Kartu Bahagia, Rumel, dan Kampung Bahagia: Transformasi Kota Jambi di Tahun Pertama Maulana-Diza

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tepat satu tahun kepemimpinan Walikota Jambi Dr dr H Maulana, MKM dan Wakil Walikota Diza Hazra Aljosa SE MA, berbagai program strategis telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Kepemimpinan periode 2025–2030 menekankan kesejahteraan warga, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, serta pelayanan publik yang cepat dan transparan.

Kartu Bahagia: Masyarakat Lebih Sejahtera

Program Kartu Bahagia telah memberikan manfaat nyata bagi ribuan warga Kota Jambi:

  • 49.212 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mendapat layanan kesehatan gratis.

  • 3.000 pekerja rentan, 1.650 Ketua RT, 1.114 PHL, dan 1.316 petugas syara terfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan.

  • 111.762 warga menjalani pengecekan kesehatan gratis.

  • 2.070 peserta didik memperoleh beasiswa.

  • 13.235 rumah terpasang jaringan gas, bagian dari target 100.000 sambungan.

  • Sekolah Rakyat di Kelurahan Bagan Pete menampung 1.080 peserta didik dari SD hingga SMA.

“Program Kartu Bahagia memastikan setiap warga, terutama yang kurang mampu, merasakan manfaat pembangunan kota. Sehat, berpendidikan, dan sejahtera adalah hak semua warga,” kata Walikota Maulana.

Balai Latihan Kerja Tematik dan BanHarkat: SDM Tangguh dan UMKM Mandiri

  • Balai Latihan Kerja Tematik (Balikat) menyiapkan SDM Kota Jambi yang terampil, dengan lebih dari 2.000 orang terserap di industri dan program magang luar negeri.

  • BanHarkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) memberikan modal usaha ringan bunga 3% per tahun senilai Rp 111,4 miliar, mendukung UMKM dan pengusaha pemula.

“Dengan akses modal mudah dan terjangkau, UMKM bisa tumbuh dan mendorong ekonomi kota,” ujar Wawako Diza.

Ruang Milenial dan Kampung Bahagia

  • Ruang Milenial (Rumel) hadir sebagai fasilitas produktivitas generasi muda dengan internet gratis di Terminal Rawasari, Pasar Jambi, dan Taman Banjuran Budayo.

  • Kampung Bahagia menekankan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat dengan semangat gotong royong:

    • 1.650 Ketua RT dilantik dan mengikuti retret serentak.

    • 67 RT pilot project menunjukkan realisasi 125–200%, dengan 212 kegiatan fisik dan 439 non-fisik.

Lansia Bahagia dan Kota Tangguh

  • Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) memberikan pendidikan non-formal agar lansia tetap produktif.

  • Infrastruktur kota diperkuat dengan:

    • 459 jalan diperbaiki dan 1 jembatan baru dibangun.

    • Normalisasi sungai dan drainase, serta pembangunan kolam retensi 9 hektar yang juga jadi destinasi wisata.

    • Sistem pengelolaan sampah lebih modern, termasuk gerobak motor, industri briket TPA Talang Gulo, dan mobil angkut sampah ramah lingkungan.

    • Angkutan umum listrik dan bus listrik gratis diluncurkan.

Bahagia Berbudaya dan Aparatur Pelayanan Kompeten

  • Festival budaya lokal dan sport tourism digelar untuk melestarikan identitas Melayu dan suku lain.

  • Melalui Apel Kota (Aparatur Pelayanan Kompeten dan Berintegritas) dan Balap (Bahagia Berintegritas Pelayanan Anti Pungli):

    • 5.000 tenaga honorer diangkat PPPK.

    • ASN diperkuat kapasitasnya.

    • Kota Jambi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

  • Call Center Bahagia 112 merespon 6.152 keluhan masyarakat, dengan tingkat penyelesaian 97,15%.

“Setahun ini bukti kerja nyata untuk kesejahteraan warga, kota tangguh, dan pelayanan cepat, transparan, dan dekat dengan masyarakat,” tambah Maulana.

“Setiap program kami rancang untuk memberdayakan semua warga, dari generasi muda hingga lansia, UMKM hingga pekerja rentan,” timpal Diza.(*)




Walikota Maulana Kunjungi Pekanbaru, Bawa Pulang Konsep Pengelolaan Sampah dan PAD

PEKANBARU, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat upaya perbaikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza.

Salah satu langkah strategis dilakukan melalui kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Pekanbaru, Sabtu (17/01/2026), guna bertukar gagasan dan praktik terbaik antar daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Maulana bersama jajaran pejabat Pemkot Jambi disambut langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, S.E., M.M., di Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru.

Pertemuan itu dimanfaatkan untuk diskusi mendalam terkait pengelolaan pemerintahan, pelayanan publik, hingga strategi peningkatan pendapatan daerah.

Maulana menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan banyak referensi yang relevan untuk diterapkan di Kota Jambi, terutama dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan terkecil.

Menurutnya, persoalan sampah menjadi salah satu fokus utama Pemkot Jambi ke depan.

“Tahun ini Pemkot Jambi akan menerapkan Program Kampung Bahagia di seluruh RT. Salah satu prioritasnya adalah pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, Kota Pekanbaru telah menjalankan sistem pengelolaan sampah melalui program Lembaga Pengelola Sampah (LPS).

Di mana setiap rumah tangga memiliki tanggung jawab terhadap sampahnya masing-masing. Pola ini dinilai sejalan dengan konsep Kampung Bahagia yang akan diterapkan di Jambi.

