JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha,S.E,.M.A, secara resmi membuka Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) XXIII tingkat kota Jambi Tahun 2025, yang berlangsung di lapangan utama Grha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi, pada Jumat pagi (11/7/2025).
Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol Sirine dan Pelepasan Balon ke udara.
Festival Anak Sholeh Tingkat kota Jambi yang dilaksanakan selama 3 hari, mulai 11 hingga 13 Juli 2025 dengan mengambil tempat lapangan utama Grha Siginjai sebagai arena utama, dan di beberapa OPD sebagai tempat cabang-cabang lomba lainnya itu, diikuti 458 orang peserta dari TKA usia 7 tahun,TPA Tingkat SD usia 10 tahun dan TQA Tingkat SMP 12-15 tahun utusan dari masing-masing Kecamatan se-Kota Jambi.
Rangkaian FASI XXIII Tingkat Kota Jambi Tahun 2025 diawali dengan pelantikan Dewan Hakim dan Panitera yang akan bertugas selama pelaksanaan perlombaan. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha yang secara simbolis melakukan pemasangan toga dan tanda pengenal kepada perwakilan Dewan Hakim.
Dalam sambutannya, Wawako menyampaikan bahwa FASI bukan sekedar ajang kompetisi, melainkan ruang pembinaan yang sangat penting untuk membentuk karakter dan kepribadian generasi muda Islam.
“Festival ini menjadi sarana bagi anak-anak kita untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membiasakan diri mengamalkan nilai-nilai Islam sejak dini, serta membentuk pribadi yang berakhlak mulia. Selaras dengan semangat Tahun Baru Islam, FASI ini menjadi momentum hijrah menuju perbaikan diri, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan sosial bermasyarakat,” tuturnya.
“Hari ini, kita bukan hanya merayakan Tahun Baru Islam, tetapi juga merayakan semangat anak-anak shaleh dan shalehah Kota Jambi yang luar biasa. Kalian adalah generasi penerus, calon pemimpin masa depan, dan harapan bangsa dan negara. Saya yakin dari ajang ini akan lahir generasi Qur’ani yang cerdas, kreatif, dan berakhlakul karimah, yang kelak akan membanggakan orang tua, agama, bangsa, dan daerah,” lanjut Diza.







