Tingkatkan Deteksi Penyakit Jantung, Heartology Kenalkan Terobosan Penanganan Penyakit Katup Jantung ke Kalangan Medis Jambi

Dengarkan

Penanganan intevensi dilakukan dengan mengganti katup yang lama dengan katup yang baru melalui akses perkutan seperti pada kateterisasi jantung, bukan secara pembedahan dengan membelah rongga dada.

Contoh teknik ini adalah penggantian katup Aorta yang disebut TAVI (transcatheter Aortic Valve Implantation) yang mengganti katup Aorta lama dengan baru menggunakan kateter. Teknik intervensi lain adalah mengurangi kebocoran katup jantung mitral dengan MitraClip, teknik menjepit daun-daun katup mitral yang menyebabkan kebocoran dengan menggunakan kateter.

Untuk katup Trikuspid, terdapat teknik TricValve yang dapat mengurangi beban kerja jantung pada kebocoran katup Trikuspid yang berat. Kelainan pada katup Pulmonal juga dapat ditangani dengan kateterisasi, baik penyempitan maupun kebocoran.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Ajak Warga Subuhan, Sarapan, dan Sampaikan Aspirasi Langsung

Terkadang penyakit katup jantung bisa juga disertai dengan adanya penyempitan pembuluh darah koroner yang juga membutuhkan penanganan.

Pada kasus seperti ini, penanganan menyeluruh secara bedah bisa menjadi pilihan utama.

Teknik-teknik intervensi yang disebut di atas dapat menjadi alternatif pada kasus-kasus dimana bedah tidak dapat dilakukan karena adanya faktor penyulit atau risiko bedah yang tinggi.

Dalam praktik klinis, penanganan penyakit katup jantung membutuhkan ketepatan waktu mendeteksi dan terapi, baik obat-obatan maupun secara prosedural.

Baca juga:  Kapolda Jambi Lantik Pejabat Baru, Rotasi Jabatan PJU dan Kapolres Jambi

Ketepatan mengenali gejala dan diagnosis akan menentukan luaran jangka panjang pasien.

Selain itu, screening dengan menggunakan echokardiografi membantu dalam mendeteksi kelainan pada katup jantung.

Penjagaan dengan mencegah sklerosis pada katup dapat juga dicapai dengan menjaga kadar kolesterol dan gula.

Diskusi ini juga menjadi bagian dari upaya Heartology memperluas kolaborasi dengan dokter-dokter umum di luar Jakarta, termasuk di Jambi, sebagai mitra rujukan.

Harapannya, pasien dengan indikasi penyakit katup jantung atau kasus-kasus jantung kompleks bisa segera dideteksi dan bila diperlukan dapat dirujuk ke fasilitas spesialis yang tepat.

Baca juga:  Prestasi Membanggakan, Pemprov Jambi Dapat Opini Kualitas Tertinggi dari Ombudsman

Hingga 2025, hampir 60% pasien Heartology berasal dari luar Jakarta—menunjukkan bahwa masyarakat di berbagai daerah semakin teredukasi dan percaya terhadap kemampuan Heartology dalam menangani kasus jantung yang kompleks, didukung oleh teknologi terkini dan tim dokter subspesialis multidisipliner.

image_pdfimage_print

Pos terkait