JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk terus memperluas jaringan layanan Smartfren di Provinsi Jambi sebagai bagian dari implementasi kampanye Jagoan Sinyal Se-Indonesia.
Setelah proses integrasi jaringan, perusahaan mengklaim cakupan layanan Smartfren di Jambi meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan sebelum integrasi.
Saat ini, layanan Smartfren di provinsi tersebut ditopang lebih dari 3.900 base transceiver station (BTS) yang menjangkau berbagai wilayah, mulai dari kawasan perkotaan hingga sejumlah daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses jaringan.
Penguatan infrastruktur itu dilakukan untuk mengimbangi meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet dan aktivitas digital yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.
Group Head Marketing SMARTFREN XLSMART, Astiyanto Tri Muktiwibowo, mengatakan peningkatan jaringan tidak hanya difokuskan pada perluasan wilayah layanan, tetapi juga peningkatan kapasitas agar kualitas koneksi tetap stabil ketika trafik data meningkat.
“Kami ingin semakin banyak masyarakat memperoleh pengalaman internet yang lebih baik. Karena itu, selain memperluas jangkauan, kami juga meningkatkan kapasitas jaringan agar mampu mengakomodasi kebutuhan konektivitas yang terus berkembang,” ujarnya.
Prioritaskan Wilayah Berkembang
Pengembangan jaringan dilakukan secara bertahap di hampir seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Beberapa daerah yang menjadi prioritas antara lain Kabupaten Merangin, Sarolangun, Tanjung Jabung, serta sejumlah kecamatan di Kota Jambi.
Dengan penambahan infrastruktur tersebut, XLSMART berharap kualitas layanan menjadi lebih merata sehingga pelanggan dapat menikmati koneksi yang lebih stabil, baik di pusat kota maupun wilayah pinggiran.
Perusahaan mencatat, sejak integrasi jaringan dilakukan, trafik penggunaan data Smartfren di Jambi meningkat lebih dari 25 persen.
Angka tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya aktivitas digital masyarakat sekaligus bertambahnya penggunaan layanan Smartfren.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







