SEPUCUKJAMBI.ID – LASIK (Laser-Assisted In Situ Keratomileusis) adalah prosedur bedah mata yang populer untuk memperbaiki gangguan penglihatan, termasuk rabun jauh, rabun dekat, dan silinder.
Prosedur ini bekerja dengan membentuk ulang kornea sehingga cahaya jatuh tepat di retina, sehingga penglihatan menjadi lebih jelas.
Karena perubahan terjadi langsung pada struktur kornea, hasil LASIK pada dasarnya bersifat permanen.
Meski demikian, banyak orang bertanya-tanya, apakah penglihatan setelah LASIK benar-benar akan bertahan seumur hidup?.
Menurut dokter mata, efek LASIK menetap pada kornea, namun mata tetap bisa mengalami perubahan seiring waktu.
Mata adalah organ hidup yang terus menua dan menyesuaikan diri, sehingga perubahan penglihatan tetap mungkin terjadi.
Perubahan Penglihatan Setelah LASIK
Salah satu perubahan paling umum adalah presbiopia, yaitu berkurangnya kemampuan mata untuk melihat jarak dekat yang biasanya muncul setelah usia 40 tahun.
Kondisi ini terjadi karena lensa mata menjadi lebih kaku akibat penuaan, dan LASIK tidak dirancang untuk mencegah presbiopia.
Dengan kata lain, seseorang yang telah menjalani LASIK tetap mungkin membutuhkan kacamata baca di masa mendatang.
Selain faktor usia, perubahan penglihatan bisa muncul pada pasien yang kondisi matanya masih berkembang saat operasi.
Pada beberapa orang, minus atau silinder bisa kembali dalam derajat ringan beberapa tahun setelah LASIK.
Dokter mata dalam kondisi tertentu dapat merekomendasikan tindakan tambahan atau enhancement jika kornea masih memungkinkan.
Proses Pemulihan dan Stabilitas Penglihatan
LASIK dikenal sebagai prosedur dengan waktu pemulihan cepat. Banyak pasien melaporkan peningkatan penglihatan hanya dalam satu hari setelah operasi.
Namun, proses penyembuhan penuh dan stabilisasi penglihatan biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga 2–3 bulan.
Selama masa pemulihan, beberapa gejala umum dapat muncul seperti:
-
Sensitivitas terhadap cahaya
-
Silau atau penglihatan sedikit buram
Biasanya gejala-gejala ini akan berangsur membaik seiring waktu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







