“Dengan data pelanggan yang semakin akurat, penggunaan SIM card ilegal dapat ditekan. Industri telekomunikasi juga dapat tumbuh lebih sehat karena operator memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan pengguna,” kata Desi.
XLSMART berharap implementasi registrasi biometrik menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital Indonesia yang mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan kepercayaan masyarakat.
Keberhasilan kebijakan ini, menurut XLSMART, membutuhkan kerja sama antara pemerintah, operator telekomunikasi, serta masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membangun ruang digital yang lebih aman dan mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman berbasis teknologi.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







