, yang pastinya kita dibawah pembinaan dan arahan BPK dan BPKP,” sebutnya.

“Pengoptimalan asset-asset ini juga bisa menjadi modal awal, setelah dinilai BUMD bisa mengoptimalkannya, sehingga bisa memberikan deviden terhadap PAD untuk pembangunan kota Jambi yang berkelanjutan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sebagaimana diketahui, dalam arahannya saat melantik KDH/WKDH serentak beberapa waktu lalu, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk tujuan utama mewujudkan kesejahteraan rakyat yang menjadi kunci dalam mendorong kebangkitan Bangsa.

Begitupula yang dilakukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Maulana-Diza yang terus bergerak berkolaborasi dengan semua pihak guna mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui visi besarnya Kota Jambi Bahagia.(*)




Sering Banjir, Pemkot Jambi Beri Teguran Terakhir ke JBC Terkait Kolam Retensi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPemkot Jambi kembali mengambil langkah tegas untuk mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi di sekitar kawasan Jambi Business Center (JBC).

Wali Kota Jambi, Maulana, mengumumkan bahwa pihaknya akan memberikan teguran terakhir kepada pengelola JBC, agar segera merealisasikan pembangunan kolam retensi sesuai dengan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang telah disepakati.

Dalam pernyataannya pada Rabu (5/3/2025), Maulana menegaskan bahwa surat teguran akan segera dilayangkan kepada pihak pengelola JBC.

“Kami dari Pemerintah Kota Jambi akan mengirimkan surat ke pihak JBC untuk memastikan pembangunan kolam retensi sesuai dengan AMDAL yang telah dibuat,” ungkapnya.

Baca juga:  Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Baca juga:  Safari Ramadan Walikota Jambi Maulana, Jalin Silaturahmi dan Sosialisasi Program 100 Hari Kerja

Langkah tegas ini diambil untuk menyelesaikan permasalahan banjir yang selama ini meresahkan warga sekitar JBC.

Maulana juga menyebutkan bahwa, Pemerintah Kota Jambi telah melakukan koordinasi dengan Gubernur Jambi dan Pemerintah Provinsi untuk memulai normalisasi sungai di kawasan tersebut guna mengurangi dampak banjir.

Maulana menambahkan bahwa, ini adalah peringatan terakhir bagi pihak pengelola JBC, yang sebelumnya telah beberapa kali mendapat teguran dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi, namun belum ada perkembangan signifikan terkait pembangunan kolam retensi.

“Teguran ini langsung dari Wali Kota, berdasarkan perhitungan atas pelanggaran yang telah dilakukan. Kami akan merinci permasalahannya, menentukan langkah yang harus dilakukan, dan menetapkan batas waktu. Jika dalam jangka waktu yang ditentukan masalah ini tidak juga diselesaikan, maka izin operasional dan pembangunan akan kami hentikan,” tegas Maulana.

Baca juga:  Safari Ramadan, Kakanwil Ditjenpas Jambi Tinjau Pelayanan di Lapas Kelas IIA Jambi

Baca juga:  Genangan Air di Jalan Rangkayo Hitam Bangko, Bupati Merangin Minta PUPR Segera Perbaiki

Dengan tindakan tegas ini, Pemerintah Kota Jambi berharap pihak JBC segera merealisasikan pembangunan kolam retensi yang telah lama dijanjikan, demi mengatasi permasalahan banjir yang berdampak besar pada warga di sekitar kawasan Jambi Business Center.

Pemerintah Kota juga akan terus memantau progres dan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.(*)




Safari Ramadan Walikota Jambi Maulana, Jalin Silaturahmi dan Sosialisasi Program 100 Hari Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, kembali melanjutkan safari Ramadan di beberapa masjid di Kota Jambi.

Pada hari kelima Ramadan, Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza menyambangi Mushola Babussalam yang terletak di RT 12, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Jambi, Rabu 5 Ferbuari 2025.

Dalam kunjungannya, Maulana menjelaskan bahwa, safari Ramadan ini selain untuk mempererat tali silaturahmi dengan jamaah Musala Babussalam, juga sebagai kesempatan untuk menyerap aspirasi warga setempat.

Tak hanya itu, Maulana juga memanfaatkan momen ini untuk mensosialisasikan berbagai program pemerintah, baik yang jangka pendek seperti program 100 hari kerja, maupun program jangka menengah dan panjang yang sedang digagas oleh Pemkot Jambi.

Baca juga:  Tinjau Pekerjaan Jalan dan Drainase, Maulana: Sesuai Target 101 Lubang akan Dibenahi Dalam Waktu 100 Hari

Baca juga:  Program 100 Hari Kerja, Walikota Jambi Maulana sebut Fokus Perbaikan Jalan Rusak

“Program-program ini perlu disampaikan kepada masyarakat agar mendapat dukungan penuh dari semua pihak,” jelas Maulana pada Rabu malam (5/3/2025).