“Pengangkutan dilakukan dari rumah ke rumah sehingga tidak ada lagi TPS liar. Selain lebih tertata, sampah juga bisa memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Tak hanya membahas persoalan persampahan, kunjungan kerja ini juga menghasilkan kerja sama strategis di bidang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemkot Jambi, kata Maulana, akan mendapatkan hibah sistem perizinan bangunan berbasis aplikasi dari Pemkot Pekanbaru.

“Sistem perizinan ini memungkinkan proses Perizinan Pembangunan Gedung diselesaikan hanya dalam waktu dua jam. Aplikasinya akan diberikan secara gratis dan direplikasi di Kota Jambi, dengan harapan mampu mendorong peningkatan PAD,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut positif kunjungan Pemkot Jambi dan menyatakan ketertarikannya untuk melakukan kunjungan balasan.

Ia menilai banyak program Pemkot Jambi yang sejalan dan bisa saling dipelajari.

“Dari diskusi yang berlangsung, banyak hal yang justru ingin kami pelajari dari Kota Jambi, baik soal tata kelola pemerintahan, peningkatan PAD, hingga pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis,” singkat Agung.

Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi antar pemerintah daerah serta mempercepat lahirnya kebijakan inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.(*)




Pengelolaan Sampah Kota Jambi Masuki Era Modern, Mesin Regen Bisa Olah Ratusan Ton Per Hari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Untuk pertama kalinya pada masa kepemimpinan Wali Kota Jambi Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Pemerintah Kota Jambi menghadirkan pameran teknologi pengelolaan sampah modern skala besar.

Acara ini digelar oleh PT Regen Bioteknologi Solusi Indonesia melalui kegiatan bertajuk “Regen Technology Showcase 2025” di TPA Talang Gulo, Kota Jambi.

Showcase ini menjadi langkah awal Pemkot Jambi menuju modernisasi pengelolaan sampah berbasis teknologi, sekaligus membuka peluang kerja sama internasional di sektor lingkungan.

PT Regen menggandeng berbagai pihak penting, termasuk perwakilan Tsinghua University, Qinglv Global, dan Shanghai Phelix Co. Ltd, perusahaan besar yang bergerak di bidang teknologi persampahan dan pengolahan material.

CEO PT Regen Bioteknologi Solusi Indonesia, Heryadi Putra Chan, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar untuk menunjukkan secara langsung proses transformasi sampah menjadi komoditas baru bernilai manfaat.

Menurut Heryadi, teknologi Regen dimulai dari fase penyemprotan sampah menggunakan mesin dan cairan Biosolution.

Cairan ini berfungsi menghilangkan bau, mempercepat proses pengeringan, dan memudahkan pengubahan sampah menjadi kompos.

Selanjutnya, sampah dijemur selama 21 hari, dengan penyemprotan ulang setiap lima hari agar cairan merata ke seluruh tumpukan.

Memasuki hari ke-21, sampah dikeringkan maksimal sebelum dimuat menggunakan ekskavator menuju mesin pencacah Regen.

Mesin ini secara otomatis memisahkan sampah menjadi berbagai kategori, seperti kompos, plastik, logam, karung, kaca, dan material lainnya.

Keunggulan paling menonjol dari teknologi Regen adalah kemampuannya mengolah ratusan ton sampah per hari tanpa proses pembakaran dan dengan penggunaan energi yang sangat minim.

Teknologi ini juga akan terus diperbarui dengan target seluruh proses pengelolaan sampah bisa dilakukan sepenuhnya melalui sistem mesin, mulai dari tahap awal hingga akhir.

Heryadi menekankan bahwa showcase ini bukanlah tujuan akhir, melainkan permulaan perjalanan menuju transformasi pengelolaan sampah modern di Kota Jambi.

“Kami mengundang para mitra untuk berkolaborasi di TPA Talang Gulo. Harapan kami, apa yang dimulai hari ini menjadi langkah panjang menuju masa depan pengelolaan sampah yang lebih baik,” ujarnya.

Dengan kolaborasi antara Pemkot Jambi, PT Regen, akademisi, dan perusahaan teknologi asal China, program ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah terpadu.

Sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi mendapatkan “nafas kedua” sebagai komoditas yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.(*)




Kepemimpinan Maulana–Diza Buahkan Prestasi, IPM Kota Jambi Capai 82,32

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza, Kota Jambi kembali mencatat prestasi gemilang dalam bidang pembangunan manusia.

Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Rabu (5/11/2025), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi tahun 2025 mencapai 82,32 poin.

Capaian tersebut menjadikan Kota Jambi sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Jambi dengan status “sangat tinggi”, atau berada pada kategori IPM ≥ 80.

Meski demikian, peningkatan IPM Kota Jambi tahun ini tercatat paling rendah dibandingkan kabupaten/kota lainnya di provinsi, yakni hanya naik 0,55 poin atau 0,67 persen dari tahun 2024.

Kendati pertumbuhannya melambat, posisi Kota Jambi tetap tidak tergoyahkan sebagai daerah dengan IPM tertinggi di Provinsi Jambi.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, menjelaskan bahwa secara keseluruhan, Provinsi Jambi mencatat peningkatan IPM menjadi 75,13 pada tahun 2025, naik 0,77 poin dibanding tahun sebelumnya.

Seluruh kabupaten/kota di Jambi mengalami kenaikan IPM, termasuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang mencatat peningkatan tertinggi sebesar 0,99 poin atau 1,37 persen.

