SEPUCUKJAMBI.ID – Harapan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk menunjuk Pep Guardiola sebagai pelatih baru Timnas Italia dipastikan pupus.
Pelatih asal Spanyol itu dilaporkan menolak tawaran menangani Gli Azzurri setelah mempertimbangkan berbagai aspek bersama keluarga dan agennya.
Kabar tersebut diungkap pakar transfer Eropa Fabrizio Romano, yang menyebut Guardiola memilih belum kembali ke dunia kepelatihan setelah mengakhiri masa panjangnya bersama Manchester City.
Sebelumnya, FIGC bergerak mencari pelatih baru menyusul mundurnya Gennaro Gattuso.
Keputusan itu diambil setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, sehingga federasi langsung berburu sosok berpengalaman untuk memimpin tim nasional.
Pep Guardiola Pilih Beristirahat
Menurut laporan Romano, perwakilan FIGC dan Guardiola sempat mengadakan pertemuan pada pekan lalu.
Dalam kesempatan itu, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut menerima proposal dari federasi untuk dipelajari lebih lanjut.
Namun setelah berdiskusi dengan keluarga dan agennya, Guardiola akhirnya memutuskan menolak tawaran tersebut.
Pelatih berusia 55 tahun itu disebut ingin menikmati masa istirahat setelah hampir satu dekade menangani Manchester City dan belum memiliki keinginan kembali melatih dalam waktu dekat.
Bukan Karena Masalah Gaji
Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Guardiola meminta bayaran tinggi agar bersedia menangani Timnas Italia.
Spekulasi itu muncul karena selama melatih Manchester City, ia menjadi salah satu pelatih dengan gaji tertinggi di dunia.
Namun Fabrizio Romano membantah anggapan tersebut.
Menurutnya, keputusan Guardiola menolak Italia sama sekali tidak berkaitan dengan nilai kontrak atau besaran gaji yang ditawarkan FIGC.
Alasan utamanya adalah keinginan Guardiola untuk beristirahat sebelum menerima tantangan baru.
Mancini dan Pirlo Jadi Kandidat
Gagal mendapatkan Guardiola membuat FIGC harus mengalihkan perhatian kepada kandidat lain.
Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Italia, di antaranya mantan pelatih Roberto Mancini dan eks gelandang legendaris Italia Andrea Pirlo.
Kedua nama tersebut disebut masuk dalam daftar calon yang berpotensi dipertimbangkan FIGC untuk membangun kembali kekuatan Gli Azzurri setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
Kini, keputusan berada di tangan federasi untuk menentukan sosok yang dinilai paling tepat membawa Italia kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