Selain berbicara soal program pemerintah, Maulana juga mengingatkan warga untuk selalu menjaga kondusifitas lingkungan, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan lainnya.

Hal ini penting agar suasana di Kota Jambi tetap aman dan harmonis.

Kehadiran Wali Kota Maulana di Musala Babussalam disambut antusias oleh warga setempat. Salah satunya adalah Saiful, salah seorang warga yang merasa senang dengan kesempatan bisa bersilaturahmi langsung dengan Wali Kota.

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

“Kami senang sekali bisa bertemu dengan Pak Wali Kota, apalagi beliau merupakan salah satu tokoh yang banyak didukung saat kampanye kemarin,” ujar Saiful.

Saiful juga menambahkan bahwa selain menjalin silaturahmi, Wali Kota Maulana menyampaikan berbagai program prioritas yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Program-program yang beliau sampaikan sangat bersentuhan langsung dengan kebutuhan kami. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Pemkot,” tambahnya.

Pada safari Ramadan kali ini, Maulana tidak hanya menjadi makmum, tetapi juga langsung menjadi imam salat.

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Baca juga:  Banjir Terjang Enam Kecamatan di Kabupaten Tebo, Ratusan Rumah Terdampak

Selain itu, ia memberikan ceramah agama kepada jamaah. Dalam ceramahnya, Wali Kota Maulana menjelaskan tentang korelasi puasa dengan kesehatan.

Maulana menyampaikan bahwa puasa tidak hanya memiliki manfaat spiritual, tetapi juga berpengaruh positif terhadap kesehatan tubuh, termasuk dapat membantu mengobati penyakit mag.

Selama safari Ramadan ini, Maulana didampingi oleh beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Damkartan) Kota Jambi, Kepala Dinas Sosial, hingga Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi.

Selain itu, turut hadir juga Camat Kota Baru dan Lurah di Kecamatan Kota Baru yang menyambut dan mendukung kegiatan safari Ramadan tersebut.

Baca juga:  Kegiatan Sosial Polairud Polda Jambi: Bagi Takjil untuk Nelayan dan ABK Kapal di Bulan Ramadan

Baca juga:  Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

Safari Ramadan yang dilakukan oleh Wali Kota Jambi Maulana semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi warga untuk lebih memahami dan mendukung berbagai program pemerintah yang langsung berdampak pada kesejahteraan mereka.(*)




Bupati Muaro Jambi Ajak ASN Bangun Sinergi dalam Mewujudkan Visi Misi Daerah

MUAROJAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah mengikuti upacara gabungan perdana di lapangan, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, SP, MM, M.Si menggelar rapat staf bersama pejabat eselon II dan III di Ruang Aula Nang Inang, Kantor Bupati Muaro Jambi, pada Selasa, 4 Maret 2025 pagi.

Rapat ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antar pejabat dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.

Sebelum memulai rapat, Sekretaris Daerah (Sekda) Budhi Hartono melakukan absensi terhadap seluruh pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Muaro Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bambang Bayu Suseno menyampaikan beberapa arahan penting terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab para pejabat di lingkup Pemkab Muaro Jambi.

Baca juga:  BBS dan Jun Mahir Dilantik oleh Presiden Prabowo, Terima Pesan Penting untuk Muarojambi

Baca juga:  Bupati BBS Instruksikan Perbaikan Jembatan Desa Suko Awin Jaya untuk Lancarkan Ekonomi

Bupati Bambang menekankan pentingnya menjalin komunikasi yang baik serta kerjasama yang solid untuk mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah.

“Kerja sama antar OPD sangat penting. Silaturahmi ini menjadi awal bagi kita untuk membangun sinergi yang lebih baik dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati Bambang juga mengingatkan seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Muaro Jambi untuk bekerja dengan nyaman dan profesional.

Ia berharap seluruh OPD dapat bekerja secara transparan dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Baca juga:  Tinjau Pekerjaan Jalan dan Drainase, Maulana: Sesuai Target 101 Lubang akan Dibenahi Dalam Waktu 100 Hari

Baca juga:  OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Tengah Tantangan Ekonomi Global

“Saya berharap seluruh OPD dapat bekerja dengan profesionalisme yang tinggi dan tetap mengutamakan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Bupati yang didampingi oleh Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah juga mengajak semua ASN untuk bersama-sama menjaga dan membangun Kabupaten Muaro Jambi.

Meski tidak semua ASN bekerja dalam satu barisan, Bupati berharap mereka tetap memiliki komitmen yang sama dalam membangun daerah dan melayani masyarakat dengan penuh dedikasi.(*)