“Di Provinsi Jambi saat ini terdapat 73 Induk Olahraga (Inorga), dan tugas saya bersama KORMI adalah bagaimana menghadirkan kegiatan yang menyehatkan, menggembirakan, dan membugarkan masyarakat. Namun di Kota Jambi, saya ingin menambahkan satu tujuan lagi, yaitu bagaimana olahraga ini juga bisa ‘membahagiakan’ masyarakat, sejalan dengan cita-cita kemerdekaan Indonesia: rakyat yang merdeka, sehat, dan bahagia pada akhirnya,” harap Edi.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam memajukan KORMI ke depan, bukan hanya bersama pemerintah, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, pengembangan setiap Inorga yang ada membutuhkan sinergi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak.
“Setelah pelantikan ini, segera lakukan rapat kerja, konsolidasi, dan pemetaan terhadap seluruh Inorga. Yang terpenting, jadikan KORMI sebagai ruang silaturahmi yang membawa semangat untuk menyehatkan, membugarkan, menggembirakan, dan membahagiakan masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Edi menyampaikan kabar gembira bagi masyarakat Provinsi Jambi.
Ia mengungkapkan bahwa tahun depan, melalui Komisi V DPR RI, telah diinisiasi program bedah rumah sebanyak 15.000 unit yang akan diperuntukkan bagi masyarakat di wilayah Provinsi Jambi.
“Saya sudah minta data dari Pak Wali, nanti akan kita petakan bersama. Untuk Kota Jambi, saya rasa sekitar 3.000 unit bisa kita alokasikan, dengan nilai bantuan sebesar 20 juta rupiah per unit, tanpa potongan apa pun,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua KORMI Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, menyampaikan alasannya memilih bergabung dan berkontribusi dalam KORMI.
Menurutnya, KORMI tidak hanya menaungi banyak Induk Olahraga (Inorga), tetapi juga menjadi wadah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, serta mengandung nilai-nilai kultural, adat istiadat, hingga keagamaan.
“Ini tentu sangat sejalan dengan program Pemerintah Kota Jambi saat ini, yang dapat dikolaborasikan melalui semangat gotong royong dan pembangunan dari akar rumput, dengan Ketua RT sebagai garda terdepan,” ujarnya.