“Kota Jambi masih menjadi daerah dengan kualitas pembangunan manusia terbaik di provinsi ini,” kata dia.

“Namun, tantangannya ke depan adalah menjaga keberlanjutan peningkatan, terutama dalam sektor pendidikan dan kesehatan,” ujar Agus.

Dengan tidak adanya lagi daerah berstatus “sedang” atau “rendah” dalam capaian IPM, Pemerintah Provinsi Jambi menyebut bahwa distribusi pembangunan manusia kini semakin merata di seluruh wilayah.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kota Jambi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan manusia yang berkelanjutan, agar tidak stagnan di masa mendatang.

Pemerintah Kota Jambi diharapkan terus memperkuat program pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial guna menjaga prestasi tersebut.(*)




Respon Keluhan Masyarakat, Wali Kota Maulana Tutup 9 Pos Retribusi Parkir Di Kawasan Pasar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Pemkot Jambi dibawah duet kepemimpinan Maulana-Diza terus bergerak cepat.

Selain fokus pada penanganan banjir, pembenahan ruas jalan berlubang dan drainase, tata kelola sampah, serta penerangan lampu jalan, kini Wali Kota Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza sasar kawasan Pasar Kota Jambi.

Itu dilakukannya untuk menghidupkan kembali kawasan Pasar Jambi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi serta merespon keluhan masyarakat terkait parkir dalam kawasan itu.

Sebagai langkah awal, Wali Kota Jambi Maulana menutup 9 Pos Retribusi Parkir dalam kawasan tersebut, pada Jumat pagi (7/3/2025).

Baca juga:  Pimpin Apel, Wali Kota Maulana Tegaskan Tim Terpadu Tertibkan Gepeng dan Anjal Yang Resahkan Masyarakat

Baca juga:  Pemanfaatan QRIS dalam Sistem Parkir di Jambi, Maulana: Pendapatan Langsung Masuk ke Kas Daerah

Penutupan Pos Retribusi dalam kawasan ini guna kembali membangun daya tarik kawasan ‘heritage’ Pasar Jambi yang secara historis merupakan pusat perekonomian.

Dengan harapan peningkatan aktivitas ekonomi dapat berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus peningkatan daya saing daerah.

Tidak hanya menutup pos-pos retribusi yang dianggap sebagai ‘biang’ sepinya kawasan pasar dipusat Kota Jambi itu, Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza juga sekaligus mengukuhkan Juru Parkir (Jukir) resmi di kawasan pasar Jambi.

Sebanyak 34 Jukir resmi dikukuhkan yang ditandai dengan pengalungan tanda pengenal dan penyerahan QR Code QRIS serta buku tabungan Jukir.

Baca juga:  Sembilan Pos Retribusi Parkir Ditutup, Kadishub Kota Jambi Warning Para Jukir!

Baca juga:  Wako dan Wawako Jambi Sambangi BPK dan BPKP Perwakilan Jambi, Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi

Wali Kota Maulana mengatakan, penutupan pos-pos retribusi ini dilakukan setelah menyerap aspirasi masyarakat, baik itu dari pengunjung maupun pedagang diwilayah pasar.

“Ini kita lakukan atas masukan dari pengunjung dan pedagang yang tren ekonominya saat ini sedang menurun, dimana salah satu penyebabnya adalah pembayaran parkir yang berkali-kali. Oleh karena itu, kita bertanggung jawab untuk memajukan pasar ini yang merupakan denyut nadi perekonomian Kota Jambi,” katanya.

Guna menghidupkan kembali kawasan pasar sebagai pusat perekonomian daerah. Maulana juga menyebut akan menarik investor untuk kembali menata kawasan pasar di pusat Kota Jambi itu.

Tidak hanya diperuntukkan untuk wilayah perdagangan, namun juga akan disiapkan sebagai pusat pariwisata dan kuliner.

Baca juga:  Sinergi Penegakan Hukum, Dirpolairud Polda Jambi Perkuat Koordinasi dengan Kejati Jambi

Baca juga:  Berkah Mudik, Siapkan Motor untuk Perjalanan Aman dan Handal di AHASS

“Ini akan kita lakukan secara bertahap guna menjaga kawasan pasar ini bisa terus eksis, seperti yang dilakukan dibeberapa daerah di Indonesia menghidupkan kembali wilayah-wilayah tua atau herritage dengan bertransformasi menggali setiap potensi yang ada menjadi bernilai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi,” sebutnya.

Maulana menjelaskan meskipun penutupan pos parkir ini berpotensi mengurangi pendapatan daerah, namun hal itu diambil karena lebih mengutamakan pertumbuhan ekonomi sektor perdagangan dan jasa yang menjadi denyut nadi perekonomian pasar tersebut.

“Saya ingin agar perekonomian di kawasan ini bisa berkembang dan kembali eksis, serta memberi keuntungan lebih bagi masyarakat, khususnya para pedagang,” jelasnya.

Terkait dengan sistem pembayaran, Maulana mendorong agar dilakukan secara non tunai menggunakan sistem QRIS yang berhubungan langsung pada salah satu program kota Jambi Bahagia yaitu Bahagia Berintegritas Layanan Anti Pungli (BALAP), yang menciptakan pelayanan publik yang bersih, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca juga:  Sering Banjir, Pemkot Jambi Beri Teguran Terakhir ke JBC Terkait Kolam Retensi

Baca juga:  PPTB DALAM LINGKARAN KEPENTINGAN

“Jadi kedepan kita dorong pembayarannya menggunakan non tunai agar pendapatan parkir bisa langsung masuk ke kas daerah sebesar 40 persen dan 60 persennya diperuntukkan bagi Jukir yang telah ditunjuk secara resmi,” tuturnya.

