“Sementara itu, melalui kebijakan pemerintah kota Jambi telah sejalan dengan program Kota Jambi Bahagia mewujudkan Kota Perdagangan dan Jasa yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, dan Sejahtera,” paparnya.
Wali Kota Maulana juga turut menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas dukungan dan kolaborasi bersama stakeholder serta seluruh lapisan masyarakat hingga berbagai prestasi dalam program pembangunan keluarga berhasil diraih, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi, M. Jaelani, memaparkan sejumlah capaian strategis Program Bangga Kencana yang telah berhasil direalisasikan sepanjang tahun 2024.
Beberapa indikator keberhasilan tersebut antara lain:
– Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) Kota Jambi mencapai angka 66,84, melampaui target tahun 2024 yang ditetapkan sebesar 66,70.
– Pencapaian Peserta KB Aktif (PA) tercatat sebanyak 71.446 akseptor atau sebesar 134,63% dari target PPM sebanyak 53.070 akseptor.
– Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 yang menunjukkan tren penurunan prevalensi secara signifikan.
– Pembentukan Kampung KB sebanyak 68 Kampung, dengan klasifikasi sebagai, yakni 36 Kampung KB Klasifikasi Dasar, 8 Kampung KB Klasifikasi Berkembang, 3 Kampung KB Klasifikasi Mandiri, dan 21 Kampung KB Klasifikasi Berkelanjutan.
“Dari total Kampung KB tersebut, 23 Kampung KB didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), sementara sisanya berjalan melalui pembiayaan mandiri dari pemerintah daerah dan masyarakat,” jelasnya.
Jaelani juga menyampaikan bahwa Pemkot Jambi telah membentuk sebanyak 68 Rumah Data Kependudukan (Rumah Dataku), seluruhnya sudah berada pada klasifikasi Paripurna. Dari jumlah tersebut, 23 Rumah Dataku didanai oleh DAK, dan selebihnya dengan pembiayaan mandiri.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Jambi juga terus mendorong edukasi kependudukan melalui dunia pendidikan. Sejak tahun 2021 hingga 2024, telah dibentuk sebanyak 30 Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang tersebar di berbagai jenjang, mulai dari Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah hingga Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.







