Sesuai dengan tema seminar, ia mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dengan pemerintah, lembaga keuangan, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dan pelaku usaha, agar strategi pemasaran produk lokal tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi tetap berlandaskan pada kearifan lokal dan budaya daerah.
“Kami percaya, melalui kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi, UMKM dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Asosiasi Industri Kreatif Jambi, dengan moto “Berdampak pada Lingkungan Sekitar”, merupakan bentuk komitmen nyata untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan.
“Dengan sinergi dan cita-cita mulia bersama, saya yakin UMKM Jambi akan terus berkembang, semakin besar, dan lebih berdaya saing. Mudah-mudahan seminar ini menjadi langkah nyata menuju UMKM Jambi yang mandiri dan berkelanjutan,” tutupnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