“Ini harus kita mulai, untuk mengatasi segala permasalahan yang ada di kota Jambi ini, seperti salah satunya permasalahan kemacetan. Langkah berikutnya insyaAllah kita akan menciptakan ruang publik yang ramah lingkungan,” tambahnya.

Kepada Jukir, Wali Kota Maulana berharap agar bisa menjalankan proses parkir dengan baik, ramah dan santun, sehingga masyarakat yang berkunjung ke kawasan pasar merasa aman dan nyaman, sekaligus menunjang kelancaran arus lalu-lintas.

“Tidak hanya dikawasan pasar ini. Kami juga akan terapkan secara bertahap dikawasan-kawasan lain yang mempunyai potensi untuk pemasukan daerah,” harap Maulana.

Baca juga:  Harga Cabai Merah Turun Drastis di Pasar Kuala Tungkal, Masyarakat Harap Stabil Sampai Lebaran Penurun

Baca juga:  Genangan Air di Jalan Rangkayo Hitam Bangko, Bupati Merangin Minta PUPR Segera Perbaiki

Lebih lanjut, Maulana juga menyoroti terkait Jukir bandel yang akan di tindak melalui Dinas Perhubungan dengan peraturan yang telah di atur.

“Bagi masyarakat yang ingin menjadi Jukir harus mendaftar secara resmi yang akan dilatih dan dipersiapkan sarana QRIS nya, selain itu mereka juga akan dilindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

“Mudah-mudahan dengan tindaklanjut yang kita laksanakan hari ini bisa berpotensi terhadap ekonomi diwilayah ini yang berpengaruh pula pada peningkatan PAD. Maka dari itu kita harus menjaga kekompakan dalam mencari potensi PAD pada sektor yang lainnya,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dimintai tanggapannya, Jukir A. Rahman, warga Kelurahan Tanjung Johor, mengaku lega dan mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Jambi yang telah menutup pos-pos retribusi yang menjadi salah satu sebab minimnya pengunjung di kawasan Pasar Jambi itu.

Baca juga:  Keren! Pemkab Tebo Tambah Pasokan LPG 3 Kg ke Setiap Kecamatan

Baca juga:  Cegah Sampah Menumpuk, Polairud Polda Jambi Operasi Bersih Sampah di Sungai Batanghari

“Mudah-mudahan dengan telah ditutupnya pos-pos retribusi ini, akan semakin banyak pengunjung kawasan pasar ini. Kemudian ditambah dengan sistem pembayaran yang baru ini, kami dan teman-teman Jukir siap menyukseskan program-program pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi,” ucap Rahman.

“Kami akan bersama-sama bekerja keras untuk mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia,” singkatnya.

Sejauh ini ada 79 titik parkir menggunakan QRIS di kota Jambi dengan harapan para Jukir yang telah ditunjuk secara resmi dapat memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat sebaik-baiknya untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia.

@sepucukjambi.idsering dikeluhkan bayar parkir berkali-kali, Walikota Jambi pilih tutup pos retribusi parkir… masyarakat hanya cukup bayar 1 kali ke juru parkir saat masuk ke kawasan Simpang Bata, Pasar Kota Jambi baca selengkapnya di sepucukambi.id #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #maulana #walikotamaulana #walikotajambi #wakilwalikotajambi♬ Powerful songs like action movie music – Tansa

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, pimpinan Bank Jambi cabang Soetomo, Camat dan Lurah beserta jajaran, perwakilan Danramil 0415 dan Wakapolsek Pasar Jambi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pedagang dan masyarakat pengunjung pasar.(*)




Tinjau Pekerjaan Jalan dan Drainase, Maulana: Sesuai Target 101 Lubang akan Dibenahi Dalam Waktu 100 Hari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana meninjau langsung pengerjaan pembenahan atau perbaikan ruas-ruas jalan berlubang dan normalisasi drainase dalam wilayah kota Jambi, Rabu (5/3/2025).

Hal itu dilakukan sebagai aksi nyata program 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Wali Kota Jambi itu meninjau sejumlah kawasan, seperti Jl. Siswa IV dan Jl. Serunai Malam III, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru.

Serta Drainase yang berada di wilayah Perumahan Villa Kenali Permai, RT 37, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo dan RM Pondok Aroma Spoer perbatasan Kecamatan Jelutung dan Kecamatan Jambi Selatan.

Baca juga:  Program 100 Hari Kerja, Walikota Jambi Maulana sebut Fokus Perbaikan Jalan Rusak

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

Usai peninjauan itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana mengatakan pembenahan infrastruktur jalan dilakukan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.

Sehingga tidak terjadi hal-hal yang membahayakan, terlebih lagi saat ini sering terjadi curah hujan yang tinggi.

“Jadi, sesuai target akan ada 101 lubang kategori rawan yang akan kita benahi dalam 100 hari kerja ini. Terutama dalam menghadapi hari raya Idul Fitri sebagai prioritas agar masyarakat merasa nyaman, fokusnya adalah jalan-jalan yang vital terhadap mobilitas masyarakat,” kata Maulana.

