JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi mematangkan pelaksanaan Sertifikasi Dosen (Serdos) 2026 dengan memperkuat kesiapan dan kompetensi para asesor.
Sebanyak 16 asesor mengikuti kegiatan Refreshment Asesor untuk menyamakan persepsi sekaligus memastikan proses penilaian berjalan objektif dan sesuai standar.
Kegiatan yang berlangsung di lantai 6 Gedung Rektorat UIN STS Jambi, Selasa 3 November 2026, dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. H. Ayub Mursalin, S.Ag., M.A.
Dalam arahannya, Ayub menekankan bahwa keseragaman pemahaman menjadi faktor penting dalam proses penilaian sertifikasi dosen.
Menurutnya, setiap asesor harus memiliki pemahaman yang sama terhadap mekanisme dan prinsip asesmen agar hasil penilaian dapat dipertanggungjawabkan.
Ia mengingatkan bahwa objektivitas harus menjadi landasan utama dalam menilai kompetensi dosen.
Dengan menerapkan prinsip asesmen secara konsisten, proses sertifikasi diharapkan mampu menghasilkan penilaian yang akurat dan sesuai ketentuan.
“Kesamaan persepsi antarasesor sangat penting dalam proses penilaian sertifikasi dosen. Karena itu, prinsip asesmen harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN STS Jambi, Dr. Tanti, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti 16 asesor.
Pada pelaksanaan Serdos tahun 2026, terdapat 83 dosen yang akan menjalani proses penilaian.
Menurut Tanti, kegiatan penyegaran ini menjadi bagian penting untuk memastikan para asesor memahami kembali aspek teknis dan mekanisme penilaian.
Kesamaan standar diharapkan dapat meminimalkan perbedaan persepsi dalam proses asesmen.
Pembekalan teknis juga diberikan oleh Sekretaris LPM UIN STS Jambi, Dr. Zawaqi Afdal Jamil, yang hadir sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan petunjuk teknis (juknis) penilaian sertifikasi dosen, terutama terkait pengisian portofolio melalui aplikasi yang digunakan dalam proses Serdos.
Materi tersebut menjadi perhatian penting karena portofolio merupakan salah satu bagian dalam tahapan penilaian sertifikasi dosen.
Para asesor diberikan pemahaman mengenai mekanisme pengisian dan aspek teknis yang harus diperhatikan agar proses penilaian berjalan sesuai pedoman.
Melalui kegiatan Refreshment Asesor Serdos 2026 ini, UIN STS Jambi berupaya memastikan seluruh asesor memiliki kesiapan yang memadai sebelum melaksanakan penilaian terhadap dosen peserta sertifikasi.
Penguatan kompetensi asesor dan penyamaan persepsi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan sertifikasi dosen yang transparan, objektif, konsisten, serta mampu menjaga mutu dan profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan perguruan tinggi.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







