JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Diza Hazra Aljosha kini berada di salah satu posisi strategis dalam pemerintahan Kota Jambi.
Bersama Wali Kota Jambi Maulana, ia menjalankan roda pemerintahan Kota Jambi untuk periode 2025–2030.
Namun, perjalanan Diza menuju kursi Wakil Wali Kota Jambi tidak bermula dari dunia politik.
Sebelum masuk ke pemerintahan, Diza lebih dulu membangun rekam jejak di dunia usaha dan organisasi kepemudaan.
Ia tumbuh sebagai pengusaha muda, aktif membangun jejaring bisnis dan kemudian dipercaya memimpin organisasi pengusaha muda di Provinsi Jambi.
Latar belakang tersebut menjadi bagian penting untuk mengenal sosok Diza secara lebih dekat.
Berawal dari Dunia Bisnis
Mengutip dari Wikipedia , Diza Hazra Aljosha lahir pada 24 Oktober 1988. Ia merupakan putra pengusaha Hazrin Nurdin.
Setelah menyelesaikan pendidikan di Indonesia dan Inggris, Diza memilih membangun karier profesional di dunia usaha.
Ia pernah menjabat sebagai General Manager PT Enha Putra Group pada 2010–2012.
Setelah itu, Diza dipercaya menduduki posisi Direktur Utama PT Enha Putra Group dan tetap menjalankan peran tersebut hingga kini.
Pengalaman bisnisnya juga berkembang ke sektor lain. Diza tercatat pernah memegang posisi Direktur Operasional PT Jambi Bangun Bara Perkasa.
Dunia usaha menjadi ruang awal bagi Diza untuk memahami bagaimana sebuah organisasi bekerja, bagaimana mengambil keputusan dan bagaimana membangun hubungan dengan berbagai pihak.
Pengalaman tersebut kemudian ia bawa ketika aktif dalam organisasi.
Karier Organisasi yang Dibangun dari Bawah
Jauh sebelum menjadi Wakil Wali Kota Jambi, Diza sudah aktif dalam berbagai organisasi.
Pengalaman organisasinya bahkan dimulai sejak sekolah. Saat bersekolah di SMA Negeri 6 Jakarta, Diza pernah dipercaya menjadi Ketua Bidang Etika dan Budaya OSIS.
Ketika melanjutkan pendidikan ke Inggris, aktivitas organisasi dan kewirausahaannya terus berkembang.
Diza pernah terlibat dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia di Inggris serta sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan kewirausahaan dan pengembangan bisnis.
Sekembalinya ke Indonesia, aktivitasnya di dunia organisasi semakin kuat.
Di HIPMI, Diza menapaki jenjang organisasi dari tingkat kota hingga provinsi.
Ia pernah menjabat Ketua Bidang Hubungan Internasional Antar Lembaga BPC HIPMI Kota Jambi, Wakil Bendahara Umum BPD HIPMI Provinsi Jambi, hingga sejumlah posisi strategis lainnya.
Puncak perjalanan tersebut terjadi ketika Diza dipercaya menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Jambi periode 2021–2024.
Posisi itu membuat Diza semakin dikenal di kalangan pengusaha muda Jambi.
Ia tidak hanya berhadapan dengan persoalan bisnis, tetapi juga aktif membangun komunikasi antara dunia usaha, pemerintah dan berbagai organisasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







