Kebijakan pembelajaran daring atau dari rumah nantinya tentu akan mempertimbangkan sejumlah faktor, terutama kondisi kualitas udara dan potensi dampaknya terhadap kesehatan siswa maupun tenaga pendidik.
Karena itu, keputusan tidak hanya bergantung pada kondisi kabut yang terlihat secara kasatmata, tetapi juga memerlukan koordinasi dengan instansi yang berwenang memberikan informasi mengenai kondisi udara.
Untuk saat ini, Dinas Pendidikan Kota Jambi belum menetapkan pembelajaran daring bagi siswa SMP.
Kepastian mengenai kebijakan pendidikan pada Senin besok akan menunggu hasil koordinasi dan perkembangan kondisi udara pada pagi hari.
Dengan kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Kota Jambi hingga Minggu sore, masyarakat, khususnya orang tua siswa, diharapkan mengikuti informasi resmi dari Pemerintah Kota Jambi dan Dinas Pendidikan.
Sekolah juga diharapkan tidak mengambil kebijakan sendiri sebelum ada arahan resmi dari pihak berwenang.
Keputusan yang akan diambil pada Senin pagi nantinya diharapkan dapat mempertimbangkan aspek kesehatan dan keselamatan siswa, sekaligus memastikan proses pendidikan tetap berjalan sesuai dengan kondisi yang ada.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







