ETF Bitcoin di AS membukukan net inflow sekitar US$175 juta pada 4 September, menandai tiga sesi berturut-turut arus dana positif. BlackRock IBIT menyumbang sekitar US$117 juta, sedangkan Fidelity mencatat arus masuk sekitar US$57,22 juta. Sehari sebelumnya, total inflow ETF Bitcoin bahkan mencapai sekitar US$731 juta.
Menurut Yudho, kesinambungan arus dana ETF menjadi faktor yang perlu diperhatikan karena dapat menunjukkan bahwa investor institusional masih memiliki minat terhadap Bitcoin meskipun volatilitas jangka pendek meningkat.
“ETF inflow menjadi salah satu indikator yang menarik karena memperlihatkan bahwa permintaan institusional masih ada ketika Bitcoin mengalami konsolidasi. Apabila tren arus masuk ini berlanjut, tekanan dari sisi permintaan bisa membantu Bitcoin mempertahankan struktur kenaikannya dan kembali mencoba resistance yang lebih tinggi,” katanya.
Bitcoin Hadapi Tiga Ujian Besar Pekan Ini
Selain pergerakan harga, perhatian investor pekan ini akan tertuju pada serangkaian agenda ekonomi AS yang berpotensi mengubah ekspektasi terhadap kebijakan The Fed.
Ujian pertama datang dari pasar obligasi AS. Departemen Keuangan AS dijadwalkan melelang kembali Treasury Note tenor 10 tahun pada 9 September 2026, dengan settlement pada 15 September. Hasil lelang menjadi penting karena permintaan yang lemah berpotensi mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi, sementara permintaan yang kuat dapat membantu menahan kenaikan yield.
Pada hari yang sama, kebijakan baru Treasury untuk meningkatkan kapasitas program buyback obligasi berjangka panjang juga mulai berlaku. Treasury meningkatkan batas maksimum operasi liquidity-support buyback dari US$2 miliar menjadi setidaknya US$4 miliar per operasi untuk sejumlah surat utang berjangka panjang. Kebijakan ini berlaku mulai 9 September hingga awal November.
Setelah itu, pasar kripto akan menghadapi dua laporan inflasi utama. Bureau of Labor Statistics (BLS) dijadwalkan merilis Producer Price Index (PPI) Agustus pada 10 September, disusul Consumer Price Index (CPI) Agustus pada 11 September. CPI AS terakhir tercatat meningkat 3,4% secara tahunan pada Juli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







