SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Norwegia menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.
Menghadapi salah satu favorit juara, Brasil, skuad asuhan Stale Solbakken sukses menang 2-1 pada babak 16 besar dan memastikan tiket ke perempat final.
Erling Haaland menjadi bintang kemenangan Norwegia lewat dua gol yang dicetaknya pada babak kedua.
Sementara Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada masa injury time.
Kemenangan ini mengantarkan Norwegia melaju ke delapan besar dan akan menghadapi pemenang laga Meksiko kontra Inggris.
Sebaliknya, Brasil harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat meski datang sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Bertanding di New York New Jersey Stadium, Brasil sebenarnya tampil dominan sejak menit awal.
Tim Samba bahkan memiliki peluang emas membuka keunggulan pada menit ke-10 setelah VAR menghadiahkan penalti akibat pelanggaran Kristoffer Ajer terhadap Matheus Cunha.
Namun peluang tersebut terbuang sia-sia. Tendangan penalti Bruno Guimaraes berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper Norwegia, Orjan Nyland, yang melakukan penyelamatan krusial.
Setelah gagal mencetak gol, Brasil terus menguasai permainan dan beberapa kali mengancam pertahanan Norwegia.
Meski demikian, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat berbagai peluang gagal berbuah gol.
Norwegia perlahan keluar dari tekanan. Menjelang turun minum, Martin Odegaard dan Erling Haaland sempat mengancam gawang Alisson, tetapi skor 0-0 tetap bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, pelatih Stale Solbakken melakukan perubahan dengan memasukkan Oscar Bobb dan Andreas Schjelderup untuk meningkatkan intensitas serangan.
Pergantian tersebut terbukti efektif. Setelah mampu meredam tekanan Brasil, Norwegia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-79.
Berawal dari umpan silang Andreas Schjelderup, Erling Haaland lepas dari pengawalan Gabriel Magalhaes sebelum menanduk bola ke gawang Alisson.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-0 untuk Norwegia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







