Pasca Merger, Kinerja XLSMART Makin Solid: Pendapatan Tembus Rp24,03 Triliun

XLSMART mencatat pendapatan Rp24,03 triliun dan laba normalisasi Rp2,73 triliun pada semester I 2026. Sinergi merger mencapai US$153 juta.
Dengarkan

Kanal Digital Makin Penting

Perubahan perilaku pelanggan juga mulai tercermin pada kanal digital perusahaan.

XLSMART mencatat sekitar 36 juta pengguna aktif bulanan pada aplikasi myXL, AxisNet dan mySF.

Lebih dari 60 persen pendapatan mobile perusahaan kini dihasilkan melalui kanal digital.

Untuk memperkuat ekosistem digital, XLSMART juga menggandeng Google untuk menghadirkan Gemini AI Plus dan Cloud Storage bagi pelanggan tanpa biaya tambahan.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan penggunaan data, engagement digital, ARPU dan loyalitas pelanggan.

Baca juga:  Dari Sekolah Menuju Timnas, AXIS Nation Cup 2026 Buka Peluang Atlet Muda Indonesia

Utang Turun, Capex Tetap Besar

Di tengah ekspansi jaringan, posisi keuangan XLSMART juga menunjukkan penguatan.

Total utang bruto perusahaan pada akhir Juni 2026 tercatat Rp20,87 triliun. Rasio net debt terhadap EBITDA, termasuk pembiayaan sewa, berada pada level 2,61 kali.

XLSMART juga menyatakan tidak memiliki utang dalam denominasi dolar Amerika Serikat.

Struktur pinjaman perusahaan saat ini terdiri dari sekitar 90 persen dengan suku bunga mengambang dan 10 persen dengan suku bunga tetap.

Baca juga:  Dua Regulasi Baru OJK, Dorong Ketahanan dan Daya Saing Bank Syariah

Sementara itu, capitalized capex sepanjang semester pertama 2026 mencapai Rp10,27 triliun.

Belanja modal tersebut terutama digunakan untuk mendukung percepatan integrasi jaringan dan ekspansi layanan 5G.

Dengan sebagian besar integrasi jaringan telah diselesaikan, tantangan XLSMART berikutnya bergeser dari penyatuan aset menuju pembuktian manfaat merger secara berkelanjutan.

Efisiensi site, pertumbuhan trafik data, peningkatan ARPU, perluasan 5G dan penguatan kanal digital menjadi sejumlah indikator yang akan menentukan seberapa besar nilai merger dapat dikonversi menjadi pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Baca juga:  Pemkot Jambi Resmi Luncurkan CCTV RT, 2.000 Kamera Siap Awasi Permukiman

Bagi XLSMART, semester pertama 2026 menjadi titik transisi dari fase integrasi menuju optimalisasi.

Fokus berikutnya bukan lagi sekadar menyatukan jaringan, tetapi memastikan skala bisnis yang lebih besar menghasilkan layanan yang semakin kuat sekaligus profitabilitas yang berkelanjutan.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait