MEKKAH, SEPUCUKJAMBI.ID — Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah, seluruh jemaah mulai mempersiapkan diri untuk pergerakan menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA).
Petugas haji mengimbau seluruh jemaah agar tetap menjaga kondisi kesehatan serta mematuhi jadwal dan arahan selama proses keberangkatan berlangsung.
Berdasarkan jadwal pergerakan fase ARMUZNA terbaru per 24 Mei 2026 waktu Arab Saudi, estimasi keberangkatan jemaah dibagi dalam beberapa tahapan.
Pada 8 Dzulhijjah, pergerakan dari Mekkah menuju Arafah diperkirakan berlangsung pukul 07.00 hingga 11.00 waktu setempat.
Selanjutnya pada 9 Dzulhijjah, jemaah akan diberangkatkan dari Arafah menuju Muzdalifah sekitar pukul 19.00 sampai 20.00.
Kemudian pada 10 Dzulhijjah, perjalanan dari Muzdalifah menuju Mina diperkirakan berlangsung pukul 23.30 hingga 00.30 dini hari.
Sementara untuk kepulangan dari Mina menuju Mekkah pada 12 Dzulhijjah dijadwalkan sekitar pukul 07.00 hingga 11.00 waktu Arab Saudi.
Petugas juga mengingatkan bahwa, jadwal keberangkatan bersifat kondisional menyesuaikan situasi di lapangan dan pengaturan transportasi bus angkutan jamaah.
Karena itu, seluruh jamaah diminta tetap berada di kamar dan menunggu instruksi resmi dari petugas sebelum turun ke lobi hotel.
Dalam persiapan menuju Arafah, jamaah laki-laki diwajibkan mengenakan kain ihram lengkap dengan syal kuning CHU, sedangkan jamaah perempuan dianjurkan memakai abaya yang nyaman serta kerudung kuning CHU.
Selain itu, jamaah juga diimbau melaksanakan mandi sunnah ihram, salat sunnah ihram di kamar masing-masing, menjaga wudhu, serta mempersiapkan barang bawaan seperlunya untuk kebutuhan selama di ARMUZNA.
Suasana persiapan keberangkatan mulai terasa di berbagai hotel pemondokan jamaah Indonesia di Mekkah.
Sebagian jamaah tampak mulai merapikan perlengkapan dan menunggu informasi kedatangan bus pengangkut.
Salah satu calon jamaah haji asal Kota Jambi, Nirwan, mengaku saat ini dirinya bersama rombongan tengah fokus mempersiapkan diri menuju Arafah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







