Dua pesawat dijadwalkan tiba pada pukul 19.20 WIB
Jadwal kedatangan malam memiliki beberapa waktu yang berdekatan. Dalam daftar tersebut, Citilink QG 960 dijadwalkan tiba pukul 18.25 WIB, disusul Batik Air ID 6806 pada pukul 18.40 WIB.
Berikutnya, Batik Air ID 6804 dan Garuda Indonesia GA 126 sama-sama tercatat tiba pukul 19.20 WIB. Super Air Jet IU 842 menyusul pada pukul 19.35 WIB.
Rentang pukul 18.25 hingga 19.35 WIB menjadi periode yang patut diperhatikan karena lima penerbangan dijadwalkan tiba dalam waktu 70 menit.
Meski demikian, waktu kedatangan dalam jadwal tidak selalu sama dengan waktu pesawat benar-benar mendarat.
Penjemput sebaiknya memantau status penerbangan untuk mengetahui apakah pesawat tiba sesuai jadwal, lebih awal, atau mengalami keterlambatan.
Susi Air melayani rute Kerinci dan Dabo Singkep
Selain penerbangan dari Jakarta, Bandara Sultan Thaha juga menerima penerbangan dari wilayah lain melalui layanan Susi Air.
Penerbangan SI 7219 dari Dabo Singkep tercantum tiba pukul 07.45 WIB. Sementara itu, SI 7222 dari Kerinci dijadwalkan mendarat pukul 10.25 WIB.
Penjemput dari kedua rute tersebut perlu mencocokkan nomor penerbangan dan memperhatikan informasi operasional yang diberikan maskapai.
Pastikan pula lokasi penjemputan dan akses menuju area kedatangan sesuai petunjuk bandara.
Kapan sebaiknya tiba di bandara untuk menjemput?
Penjemput sebaiknya memperkirakan waktu perjalanan menuju bandara dan memantau status penerbangan sebelum berangkat.
Datang terlalu awal dapat menambah waktu tunggu, sedangkan kedatangan yang terlalu mepet berisiko membuat penjemput terlambat mencapai terminal.
Untuk penerbangan malam, penjemput perlu memperhitungkan kemungkinan perubahan waktu mendarat, kondisi lalu lintas menuju bandara, dan waktu yang dibutuhkan penumpang untuk mengambil bagasi serta keluar dari terminal.
Jangan langsung menganggap penumpang sudah keluar sesaat setelah jadwal mendarat.
Waktu menuju area kedatangan dapat berbeda, bergantung pada proses turun dari pesawat dan pengambilan bagasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






