Wisata Alam Merangin Unjuk Gigi di Ajang Hari Desa Nasional

Pemkab Merangin mempromosikan potensi desa wisata pada peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali, Jawa Tengah, untuk memperluas daya tarik wisata daerah.

BOYOLALI, SEPUCUKJAMBI.IDPemerintah Kabupaten Merangin memanfaatkan momentum peringatan Hari Desa Nasional 2026 untuk memperkenalkan potensi desa wisata yang dimiliki kepada publik nasional.

Ajang berskala nasional ini digelar di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojongan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026).

Melalui keikutsertaan pada kegiatan tersebut, Pemkab Merangin berupaya memperluas jangkauan promosi wisata alam daerah, sekaligus membuka peluang kolaborasi antarwilayah.

Beragam materi promosi, seperti brosur dan pamflet destinasi wisata alam Merangin, dibagikan kepada para pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Bupati Merangin H M Syukur, melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Merangin, Deddi Chandra, menyampaikan bahwa keindahan wisata alam Merangin memiliki daya saing yang tidak kalah dengan daerah lain.

Baca juga:  Curah Hujan Tinggi Jadi Kendala, CSR Cetak Sawah 2025 Batang Hari Molor

“Wisata alam Merangin punya keindahan yang luar biasa. Karena itu, kami memanfaatkan momen Hari Desa Nasional ini untuk memperkenalkannya secara luas. Banyak brosur dan pamflet destinasi wisata Merangin yang sudah kami bagikan kepada pengunjung,” ujar Deddi Chandra yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Peringatan Hari Desa Nasional 2026 dibuka secara resmi oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes-PDT) Yandri Susanto.

Acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimun, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, serta perwakilan pemerintah daerah dari berbagai provinsi.

Baca juga:  Lima Ranperda Disetujui, Pemkab Merangin Apresiasi Sinergi DPRD

Selain promosi desa wisata, rangkaian kegiatan Hari Desa Nasional juga diisi dengan pembukaan Pasar Murah dan Pameran Produk Unggulan UMKM Desa yang dipusatkan di kawasan Kebun Raya Indrokilo, Desa Butuh, Boyolali.

Pameran tersebut mulai dibuka sejak Rabu (14/1/2026).

Mendes-PDT Yandri Susanto mengatakan, produk unggulan desa memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem ekonomi nasional, termasuk dalam penyediaan bahan pokok bagi program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

“Produk-produk desa ini bukan hanya kebanggaan lokal, tetapi juga bisa menopang program strategis pemerintah. Ini menjadi bukti bahwa desa mampu berkontribusi langsung terhadap perekonomian nasional,” ujarnya.

Baca juga:  3.478 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati Merangin Beri Pesan Ini

Dipilihnya Boyolali, Jawa Tengah, sebagai lokasi peringatan Hari Desa Nasional 2026 bukan tanpa alasan.

Wilayah ini dinilai sebagai salah satu kawasan percontohan desa yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam pembangunan dan pengelolaan potensi desa.

Melalui ajang ini, pemerintah berharap produk unggulan desa, termasuk dari badan usaha milik desa (BUMDes) dan pelaku UMKM, mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Ke depan, Kemendes PDT juga berencana mengintegrasikan produk desa ke dalam skema desa ekspor serta pemenuhan kebutuhan berbagai program pemerintah.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait