Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Dorong Remaja Sehat Lewat Baseball5

Dengarkan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Provinsi Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Pengprov Perbasasi) Jakarta dan JALIN Foundation berkolaborasi untuk mengajak remaja menjalani gaya hidup sehat, mengejar aspirasi dan berani menghadapi tekanan teman sebaya (peer pressure). Kolaborasi ini diwujudkan melalui keterlibatan Generasi RAW (Resilient, Awesome, Wise) dalam kejuaraan Jakarta Baseball Softball Classic – Baseball5 yang akan berlangsung pada 6–8 November 2026 di Lapangan Tenis Bulungan, Jakarta Selatan.

Dalam kejuaraan tersebut  JALIN Foundation melalui gerakan Generasi RAW akan menghadirkan NongkRAW, sebuah ruang interaksi  bagi remaja laki-laki berusia 12-19 tahun. Melalui  permainan dan diskusi interaktif, NongkRAW  mengajak remaja laki-laki berbagi pengalaman tentang pertemanan, aspirasi, dan tekanan yang mereka hadapi sehari-hari. Dikemas dalam suasana santai dan tidak menghakimi, kegiatan ini mendorong remaja untuk mengekspresikan diri, saling mendengarkan dan membangun keputusan yang sesuai dengan nilai dan aspirasi mereka.

Ketua Umum Pengprov Perbasasi Jakarta, David Franico, mengatakan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, tidak hanya melalui latihan fisik dan kompetisi, tetapi juga melalui nilai-nilai yang dipelajari selama berolahraga.

“Olahraga mengajarkan anak-anak tentang disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan cara menghadapi tekanan. Nilai-nilai ini juga mereka butuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami mendukung Generasi RAW karena memiliki tujuan yang sejalan, yaitu membantu remaja tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan mampu mengambil keputusan yang baik bagi dirinya,” ujar David.

Selain tekanan untuk berprestasi dalam olahraga, remaja laki-laki juga kerap menghadapi tekanan sosial dalam pertemanan (peer pressure) untuk ikut arus agar tetap diterima. Keinginan untuk terlihat keren atau membuktikan diri sebagai laki-laki dapat mendorong mereka mengikuti ajakan negatif, seperti melakukan perundungan, mulai merokok, atau mengikuti tren yang merugikan diri sendiri.

image_pdfimage_print
Baca juga:  OJK Siapkan Aturan Kenaikan Free Float Saham, Berlaku Bertahap Mulai 2026

Pos terkait