Cegah Gizi Buruk, Polres Sarolangun Rekrut Relawan Pengawas MBG

Polres Sarolangun melakukan seleksi relawan Program Gizi MBG melalui wawancara dan pemeriksaan kesehatan. Relawan terpilih akan bertugas memantau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di wilayah Sarolangun.
Dengarkan

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Polres Sarolangun melaksanakan tahapan wawancara dan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) dalam rangka Rekrutmen Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Para relawan ini nantinya akan bertugas memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Kegiatan dilaksanakan di Ruangan Dokkes Polres Sarolangun, Selasa pagi (2/9/2025), sebagai bagian penting dari proses seleksi guna memastikan bahwa calon relawan memiliki kondisi fisik, mental, serta pemahaman gizi yang memadai.

Baca juga:  Amankan PSU Pilkada Bungo, Ratusan TNI-Polri Diterjunkan, Brimob Disiagakan di 21 TPS

Menurut Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, proses wawancara dan pemeriksaan menyeluruh ini mencakup:

  • Tes motivasi dan pemahaman terkait program gizi nasional

  • Evaluasi kesiapan mental dan fisik

  • Pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tanda vital, kondisi tubuh, serta tes medis pendukung lainnya

“Diharapkan para relawan yang lolos seleksi dapat bekerja secara profesional dan memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya di Kabupaten Sarolangun,” ujar Kompol Aswindo.

Baca juga:  Aksi Pungli Sopir Angkutan Barang di Sarolangun Dibongkar Polisi, Uang Rp70 Ribu Disita

Seluruh proses Rikkes juga diawasi langsung oleh sejumlah pejabat internal Polres, di antaranya Kabag SDM AKP Sarehat, SH, Kasat Intelkam AKP Tarjono, SH, MH, Kasiwas AKP Syamsudin, Kasi Humas AKP Riendradi, Kaur Dokkes Aipda Firman A.Mkes, serta perwira dan personel yang tergabung dalam tim pengawasan.

Baca juga:  Forum Konsultasi Publik Digelar, Puskesmas Tanjung Pinang Fokus Benahi Pelayanan

Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional untuk memastikan anak-anak dan masyarakat rentan mendapatkan akses gizi seimbang melalui distribusi makanan bergizi secara terstruktur dan terpantau.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait