Kau disana aku disini
Ada jarak yang tak terjembatani
Ada luka yang tak terobati.
Reff:
Berpisahlah kita berbeda
Mimpimu ke utara aku ke Selatan
Tak lagi ada satu tujuan
Berpisahlah meski hati tertinggal.
(**)
Angin berhembus bawa kabar
Namun semua terasa hambar
Cinta kita seperti debu di udara
Tak bisa ku sentuh walau dekat
Hanya bayangan terus melekat
Perjalanan Panjang Ungu di Musik Indonesia
Sebelum dikenal luas dengan nama Ungu, perjalanan band ini bermula dari sebuah grup bernama Glasses.
Nama Ungu kemudian dipilih sebagai identitas baru yang membawa mereka menuju panggung musik nasional.
Dalam perjalanan kariernya, Ungu mengalami sejumlah perubahan formasi hingga akhirnya dikenal dengan susunan personel yang membawa mereka meraih popularitas besar, yakni Pasha sebagai vokalis, Makki pada bass, Enda dan Oncy pada gitar, serta Rowman sebagai penggebuk drum.
Sejumlah lagu Ungu sebelumnya telah menjadi bagian dari perjalanan musik Indonesia, terutama karya-karya yang mengangkat tema cinta, kehilangan, harapan, dan dinamika kehidupan.
Melalui “Utara-Selatan”, Ungu kembali mempertahankan kekuatan utama mereka: menyampaikan cerita emosional melalui lirik sederhana yang mudah dirasakan pendengar.
Lagu ini menjadi pengingat bahwa tidak semua kisah cinta berakhir karena rasa yang hilang.
Terkadang, dua orang harus berpisah karena mereka memang ditakdirkan berjalan menuju arah yang berbeda.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