Oleh karena itu, dirinya telah memerintahkan Dinas PUPR untuk segera melakukan penutupan atau penambalan dengan menyesuaikan kondisi jalan.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

“Jadi semua ada kajian teknisnya, pada prinsipnya semaksimal mungkin yang bisa dilakukan sebelum lebaran ini, kalau bisa ditutup dengan aspal lakukan dengan aspal, kalau daerah yang rawan misalnya terhadap genangan air kita akan cor,” ucap Wako Maulana.

Terkait target hingga lebaran ini, Maulana menyebut akan terselesaikan sebesar 30 persen dari target 101 lubang yang akan dibenahi.

“Karena kita terkendala dari segi bahan, seperti aspal, namun pengerjaan pengerasannya bisa terus dilakukan sebagai pondasi awal,” sebutnya.

Terkait penanganan permasalahan banjir, Maulana menuturkan normalisasi drainase merupakan salah satu langkah cepat yang dilakukan agar penampungan volume air bisa maksimal dan tidak terkendala dengan penumpukan pasir sedimen.

Baca juga:  OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Baca juga:  Bengkel Satelit Yamaha Jambi Resmi Dibuka di SMK 2 Sungai Penuh

“Kita juga telah lakukan kolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai dan Pemprov Jambi untuk mengatasi masalah banjir di kota Jambi ini, kita akan terus mengupayakanya secara tahap demi tahap, sehingga bisa menimalisir resiko banjir,” tuturnya.

“Ada banyak hal yang akan di lakukan karena kita telah memiliki data master plan penanganan banjir, salah satunya adalah daerah yang mengalami bottleneck (penyempitan) yang akan menjadi prioritas,” lanjutnya.

Selain itu, dirinya juga menyoroti pembangunan area bisnis di kota Jambi yang harus disesuaikan dengan aturan yang telah ada. Dengan tujuan dapat menimalisir kerugian akibat bencana, salah satunya adalah banjir.

“Hari ini saya juga akan berkirim surat kepada pelaku-pelaku usaha agar melakukan setiap apa yang disarankan oleh pemerintah. Karena walaupun pertumbuhan ekonomi itu penting, jangan juga karena satu kesalahan bisa berdampak terhadap kerugian ekonomi terutama yang disebabkan oleh banjir,” ucapnya.

Baca juga:  Satgas Pangan Polda Jambi: Stok Bawang Merah Cukup, Harga Tetap Terkendali

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

Lebih lanjut, Dia juga tekankan, efisiensi anggaran tidak mengganggu pengerjaan yang dilakukan, karena yang berdampak langsung adalah kegiatan makan, minum dan perjalanan dinas.

“Untuk infrastruktur strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap harus dijalankan, karena termasuk kebutuhan dasar, seperti pendidikan dan penanggulangan banjir. Jadi Mudah-mudahan program-program strategis kita bisa terus berjalan,” pungkasnya.

@sepucukjambi.idProgram 100 hari kerja Wali Kota Jambi, Maulana sat meninjau sejumlah titik jalan rusak. hingga Lebaran nanti diprediksi 30 persen jalan rusak ringan diperbaiki #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #walikotajambi #maulana #walikotamaulana #jalanrusak♬ suara asli – SEPUCUK JAMBI – SEPUCUK JAMBI

Dalam peninjauanya itu, Wali Kota Maulana turut didampingi Kadis PUPR Momon Sukmana beserta jajaran, Camat, Lurah dan Ketua RT wilayah titik tinjauan.(*)




Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Di malam ke-3 Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, Wali Kota Jambi dokter Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha sambangi Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal di kawasan Kampung Manggis Kelurahan Sungai Asam Kecamatan Pasar Kota Jambi, Senin malam (3/3/2025).

Tampak hadir mendampingi dalam Safari Ramadhan itu, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, isteri Wali Kota dokter Nadiyah, Sekwan DPRD Noviarman, Kadis Kominfo Abu Bakar, Kadishub Saleh Ridha, Kadispora Erwandi, Kadis LH Ardi, Kabag Kesra Kamal Firdaus, Wakil Ketua Baznas Kota Jambi Muhammad Yusuf Bafadhal serta Sekcam Kecamatan Pasar Jambi beserta jajaran.

Kedatangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta rombongan tampak disambut hangat pengurus dan para jamaah Masjid Al-Fatah.

Tampak Wali Kota Maulana menjadi Imam Salat Isya dan Tarawih di Masjid itu. Selain itu Ia juga didaulat jamaah untuk memberikan tausiah singkat atau kultum antara Tarawih dan Witir.

baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

Dalam kultumnya Wali Kota Maulana mengatakan, kegiatan Safari Ramadhan itu tidak hanya dilihat dari konsep ritual ibadah dalam menjalan hablum minAllah, namun juga bagian dari membangun hubungan hablum minannas.

“Safari Ramdhan ini juga kita laksanakan untuk mempererat tali silaturrahim antara umaro dengan masyarakat. Dengan bersilaturrahmi seperti ini, kami pemerintah bisa menjelaskan rencana program pemerintah langsung kepada masyarakat, sementara disisi lain kami juga bisa mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi dari masyarakat. Oleh karenanya ini menjadi penting karena kami hadir lengkap bertiga, ada pak Wawako dan juga Ketua DPRD,” ujar Maulana.

Wali Kota Maulana menambahkan, pemerintah turun ke masyarakat juga ingin memastikan masyarakat bisa melaksanakan ibadah Tarawih dengan aman, tertib dan kondusif.

Selain itu, Wali Kota Jambi Maulana juga menyoroti terkait harga-harga bahan pokok dalam bulan suci Ramadhan dan menghadapi hari raya Idul Fitri agar tidak mengalami lonjakan dan bisa terkendali.

“Kami juga melakukan pemantauan secara terus menerus terhadap kebutuhan bahan pokok masyarakat khususnya pada bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri. Sebagai upaya untuk menstabilkan harga di pasaran, pemerintah akan melakukan berbagai kegiatan, diantaranya Gerakan Pangan Murah (GPM),” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana juga menyebut program 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Diza, yang akan berfokus pada Infrastruktur jalan, penanganan banjir, tata kelola sampah, penerangan lampu jalan, kesehatan dan pendidikan.

Ia juga menegaskan, akan tetap memperhatikan kebutuhan masjid dan rumah-rumah ibadah lainnya, diantaranya dengan mengalokasikan anggaran untuk bantuan hibah rumah ibadah, termasuk menyediakan akses internet wify gratis.

“Program lainnya yang ditujukan untuk rumah ibadah kita juga akan fokuskan untuk memberikan fasilitas akses internet gratis di masjid-masjid, dengan tujuan agar anak-anak dan remaja lebih cinta dengan masjid. Karena dengan adanya wify gratis pasti akan banyak anak muda yang datang, awalnya cari internet, lama-lama akhirnya terbiasa ke masjid dan rajin ibadah di masjid,” sebut Maulana.

Kepada para jamaah, Maulana juga berpesan untuk dapat turut mendoakan agar dalam kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dapat istiqamah menjaga amanah yang telah diperacayakan oleh masyarakat kota Jambi.

“Kami mohon didoakan bersama keluarga besar Pemkot Jambi untuk dapat menjalankan tugas dengan istiqamah, agar amanah besar mewujudkan kota Jambi Bahagia ini dapat kita wujudkan bersama-sama, karena pembangunan ini tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri harus diwujudkan secara bersama-sama,” tutupnya.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza serta Ketua DPRD Kota, Kemas Faried Alfarelly menyalurkan secara simbolis bantuan program Jambi Kota Taqwa.

Yakni bantuan renovasi masjid sebesar 5 juta rupiah, melalaui Baznas Kota Jambi serta menyerahkan bantuan perangkat internet gratis kepada pengurus Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.(*)




Sertijab Walikota Jambi Berlangsung Khidmat, Sejumlah Hal Penting Disampaikan Menuju Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi periode 7 November 2023 – 20 Februari 2025 Sri Purwaningsih kepada Wali Kota Jambi periode 2025 – 2030 Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, Senin pagi (3/3/2025).

Berlangsung di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sertijab Wali Kota Jambi yang ditandai dengan penyerahan memori jabatan dari Sri Purwaningsih kepada Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M itu disaksikan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris.

Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan berita acara serta penyerahan Piagam Penghargaan dari pemerintah Provinsi Jambi yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris kepada Sri Purwaningsih atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Sri Purwaningsih mengucapkan rasa syukurnya karena telah merampungkan tugas utamanya sebagai Pj Wali Kota Jambi sesuai target, diantaranya menyukseskan Pemilu dan Pilkada.

Baca juga: Pisah Sambut Pj Walikota Jambi Penuh Haru, Walikota Maulana Apresiasi Dedikasi Sri Purwaningsih

Baca juga: Jembatan Belly Tiba di Lokasi Longsor, Proses Pemasangan Butuh Waktu Lima Hari

“Kepada Pak Gubernur saya mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan arahannya. Dan kepada Forkopimda kota Jambi saya juga ucapkan apresiasi atas sinergitas sehingga tugas yang saya emban bisa berjalan lancar, aman dan kondusif,” ujar Sri.

Sri juga menekankan, keberhasilan dalam memimpin kota Jambi tidak semata-mata hanya atas kerja dirinya, namun berkat kolaborasi dan kekompakan semua stakeholder.

“Dibelakang saya ada Pak Sekda dan jajaran Pemkot Jambi lainnya yang mendukung penuh terhadap tugas-tugas saya sebagai Pj Wali Kota,” tekannya.

“Dalam pelaksanaan tugas-tugas sebagai Pj Wali Kota, barangkali masih ada yang kurang, maka saya mohon maaf, dan kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota agar berkenan menuntaskan setiap kerja yang belum terlaksana atau belum maksimal dilaksanakan,” tutup Sri.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

Baca juga: Walikota Jambi Maulana Sampaikan Pidato Perdana, Fokus pada Pembangunan dan Kemajuan Kota Jambi 2025-2030

Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M dalam sambutanya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian serta dedikasi yang telah diberikan Sri Purwaningsih selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi.

“Memimpin Kota Jambi seorang diri tanpa wakil, bersama Pak Sekda namun pemerintahan ini bisa berjalan dengan baik. Saya bersama Pak Wawako dan atas nama masyarakat Kota Jambi memberikan penghargaan yang tinggi kepada Ibu. Kami akan berusaha untuk melanjutkan apa yang belum tuntas dikerjakan karena pada dasarnya dinamika kepemimpinan ini tidak akan pernah selesai,” ujarnya.

Wako Maulana juga mengutip amanat Presiden Prabowo saat mengikuti retreat.

