SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Afrika Selatan tidak punya banyak waktu untuk beradaptasi di Piala Dunia 2026.
Bafana Bafana langsung dihadapkan pada ujian berat saat menghadapi tuan rumah Meksiko pada pertandingan pembuka turnamen paling bergengsi di dunia tersebut.
Laga yang akan menjadi pembuka resmi Piala Dunia 2026 itu juga menjadi momen bersejarah bagi Afrika Selatan yang kembali tampil di putaran final Piala Dunia di luar kandang untuk pertama kalinya sejak edisi 2002.
Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, menyadari timnya akan menghadapi tekanan besar.
Selain berstatus tuan rumah, Meksiko datang dengan modal impresif dan dukungan puluhan ribu suporter yang diprediksi memenuhi stadion.
Karena itu, seluruh fokus persiapan Afrika Selatan kini diarahkan untuk menghadapi El Tri.
“Kami tahu apa yang harus dilakukan ketika Meksiko menguasai bola dan ketika kami memegang penguasaan bola. Semua persiapan kami difokuskan untuk pertandingan ini,” kata Broos.
Meksiko Datang dengan Modal Mentereng
Afrika Selatan menghadapi lawan yang sedang berada dalam performa terbaiknya.
Meksiko menyapu bersih seluruh pertandingan pemanasan menjelang Piala Dunia, termasuk kemenangan telak 5-1 atas Serbia.
Tidak hanya itu, Meksiko juga memiliki rekor kandang yang mengesankan.
Mereka belum pernah kalah dalam tujuh pertandingan Piala Dunia yang dimainkan di stadion yang akan menjadi venue laga pembuka tersebut.
Faktor tuan rumah menjadi keuntungan tambahan yang membuat Meksiko masuk daftar favorit untuk melaju jauh di turnamen ini.
Broos bahkan mengakui kualitas tim asuhan Meksiko tidak hanya bertumpu pada pemain bintang, tetapi juga kekuatan kolektif yang membuat mereka sulit dikalahkan.
“Mereka tim yang sangat bagus, memiliki banyak pergerakan dan sangat solid. Anda bisa melihat mereka benar-benar memiliki ambisi besar untuk menjadi juara dunia,” ujarnya.
Ulangan Bersejarah dari Piala Dunia 2010
Pertandingan ini juga menghadirkan catatan unik dalam sejarah Piala Dunia.
Afrika Selatan dan Meksiko pernah bertemu pada laga pembuka Piala Dunia 2010 saat turnamen digelar di Afrika Selatan.
Kala itu, pertandingan berakhir imbang 1-1 dan menjadi salah satu laga pembuka paling dikenang karena gol spektakuler Siphiwe Tshabalala.
Kini, 16 tahun berselang, kedua negara kembali dipertemukan dalam laga pembuka, sebuah situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam format pertandingan pembuka tunggal Piala Dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







