Bunda PAUD Kota Jambi: STEM Harus Diajarkan dengan Cara Menyenangkan Sejak Usia Dini

Dengarkan

Wali Kota Maulana juga menegaskan, bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya dimulai ketika anak memasuki bangku sekolah, melainkan sudah berlangsung sejak dalam kandungan.

“Pendidikan itu sejatinya tidak dimulai saat anak masuk sekolah, melainkan sudah sejak dalam kandungan. Karena itu, 1.000 hari pertama kehidupan menjadi sangat penting, sebagai fondasi emas bagi tumbuh kembang anak kita di masa depan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana mengajak seluruh orang tua untuk memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak sejak dini.

Menurutnya, warisan paling berharga yang dapat diberikan kepada generasi bangsa adalah ilmu pengetahuan dan pendidikan yang baik.

Baca juga:  3 Guru Alami Mual, SMPN 7 Jambi Sebut Bukan Keracunan Massal

“Saya berpesan kepada seluruh orang tua, jangan hanya fokus pada pendidikan umum, tetapi juga berikan pendidikan agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Karena sesungguhnya ilmu lah yang akan mengangkat derajat kita. Jika ingin meraih dunia, maka dengan ilmu. Jika ingin meraih akhirat, maka juga dengan ilmu. Oleh sebab itu, berikanlah kepada anak-anak kita bekal ilmu dunia sekaligus ilmu agama,” pesannya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Jambi telah menjalankan program pendidikan inklusi, di mana tidak ada perbedaan perlakuan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak lainnya di sekolah.

Baca juga:  Soal Efisiensi Anggaran, Sekda Tebo Sebut Proyek 2025 Tak Terganggu

Program ini, menurutnya, menjadi wujud komitmen Pemkot Jambi dalam menghadirkan pendidikan yang ramah dan setara bagi seluruh anak.

“Di sekolah, anak-anak berkebutuhan khusus akan didampingi oleh guru-guru yang siap mendidik dengan penuh kesabaran. Insya Allah, dengan semangat kita bersama, PAUD akan mampu menjadi wahana pendidikan karakter terbaik bagi anak-anak di usia dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., menyampaikan bahwa Festival Permainan Sains ini menjadi sarana penting untuk menstimulasi kemampuan anak melalui konsep bermain yang perlu diperkenalkan sejak usia dini.

Baca juga:  5 Tips Aman dari Sinsen Soal Berkendara Saat Libur Panjang

“Tantangan anak-anak kita saat ini tentu berbeda dengan generasi kita dahulu. Karena itu, konsep STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) harus diperkenalkan dengan cara yang menyenangkan. Salah satunya melalui permainan gelembung sabun bahagia ini. Dari permainan sederhana ini, anak-anak bisa belajar bahwa air yang dicampur sabun dapat menghasilkan gelembung, dan mereka juga dapat memahami bagaimana gelembung tercipta dengan menggunakan alat-alat sederhana,” ujar Bunda PAUD Kota Jambi.

image_pdfimage_print

Pos terkait