Di mana kata Maulana, Prabowo menyampaikan pesan bahwa tugas utama Kepala Daerah adalah berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tentu upaya ini harus dilakukan dengan kerja keras sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Untuk itu kami mohon dukungan Bapak Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi dalam upaya meningkatkan kedudukan dan fungsi Kota Jambi sebagai Ibu Kota Provinsi dan juga kedudukannya sebagai pusat kegiatan nasional di pulau Sumatera,” ucap Maulana.

Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M juga berharap dukungan Gubernur, agar program unggulan Kota Jambi Bahagia dapat terlaksana dengan baik, di antaranya pengelolaan kawasan wisata Tanggo Rajo, jembatan Titian Arasyi dan Gentala Arasyi.

Selain itu, kepada Gubernur, Wako Maulana juga meminta dukungan pembangunan jalan lingkar baru dan jembatan layang untuk mengurangi kepadatan kendaraan dalam Kota Jambi.

“Selanjutnya, pembangunan jalan Lingkar Utara dan Pembangunan Lingkar Barat dan Selatan diluar Kota Jambi untuk mengurangi tekanan kendaraan dengan tonase besar pada ruas jalan dalam kota. Kemudian, pembangunan jalan 4 lajur 2 arah pada ruas jalan nasional dari Simpang Paal X (Jl Surya Dharma-Jl Mayor Marzuki-Jl.Pangeran Hidayat) sampai Simpang Kawat. Serta penataan persimpangan ruas jalan nasional dan provinsi serta pembangunan jalan layang Sipin dan Sudirman-Gatot Subroto untuk mengurangi kemacetan,” harap Maulana.

Kata Maulana, dalam menyelesaikan setiap permasalahan pembangunan tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, namun butuh sinergi dan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah provinsi dan pusat.

“Mudah-mudahan sinergi yang telah terjalin diantara kita bisa terus ditingkatkan untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di kota Jambi yang kita cintai ini,” tuturnya.

Terkait dengan program kerja 100 hari, khususnya dalam menangani permasalahan banjir, Maulana akan melanjutkan kolaborasi pembangunan sistim pengendalian banjir Kota Jambi yang sinergi antara BWSS VI Kementerian PU, Dinas PUPR Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi.

“Tentu kita menginginkan seluruh potensi daerah dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan rakyat, maka dari itu, rekan-rekan Forkopimda dan seluruh jajaran Pemerintahan Kota Jambi dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia, sebagaimana arahan Bapak Presiden yang menekankan pentingnya kekompakan, hilirisasi dan industrialisasi, serta semangat patriotisme dan nasionalisme sebagai kunci percepatan pembangunan daerah dan kemakmuran rakyat,” tutup Maulana.

Dalam arahannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sri Purwaningsih atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi, salah satunya dengan menyukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, Ibu Sri Purwaningsih telah merampungkan tugasnya sebagai Pj Wali Kota Jambi, dari apa yang telah diemban selama menjabat Pj Wali Kota Jambi semua tugas pemerintahan telah dinilai sukses dan selesai,” kata dia.

“Sekarang, tantangan kita kedepan adalah bagaimana pimpinan baru Kota Jambi dapat menjalankan estafet kepemimpinan ini dengan baik, diantaranya mampu menarik investor datang ke kota Jambi yang merupakan etalasenya Provinsi Jambi,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan akan mendukung maksimal pembangunan kota Jambi sebagai etalase Provinsi Jambi. Terkait Gentala Arasy, Gubernur juga mempersilahkan Pemkot Jambi untuk mentata secara langsung, sehingga bisa berdampak pada pendapatan daerah.

“Kita ingin kota Jambi sebagai etalase harus bagus, baik dari segi investasi, tata ruang dan lainnya,” singkatnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Al Haris berpesan agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi menyelaraskan program kerja yang diusung dengan program kerja Provinsi maupun Pusat.(*)




Pisah Sambut Pj Walikota Jambi Penuh Haru, Walikota Maulana Apresiasi Dedikasi Sri Purwaningsih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkot Jambi menggelar acara Pisah Sambut Jabatan Wali Kota Jambi, dari Sri Purwaningsih, S.H, M.A.P., Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi priode 7 November 2023 – 20 Februari 2025 kepada Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Wali Kota Jambi periode 2025 – 2030, pada Minggu malam (2/3/2025).

Berlangsung di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi, acara Pisah Sambut itu dihadiri, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga serta perwakilan Forkopimda kota Jambi lainnya.

Selain itu juga tampak hadir Asisten Deputi Bidang Koordinasi Wawasan Kebangsaan Kemenko Polhukam RI, Cecep Agus Supriyanta yang juga adalah suami dari Sri Purwaningsih.

Sementara dari jajaran Pemkot Jambi tampak hadir Sekda beserta jajaran pejabat utama dan kepala OPD.

Baca juga: Jembatan Belly Tiba di Lokasi Longsor, Proses Pemasangan Butuh Waktu Lima Hari

Baca juga: Pidato Perdana, Maulana Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Kota Jambi Bahagia

Dalam sambutannya, Sri Purwaningsih mengungkapkan kebanggaannya atas kerja sama selama dirinya menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi bersama jajaran Pemkot Jambi dan Forkopimda.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan kinerja yang kita lakukan bersama-sama selama ini, sehingga bisa berjalan dengan baik,” ungkap Sri.

Menurut dia, terpilihnya pemimpin kota Jambi definitif saat ini adalah wujud dari kerja keras dalam penyelenggaraan Pilkada lalu yang dilakukan secara bersama-sama.

