“Kami percaya, dengan pengalaman panjang dan kapasitas kepemimpinan yang dimiliki para purnawirawan, PPAD dapat menjadi kekuatan yang mendorong semangat gotong royong, menjaga stabilitas sosial, dan turut mengakselerasi pembangunan di berbagai sektor. Dukungan Bapak-Bapak sekalian sangat kami butuhkan dalam mewujudkan visi besar Kota Jambi Bahagia, kota yang maju, aman, inklusif, dan sejahtera,” tambahnya.
Maulana mengungkapkan, bahwa anggota kehormatan PPAD ini bukan hanya gelar atau simbol, melainkan amanah yang mengandung tanggung jawab besar untuk terus menjaga semangat perjuangan, jiwa nasionalisme, serta nilai-nilai kejuangan yang diwarisi oleh para purnawirawan TNI AD.
“Untuk itu saya berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi yang erat dengan PPAD dalam berbagai bidang, baik pendidikan, sosial, kesehatan, kewirausahaan maupun pembinaan generasi muda agar semangat bela negara dan nilai-nilai juang tetap hidup dan relevan di tengah dinamika zaman,” ungkap Maulana.
Maulana menyebut, bahwa peran para purnawirawan yang tergabung dalam PPAD, masih sangat dibutuhkan dalam pembangunan masyarakat, baik melalui kepemimpinan di tingkat lokal maupun bentuk kontribusi lainnya.
“Anggota PPAD ada sebagai ketua RT, ada ketua masjid, tokoh masyarakat di wilayahnya masing-masing. Artinya, purnawirawan itu hanya dari dinas kemiliterannya selesai, tetapi pengabdiannya tidak pernah punah,” sebutnya.
Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana juga mengungkapkan program Pemerintah Kota Jambi sebagai wadah mengekpresikan diri bagi para lanjut usia, seperti program Lansia Bahagia, Kartu Bahagia dan Kampung Bahagia.
“Ini tentunya dapat menjadi program kolaboratif bersama PPAD yang bertujuan memberikan kebahagiaan bagi masyarakat kota Jambi, untuk bekerjasama memperkuat persatuan dan kesatuan, menjaga kebangsaan dan bekerja keras untuk mewujudkan kota Jambi bahagia,” pungkasnya.
Sebelumnya, Plt. Ketua Umum PPAD Pusat Komaruddin Simanjuntak mengatakan, bahwa PPAD merupakan keluarga besar TNI yang bersifat kejuangan meneruskan pengabdian di masa usia tua yang bertujuan membantu kepala daerah dalam menyukseskan pembangunan dan menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







