“Mudah-mudahan dengan datangnya bulan Muharram ini, kita semua mendapatkan keberkahan. Menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih baik, agar seluruh program pembangunan, termasuk di bidang keagamaan, dapat berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi semua,” pungkas Maulana.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Anugrah Cahyadi S.Pd., atau yang dikenal sebagai Ustadz Ucay Batubara, mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas nikmat kehidupan yang masih diberikan hingga hari ini. Ia menekankan bahwa Allah adalah Ar-Rahman dan Ar-Rahim, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
“Allah itu pengasih dan penyayang. Maka, tolonglah… jangan sia-siakan kesempatan hidup yang telah Allah berikan kepada kita. Jadilah manusia yang lebih baik,” pesan Ustadz Ucay dengan penuh haru.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dan adab terhadap orang tua serta para guru, baik guru pendidikan umum maupun agama. Menurutnya, kedurhakaan terhadap keduanya merupakan ciri manusia yang kelak akan menghadapi kesulitan besar di akhir hayat.
“Dua hal yang harus kita jaga: jangan durhaka kepada orang tua, dan jangan pernah menzhalimi guru-guru kita. Karena orang yang melakukan dua hal ini, akan sulit saat ajalnya tiba,” tegasnya.
Ia melanjutkan, “Selagi kita masih hidup, mari perbaiki diri. Hormati orang tua kita, muliakan guru-guru kita,” lanjutnya.
Lebih jauh, Ustadz Ucay juga mengingatkan pentingnya keharmonisan dalam rumah tangga. Ia mengajak suami dan istri untuk saling menghargai dan tidak bersikap semena-mena satu sama lain, sembari mencontohkan sosok agung Siti Khadijah Radhiyallahu ’Anha, istri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sebagai teladan utama dalam kesetiaan, kelembutan, dan pengorbanan
Menutup tausiyahnya, Ustadz Ucay menekankan pentingnya bermuhasabah diri di bulan Muharram, yang merupakan salah satu bulan mulia dalam kalender Islam, bulan yang juga dikenal sebagai bulannya anak yatim.
“Manfaatkan bulan ini untuk memperbanyak zikir dan istighfar, memohon ampunan kepada Allah. Karena siapa yang berbuat baik, pahalanya akan dilipatgandakan. Tapi siapa yang berbuat buruk, balasannya pun akan setimpal,” tutup Ustadz Ucay dengan nada penuh keteduhan.