“Semoga pemimpin kota Jambi yang terpilih ini, bisa mengemban amanah yang dititipkan oleh masyarakat kota Jambi. Selamat bertugas, karena masyarakat sangat menunggu kinerja dan arah kebijakan mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” tutur Sri.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

Baca juga: Walikota Jambi Maulana Sampaikan Pidato Perdana, Fokus pada Pembangunan dan Kemajuan Kota Jambi 2025-2030

Kepada jajaran Pemkot Jambi, Sri juga berpesan untuk terus mendukung yang akan dilaksanakan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Maulana-Diza, sehingga setiap program yang akan dijalankan bisa terwujudkan.

Sementara itu, Wali Kota Jambi dokter Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang telah diabdikan Sri Purwaningsih selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi.

“Selama 1 tahun 3 bulan Ibu Sri memimpin kota Jambi ini sendiri tanpa wakil bersama pak Sekda, namun bisa berjalan dengan baik. Saya bersama Pak Wawako dan masyarakat memberikan penghargaan yang tinggi. Kami akan berusaha untuk melanjutkan apa yang belum tuntas dikerjakan karena pada dasarnya dinamika kepemimpinan ini tidak akan pernah selesai,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga menyampaikan rencana kerja jangka pendeknya. Dia mengungkap fokus program 100 hari kerjanya pada penanganan masalah banjir, infrastruktur jalan dan lampu jalan.

“Selain itu juga, dalam rangka bulan Ramadhan dan menyambut hari raya Idul Fitri, kita harus memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok terjangkau. Karena menurut informasi harga beras saat ini mengalami kenaikan. Oleh karena itu hari Selasa Minggu depan kita akan gelar operasi pasar,” ungkap Wali Kota Jambi itu.

Lebih lanjut, dokter Maulana menekankan agar kebersamaan yang telah terjalin selama ini dapat selalu dijaga demi bekerja untuk rakyat dan kesejahteraan rakyat.

“Jadi tidak ada visi lain, kecuali untuk membahagiakan masyarakat, mari kita bersatupadu untuk mewujudkannya,” tekan Maulana.

Wali Kota Maulana juga mengatakan, sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas dedikasinya membangun Kota Jambi, Lembaga Adat Melayu Tanah Pilih Pusako Batuah berencana akan memberikan gelar adat kepada Sri Purwaningsih, yang direncanakan prosesinya akan dilaksanakan setelah hari raya Idul Fitri mendatang.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha yang dikesempatan itu juga menyampaikan sambutannya, turut pula menyampaikan apresiasinya kepada Sri Purwaningsih.

“Kami berterima kasih atas dedikasi ibu Sri yang telah sukses memimpin Kota Jambi, semoga menjadi amal ibadah yang berlipat ganda pahalanya,” ujarnya.

“Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan, serta semua pembelajaran yang ditinggalkan bisa kami tingkatkan lagi kedepannya. Semoga silahturahmi ini terus dapat kita jaga kedepannya,” sambung Wawako.

Wawako Diza juga menceritakan pengalaman retreatnya bersama Wali Kota Jambi di Lembah Tidar Akmil Magelang.

Wawako berharap semua pembelajaran yang telah dilakukan bisa diakselerasikan untuk pembangunan berkesinambungan melalui program yang telah dibuat.

Acara pisah sambut yang penuh dengan kehangatan dan keakraban itu ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi, diikuti Forkopimda, Sekda serta jajaran Pemkot Jambi yang hadir kepada Sri Purwaningsih yang didampingi sang suami Cecep Agus Supriyanta.(*)




Pidato Perdana, Maulana Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Maulana, yang baru saja dilantik sebagai Walikota Jambi periode 2025-2030, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya sepanjang perjalanan politiknya.

Maulana, yang dilantik bersama wakilnya, Diza, mengungkapkan hal ini dalam sidang paripurna di DPRD Kota Jambi, dengan agenda utama mendengarkan pidato Walikota Jambi untuk masa jabatan 2025-2030.

Dalam pidatonya, Maulana menegaskan bahwa, kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) telah berakhir, dan saat ini adalah waktu yang tepat untuk bersatu dan bekerja sama membangun Kota Jambi menuju masa depan yang lebih baik.

Maulana mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pendukungnya maupun mereka yang tidak memilihnya, untuk bersama-sama mewujudkan visi dan misi pembangunan kota ini.

Baca juga: Sertijab Walikota Jambi, Maulana Optimis Bawa Perubahan Positif

Baca juga: Rocky Candra Kritik PetroChina, Desak Realisasi PI 10% dan Gas 5 MMBTU untuk Jambi

“Sebagai Walikota Jambi, saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan,” kata dia.

“Namun, saat ini adalah waktu untuk bekerja, dan saya berharap kita semua dapat bersatu demi kemajuan Kota Jambi,” ujar Maulana.

Maulana juga menekankan pentingnya menghargai, dan melanjutkan kepemimpinan dari walikota sebelumnya.

Meski masa jabatan mereka telah selesai, Maulana berjanji akan menjaga kesinambungan pembangunan yang telah dilaksanakan dan melanjutkan program-program yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat.

Paripurna ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Kota Jambi dan sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Maulana menyampaikan komitmennya untuk menjadi pemimpin yang adil, transparan, dan mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap keputusan yang diambil.

Dengan semangat kebersamaan, Maulana optimis dapat membawa perubahan positif dan mewujudkan Kota Jambi Bahagia, yang lebih maju, sejahtera, dan nyaman bagi seluruh warganya.(*)