Rangkaian upacara dengan komandan upacara AKP Eko Sutoyo, S.H., yang berlangsung khidmat dan penuh penghormatan itu, ditutup dengan Andhika Bhayangkara, penghormatan pasukan, serta laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, yang menjadi penanda bahwa prosesi penurunan Duplikat Bendera Pusaka dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Jambi telah terlaksana dengan sukses, lancar, dan penuh khidmat.
Usai memimpin Upacara Penurunan Bendera, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan pandangannya kepada awak media terkait makna kemerdekaan, khususnya bagi generasi muda dalam membangun daerah ke depan.
“Jika berbicara tentang generasi muda, saat ini komposisi penduduk Kota Jambi didominasi oleh usia produktif, di mana sekitar 52 persen terdiri dari Generasi Milenial, Gen Z, dan Gen Alpha. Mereka inilah calon-calon pemimpin bangsa yang kelak akan melanjutkan estafet perjuangan kita. Karena itu, momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, proses regenerasi yang akan terjadi di masa depan harus dibarengi dengan pembinaan dan penguatan karakter generasi muda.
“Dengan adanya regenerasi ini, perlu dilakukan pembenahan diri sejak dini, agar anak-anak muda kita tumbuh ke arah yang positif, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman,” lanjut Diza.
Menurutnya, proses pembenahan generasi muda dapat dilakukan melalui berbagai cara, baik dalam bentuk pembinaan sosial maupun dengan menumbuhkan rasa empati terhadap sesama, sehingga mereka memiliki karakter yang kuat dan berakhlak mulia.
“Hal ini sejalan dengan salah satu tujuan yang disampaikan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia pada momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, yakni bagaimana membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi penerus bangsa,” tutur Wawako Diza.
Wawako juga menekankan pentingnya terus menciptakan sinergi dan kolaborasi dalam berbagai bidang, sebagai upaya mempercepat pembangunan daerah sekaligus mewujudkan kesejahteraan masyarakat.







