Wali Kota Maulana dan Wamen BKKBN Kompak Dorong Program Cegah Stunting

Sementara itu, usai melakukan pendampingan tersebut, Wali Kota Maulana dalam keterangannya, menuturkan bahwa telah menyampaikan sejumlah program inovatif Pemerintah Kota Jambi kepada Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, terutama dalam konteks pencegahan stunting.

“Alhamdullillah, melalui program-program tersebut sangat berdampak pada angka stunting kota Jambi, yang pada tahun 2023 lalu diangka 13,5 persen, sementara di tahun 2024 diangka 10,5 persen,” ujarnya.

Baca juga:  Belanja Bareng Yatim dan Dhuafa, Wawako Diza Beri Semangat Optimis dan Motivasi

Wali Kota optimis dengan program-program yang menyentuh langsung kepada masyarakat, seperti kepada anak balita, ibu hamil dan ibu menyusui dapat terus menekan angka stunting di Kota Jambi yang targetnya diangka 8 persen.

“Ini adalah hal yang harus kita perjuangkan bersama, melalui program-program kolaboratif lainnya dilapangan. Seperti yang diterapkan di Kecamatan Alam Barajo ini melalui program Si Paling Demen. Dan masih banyak lagi inovasi diwilayah -wilayah lain yang secara keseluruhan akan membantu menekan percepatan angka stunting,” ucap Maulana.

Baca juga:  Pengukuhan Dewan Pengupahan, Walikota Maulana Tekankan Pentingnya Investasi dan Lapangan Kerja

Ia menambahkan, bahwa program penanganan stunting ini telah tersebar disemua perangkat daerah dan instansi vertikal dilingkup Kota Jambi.

Seperti Dinas Kesehatan ada pemeriksaan ibu hamil, PDAM ada penambahan air bersih bagi warga berpenghasilan rendah, Dinas Perkim ada Bedah Rumah dan Dinas Lingkungan Hidup tentang pengolahan sampah.

Baca juga:  Jambi MANTAP 2029: Gubernur Al Haris Paparkan Capaian dan Program Unggulan PRO-JAMBI

“Secara keseluruhan program ini tujuannya sama untuk menjaga kesejahteraan masyarakat sehingga menghasilkan penurunan stunting yang kerjanya lintas OPD dan stakeholder terkait,” tutup Wali Kota Jambi itu.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait