“Masyarakat jangan mudah terpengaruh informasi palsu atau hoaks. Kota Jambi akan semakin kuat jika seluruh elemen masyarakat tetap bersatu dan saling peduli,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyebut penghargaan yang diterimanya merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Kota Jambi.
“Penghargaan ini bukan capaian pribadi, melainkan hasil kolaborasi masyarakat yang ikut menjalankan Program Kampung Bahagia di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.
Maulana menjelaskan, program tersebut dijalankan melalui sinergi tiga pilar di tingkat wilayah, yakni lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
“Mereka bergerak bersama mulai dari pembangunan drainase, perbaikan jalan lingkungan, hingga menjaga keamanan wilayah melalui pemasangan CCTV,” jelasnya.
Ia menambahkan, CCTV yang kini terpasang di setiap RT telah terkoneksi dengan Jambi City Operation Center (JCOC) sehingga dapat dipantau secara langsung melalui perangkat digital.
“Langkah ini diharapkan mampu meminimalisir tindak kriminalitas di lingkungan masyarakat,” katanya.
Dalam apel tersebut juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Sabuk Kamtibmas sebagai bentuk komitmen bersama menjaga persatuan NKRI, mencegah gangguan keamanan lingkungan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat demi mewujudkan Kota Jambi yang aman, nyaman, dan bahagia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







